Showing posts with label Berita. Show all posts


TBM alhikmah pada tahun 2015 ini mendapatkan yang prestasi luar biasa, pengelola tbm alhikmah mendapatkan juara 1 pada apresiasi PTK Paudni tingkat kabupaten lombok tengah, dan pada tanggal 14 mei kan mengikuti lomba tingkat provinsi.

Sebelum mengikuti lomba tingkat provinsi, pengelola TBM alhikmah diikutsertakan pada pelatihan penulisan karya ilmiyah yang diselenggarakan oleh BPKBM provinsi NTB mulai tanggal 4 sampai dengan 8 mei 2015.
salah satu pembicaranya yaitu Dr. Edy Haryanto yang dengan piawai menjelaskan tentang penulisan karya nyata, semoga pada pelatihan kali ini, TBM alhikmah mendapat ilmu dan meraih prestasi di tingkat provinsi NTB natinya.
Buat rekan-rekan yang pengen tau dan sudah mendaftarkan diri sebagai CPNS di Kabupaten Lombok Utara, Berikut Pengumuman Hasil Seleksi Administrasinya.. :
Pengumuman Hasil seleksi Administrasi CPNS 2013 Formasi Tenaga Guru
Pengumuman Hasil seleksi Administrasi CPNS 2013 Formasi Tenaga Kesehatan
Pengumuman Hasil seleksi Administrasi CPNS 2013 Formasi Tenaga Teknis Lainnya
Kambing etawa merupakan salah satu ras dari kambing yang paling digemari peternak saat ini, selain memiliki tingkat ekonomi yang lumayan tinggi, kambing etawa juga dapat dijadikan sebagai sumber protein hewani yang bergizi, sebut saja susu kambing etawa yang sarat akan gizi dan juga menyimpan berjuta khasiat bagi peminumnya.
Tidak heran, banyak peternak yang mulai beralih profesi sebagai peternak kambing etawa, tidak terkecuali di kecamatan batukliang, peternak kambing etawa sudah mulai bermunculan, baik yang skala kecil maupun yang skala sedang, ada yang memelihara sendiri dan banyak juga yang menggunakan sistem kadas.
Salah satunya adalah h. saharudin, saat ini telah memiliki kambing etawa sebanyak 10 ekor yang tersebar di beberapa pengadas di desa pagutan dan sekitarnya, ketika ditanya mengapa memilih beternak kambing etawa, beliau menyatakan bahwa kambing ini memiliki tingkat ekonomi yang lumayan tinggi karena harga pasarannya yang stabil berkisar antara 1,5 juta sampai 5 jutaan, dan juga masih banyak dicari sehingga pemasaran tidak terlalu sulit.
Selain itu kondisi alam di desa pagutan yang banyak ditumbuhi pepohonan membuat peternak tidak kesulitan dalam menyediakan pakan bagi kambing etawa, apalagi jika menerapkan teknologi seperti membuat pakan fermentasi, maka beternak kambing etawa akan semakin mudah dan dapat memberikan hasil yang cukup tinggi.
Saat ini, kambing etawa pak haji telah memiliki anak sejumlah 4 ekor, anakan ini akan di jual seharga 1,6 juta per ekor, bagi yang berminat dapat langsung menghubungi beliau di desa pagutan kecamatan batukliang loteng.

Berawal dari kegiatan salah seorang dari Dusun Karang Bejelo, Desa Montong Terep, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, bernama Guru Majid yang mengajarkan ilmu baca Al-Qur’an dan ilmu Agama Islam lainnya kepada anak-anak, yang bertempat di sebuah Gubuk reot, rumah Guru Majid.
Mengingat minat masyarakat untuk mempelajari ilmu agama islam pada saat itu sangat tinggi maka beliau termotifasi untuk meningkatkan kemampuan intelektualnya di bidang Agama Islam, dengan harapan dapat memberikan yang terbaik bagi umat. Pada tahun 1951, Guru Majid melanjutkan studinya di madrasah Solatiah di Saudi Arabia selama 7 tahun, dan selesai pada tahun 1958.
Pada tanggal 12 desember 1959, Guru Majid yang telah ganti nama menjadi TGH. MOH. FADHIL TOHIR. dan masyarakat/jamaah menyebutnya dengan panggilan TGH. FADHIL TOHIR. Sebelum beliau mendirikan pondok pesantren dengan nama yayasan pondok pesantren/ sosial Attohiriyah, pada saat itu lebih dikenal dengan nama ini. Selanjutnya melalui lembaga inilah Tgh. Moh. Fadhil Tohir mengembangkan dan menyebar luaskan syari’ah islam dengan mendidik para santri ilmu agama melalui kitab-kitab kuning serta berkeliling ke pelosok-pelosok desa tanpa mengenal lelah untuk memberikan pengajian/ dakwah bil-lisan maupun dakwah bil-hal kepada masyarakat.
Pada tanggal 14 desember 1989, Tgh. Moh. Fadhil Tohir meninggal dunia dan estapet kepemimpinan sesuai hasil musyawarah yang dihadiri oleh masyarakat/simpatisan Attohiriyah diserahkan kepada putera beliau yaitu H. Ach. Fadly FT.
Pada tanggal 10 Januari, diadakanlah musyawarah oleh badan musyawarah Yayasan, lalu diadakanlah perubahan nama Pondok Pesantren, yaitu dengan menambah kata Al-Fadhiliyah, sehingga menjadi Yayasan Attohiriyah Al-Fadhiliyah yang disingkat dengan YATOFA.
Masjid yang terletak di pinggir jalan ini diperkirakan oleh ketua panitia, Amaq Agus, akan menelan dana 1,5 milyar. “Sejauh ini, satu tahun lebih sebulan, pembangunan masjid telah menelan dana kurang lebih lima ratus juta” terangnya kepada wartawan. Selain gotong royong, warga juga swadana untuk pembangunan sebesar seratus ribu per-KK untuk tiap bulan. Proyek ini ditargetkan rampung dua tahun lagi. “mau bagaimana lagi, proyek ini kekurangan dana, mukim kami berjumlah hanya 185 KK” ungkapnya. Ketua panitia menyiasati kerja baktinya secara bergantian, agar tidak memberatkan warga. Konsumsi tukangpun dari swadaya warga secara bergilir. Masjid yang terletak di sade, barabali, batukliang itu akan dibangun sampai lantai dua. warga setempat berharap ada bantuan pihak pemerintah, agar secepatnya masjid itu bisa rampung sesuai desain. (syahril)


Menurut beberapa sumber, ada kisah unik tentang sebuah sumur ajaib di dekat rumah Tuan Guru Haji Rusydan Bakri, di dalam pondok pesantren Bodak, Desa Montong Terep, Kecamatan Praya, Lombok Tengah. Suatu hari,  tepatnya pada tahun 2010 lalu, seseorang bule datang dari Eropa dan ingin berjumpa dengan ketua Yayasan Attohiriyah Al-Fadiliyah, Tgh. Ahmad Fadly FT. Sebelum menjelaskan maksud dan tujuannya, bule yang tidak dikenal itu menceritakan, bahwa pada suatu malam ia bermimpi penyakitya disembuhkan oleh air sumur di ponpes tersebut. Sebelumnya, bule yang akrab dipanggil jhon itu mengakui pernah berobat sampai 30-an dokter, namun tidak ada yang berhasil menyembuhkan. Setelah bercerita panjang lebar, bule itu minta ijin untuk mengambil air di sumur sesuai dengan mimpinya. Ternyata benar, kurang dari seminggu penyakit kulit yang tidak ada dokter yang bisa menanganinya, bahkan kurag dari satu minggu, sembuh setelah minum air tersebut. Tuan guru bajang Bodak, kakak bupati LOTENG itu mempublikasikannya ke jamaah, bahkan pernah dibagikan kepada jamaah sama-sama setengah liter saat pengajian umum. Ahmad Ruba’i, warga Sengkol, Batukliang, juga membenarkan hal tersebut, bahkan beliau juga meyakininya. “ Sebenarnya itu semua dari Alloh. Menurut saya hal itu disebabkan karena berkah tuan guru, sehingga Alloh memberikan berkah lewat sumur itu” katanya. Banyak jamaah meyakini akan kejaiban air sumur itu. Menurut mereka sumur itu seribu hajat, artinya bisa mengobati segala macam penyakit, sesuai hajat kita. Namun saat ini tidak ada yang diijinkan lagi masuk untuk mengambil air sumur itu, karena dikhawatirkan syirik. “memang benar-benar mujarab air sumur itu, namun sekarang tuan guru tidak mengijinkan lagi kepada siapapun untuk mengambil airnya” kata inaq mahyun warga desa pengenjek saat diminta keterangannya. Dan sekarang sumur itu sudah ditembok dan pintu. Kunci pintunya hanya dipegang oleh Tgh. Rusydan Bakri dan Tgh. Fadhli FT.

SMA YATOFA Bodak,Pr ay a, Lombok Tengah, adalah salah satu dari beberapa sekolah yang medapat bantuan DAK (Dana Alokasi Khusus) dari dikpora provensi sebanyak 240 juta. Sahwi, kepala sekolahnya menjelaskan, bahwa sebenarnya bantuan tersebut hanya untuk beberapa lokal saja, namun karena ingin melihat fisik sekolahnya lebih bagus dengan berlantai keramik, dengan akalnya, ia merehab semua lokal di bagian putera. Tepatnya 8 lokal dengan ruang guru dan kantornya. Beliau juga menuturkan, “ sebenarnya untuk lokal puteri juga kemaren akan cair, namun saya tolak”. Menurut penjelasan beliau, bantuan sebanyak 300 juta itu ditolak karena lokal untuk puteri akan dibuat menjadi rumah sakit, sebagai perluasan dari rumah sakit yang ada di sebelah baratnya, RSI YATOFA. Dan akan di relokasi ke sebelah utara, berdekatan dengan kompleks putera. Pengerjaan rehab itu dilaksanakan pada bulan romadhon, dan ditargetkan akan selesai bulan ini. “saya risau karena pembelajaran tidak efektif, sehingga kita akan percepat supaya anak-anak dapat belajar di kelas” lanjut bapak kepala sekolah yang dikenal ulet tersebut.(Syahril)


Sedikitnya, lima puluh siswa siswi delegasi dari beberapa sekolah, mengikuti seminar yang dimotori HMI komosariat STMIK lombok, praya, lombok tengah, acara tersebut diselenggarakan di aula kementrian agama, lombok tengah. Acara ini lebih khususnya dimotori oleh kohati (korps HMI-wati) kom. STMIK) seminar yang betemakan “MENCIPTAKAN PENGUSAHA MUDA DAN PROFESIONAL” tersebut berlangsuung mulai dari pukul 09.00 sampai menjelang zuhur, sabtu, (07/07). Selain snack, peserta juga mendapatkan tas gratis dari nara sumber, yang merupakan pengrajin tas, yang terbuat dari karpet, Erwina Harianti. Belia adalah pengusaha muda, yang kuliah sambil kerja, membuat beberapa jenis kerajinan dari karpet. Karpetyang biasanya hanya menjadi tempat tidur mampu ia sulap menjadi beberapa jenis karya, seperti; dompet, tas, sandal, dan lain-lain. Siswa siswi yang menghadiri dan mengikuti seminar tersebut diijinkan pihak sekolah karena acara tersebut dinilai sangat urgen untuk siswa. “kami diperintahkan untuk mengikuti seminar oleh bapak kepala sekolah” ungkap salah seorang siswa utusan SMKN 2 Praya Tengah, Jupri, kelas IX. Panitia menuturkan, setelah acara ini, ada ada tindak lanjut beupa diskusi yang akan dibina langsungoleh Erwina. (Syahril)
Welcome to My Blog

- Copyright © TBM Al-Hikmah -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -