Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Kegiatan proses belajar mengajar di sekolah menengah mendapat perhatian serius dari dinas pendidikan dan kementerian agama kabupaten lombok tengah, dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan, dinas dikpora dan kementerian agama kab. lombok tengah mengadakan kegiatan supervisi kepada seluruh sekolah menengah di kabupaten lombok tengah.
Kegiatan supervisi tersebut berlangsung mulai dari bulan januari sampai dengan bulan juni dengan melibatkan pengawas yang ada di lingkup dinas pendidikan dan kementerian.
Pada kegiatan supervisi tersebut dilakukan pemeriksaan kepada seluruh guru yang ada di sekolah mencakup kelengkapan administrasi perangkat pembelajaran yang terdiri dari 12 item mulai dari kalender pendidikan, analisis minggu efektif, Pemetaan SK/KD, program tahunan, program semester, jadwal tatap muka, agenda batasan materi, KKM, evaluasi penilaian, absensi, silabus dan RPP.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap berkas administrasi pembelajaran, para pengawas yang melakukan kegiatan supervisi tersebut juga melakukan pembinaan kepada para guru terkait kelengkapan administrasi dan proses pembelajaran yang ada disekolah.
Tentu saja kegiatan supervisi semacam ini mendapat perhatian dan respon positif dari sekolah-sekolah yang akan disupervisi seperti yang disampaikan kepala SMPN Satap 2 Batukliang pada saat kegiatan supervisi yang berlangsung pada hari rabu, 30 januari 2012 di SMPN Satap 2 Batukliang bahwa dengan adanya kegiatan supervisi semacam ini, kami dapat mengetahui administrasi apa saja yang masih perlu kami lengkapi dan pembinaannya sangat bermanfaat bagi para guru dalam menambah pengetahuan tentang administrasi pendidikan.
Pagutan (KM Al-Hikmah) Pendidikan merupakan salah satu aspek yang menentukan kemajuan suatu bangsa, dengan kualitas pendidikan yang bermutu maka tingkat Sumber daya masyarakat akan semakin tinggi dan tentu saja akan menjadikan tingkat kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat.
Perhatian pemerintah saat ini terhadap pendidikan sudah patut diacungi jempol, karena telah begitu banyak kucuran dana yang diberikan kepada dunia pendidikan, mulai dari BOS (Bantuan Operasional Sekolah), DAK (Dana Alokasi Khusus), BSM, Sertifikasi Guru, Tunjangan Fungsional dan lain sebagainya.
Namun meskipun dengan anggaran yang begitu besar, ternyata masih banyak sarana pendidikan yang masih minim terutama di lembaga pendidikan swasta, seperti halnya di madrasah aliyah an-nazhar desa pagutan, madrasah yang telah berjalan selama empat tahun dan telah menamatkan siswa angkatan pertama pada tahun 2012 lalu, sampai saat ini masih memiliki sarana dan prasarana yang masih sangat terbatas dan kurang layak, terutama pada ruangan kelas dan fasilitas penunjang lainnya.
Ruang kelas yang berjumlah 3 ruang tidak ada satupun yang memiliki jendela sehingga angin bisa langsung menembus ke dalam kelas, lantai yang hanya dilapisi semen membuat debu-debu bertebaran dan atap yang terbuat seng memuat udara panas disiang hari dan asbes yang bocor menyebabkan banjir sehingga ketika hujan air membanjiri ruangan kelas.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala MA An-Nazhar bahwa minimnya sarana dan prasarana di madrasah ini dikarenakan anggaran yang sangat kurang, untuk operasional saja madrasah ini hanya mengandalkan bantuan dari para donatur dan keikhlasan dewan guru dalam mengajar, karena madrasah tidak memungut biaya pendidikan kepada para siswa.
Meskipun madrasah aliyah an-nazhar memiliki keterbatasan dari segi sarana dan prasarana yang ada, namun antusias para siswa dalam menuntut ilmu pengetahuan di madrasah ini sangat tinggi, hal ini terlihat dari kegiatan belajar mengajar sehari-hari dan prestasi-prestasi yang telah di peroleh siswa madrasah aliyah an-nazhar baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. (hajri)
Namun meskipun dengan anggaran yang begitu besar, ternyata masih banyak sarana pendidikan yang masih minim terutama di lembaga pendidikan swasta, seperti halnya di madrasah aliyah an-nazhar desa pagutan, madrasah yang telah berjalan selama empat tahun dan telah menamatkan siswa angkatan pertama pada tahun 2012 lalu, sampai saat ini masih memiliki sarana dan prasarana yang masih sangat terbatas dan kurang layak, terutama pada ruangan kelas dan fasilitas penunjang lainnya.
Ruang kelas yang berjumlah 3 ruang tidak ada satupun yang memiliki jendela sehingga angin bisa langsung menembus ke dalam kelas, lantai yang hanya dilapisi semen membuat debu-debu bertebaran dan atap yang terbuat seng memuat udara panas disiang hari dan asbes yang bocor menyebabkan banjir sehingga ketika hujan air membanjiri ruangan kelas.Seperti yang disampaikan oleh Kepala MA An-Nazhar bahwa minimnya sarana dan prasarana di madrasah ini dikarenakan anggaran yang sangat kurang, untuk operasional saja madrasah ini hanya mengandalkan bantuan dari para donatur dan keikhlasan dewan guru dalam mengajar, karena madrasah tidak memungut biaya pendidikan kepada para siswa.
Meskipun madrasah aliyah an-nazhar memiliki keterbatasan dari segi sarana dan prasarana yang ada, namun antusias para siswa dalam menuntut ilmu pengetahuan di madrasah ini sangat tinggi, hal ini terlihat dari kegiatan belajar mengajar sehari-hari dan prestasi-prestasi yang telah di peroleh siswa madrasah aliyah an-nazhar baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. (hajri)
Libur awal romadhon bagi
siswa-siswi sekolah baik untuk tingkat dasar,menengah, dan atas telah usai dan mulai kemarin
(30/07/12) siswa-siwi telah kembali bersekolah sebagaimana mestinya. Namun nuansa di sekolah pada bulan ramadhan
ini terlihat begitu berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. Yang terlihat lebih
menonjol adalah kegiatan IMTAQ yang diselenggarakan tiap sekolah.
Di SMPN 2 Batukliang sendiri
diadakan kegiatan tadarrusan bersama secara bergiliran tiap hari antara kelas
VII,VIII,dan kelas IX yang dibimbing langsung oleh guru yang memiliki jadwal
mengajar pada kelas tersebut. Menurut keterangan yang saya dapatkan dari
Asmuni, S.Pd.I selaku guru agama dan sekaligus menjadi ketua pembimbing, selain
itu juga siswa-siswi mendapatkan bimbingan/siraman rohani keagamaan secara
lebih khusus, seperti pengkajian tentang fadilah beramal pada bulan yang penuh
dengan berkah ini. Kegiatan ini dilaksanakan setelah melaksanakan sholat sunnat
dhuha di musholla sekolah. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 sampai
12.10 WITA
Sedangkan bagi yang tidak
mengikuti kegiatan IMTAQ tetap melaksanakan kegiatan belajar di kelas, namun
sebelum belajar dimulai terlebih dahulu mengadakan tadarrusan selama sepuluh
menit. Dan rencanananya kegiatan pembiasaan ini akan terus dilaksanan pada
bulan-bulan berikutnya.
Lain lagi di MTs Nurul Iman Paguatan, selain mengadakan kegiatan tadarrusan, disini juga diadakan kegiatann kultum (kuliah tujuh menit) yang disampaikan langsung oleh para siswa secara bergantian yang bertempat di Musholla Madrsah. (Khocet)
Dalam rangka meningkatkan profesionalitas guru di SMPN Satap 2 Batukliang, Pada hari sabtu, 30 juni 2012, digelar IHT (In House Training) bagi 20 orang guru mata pelajaran yang mengajar di sekolah tersebut, kegiatan yang didanai oleh anggaran BOS tahun 2012 ini tentu saja sangat bermanfaat bagi peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di SMPN Satap 2 Batukliang.
Sebagaimana yang disampaikan oleh kepala SMPN Satap 2 batukliang Bapak Djumhur Hakim, B.Sc dalam sambutannya, menyatakan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan profesionalitas guru dan mutu pendidikan di sekolah agar prestasi yang diperoleh sebagai sekolah dengan predikat nilai UN terbaik se Lombok Tengah dapat tetap terjaga untuk tahun-tahun selanjutnya.
Tidak tanggung-tanggung, Narasumber yang digunakan dalam Kegiatan IHT kali ini adalah bapak L. Muliawan yang merupakan pengawas SMP di Dikpora kab. Lombok Tengah dan bapak mujiman kepala SMPN 1 Batukliang, adapun yang dibahas dalam kegiatan IHT ini meliputi penilaian kinerja guru (PK), pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), penetapan KKM, pendidikan karakter, dan yang tidak kalah penting yaitu motivasi-motivasi bagi guru agar lebih semangat dalam mengajar.
kegiatan IHT yang dilaksanakan selama dua hari ini tentu saja dapat dijadikan contoh bagi sekolah-sekolah lain untuk lebih meningkatkan profesionalitas guru agar lebih kreatif dan inovatif dalam berkarya untuk kemajuan bangsa, melalui pendidikan berkualitas untuk siswa-siswi sebagai calon pemimpin bangsa. (hajri)
Untuk menghadapi Tahun Pelajaran
baru 2012/2013, SMPN 2 Batukliang mengadakan IHT (In House Trining) yang
diikuti oleh 34 orang guru selama tiga hari kedepan yang dimulai sejak hari ini
(11/06/12). Menurut Ketua Panitia Abhar, S.Pd, kegiatan ini bertujuan untuk
meningkatkan mutu peserta didik dengan cara meningktkan profesionalisme tenaga
pendidik.
Dalam kegiatan ini dilaksanakan penyusunan
perangkat pembelajaran seperti Silabus, RPP, penetapan KKM, dan program lainnya
yang berkaitan dengan proses belajar mengajar di kelas dengan menonjolkan pembelajaran
berbasis TIK yaitu Kegiatan Pembelajaran yang dilaksanakan dengan
memamfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Sedangkan yang menjadi nara sumber adalah dari SMPN 2 Batukliang sendiri yaitu Ll.Aminullah, S.Pd. M.Pd. selaku Kepala Sekolah, wakil Kepsek Kurikulum Abhar, S.Pd. dan dua pantia lainnya yaitu Muhaemin, S.Pd. dan Zainudin, S.Pd. Kegiatan ini dilaksanakan dari pukul 08.00-13.05 WITA dengan mengalokasikan dari dari program BOS. Tamrin
Sabtu (2 Juni 2012). Suasana di SMPN Satu Atap 02 Batukliang yang terletak di dusun tojong-ojong desa selebung kecamatan batukliang nampak sedikit berbeda ketika dilaksanakan pengumuman kelulusan siswa-siswi SMP kelas IX yang telah mengikuti ujian nasional beberapa saat lalu. Seluruh Siswa-siswi nampak sangat Ceria dan berbahagia ketika menerima amplop pengumuman kelulusan karena seluruh pesertanya lulus 100%.
Ditambah lagi dengan prestasi yang diraih oleh SMPN Satap 2 Batukliang yang terbilang sangat luar biasa yaitu sebagai sekolah dengan peringkat nilai UN terbaik ke 9 se provinsi NTB dan kedua terbaik di kabupaten Lombok tengah setelah SMPN Praya. Tentu saja membuat bangga pihak sekolah dan masyarakat tojong-ojong.
Seperti yang diungkapkan oleh bapak Djumhur Hakim, B.Sc selaku Kepala Sekolah SMPN Satap, menyatakan bahwa SMPN Satap 2 Batukliang sebagai peringkat ke 9 se provinsi NTB adalah merupakan prestasi yang luar biasa.
Prestasi yang diraih tahun ini memang tidak instan karena melalui proses yang sangat panjang, hal ini disampaikan oleh lalu dedi hartono selaku wali kelas IX bahwa persiapan UN memang telah direncanakan sejak lama dan dilaksanakan semaksimal mungkin, mulai dari mengadakan les dan privat setiap hari dan juga Try out UN sebanyak 4 kali.
Selain itu dukungan orang tua murid memang sangat menentukan karena selalu memotivasi para siswa dan memantau seluruh proses pembelajaran yang terjadi di lingkungan rumah.
Persiapan yang matang dan usaha yang maksimal tentu saja akan membuahkan hasil yang maksimal juga, hal inilah yang terlihat dari prestasi SMPN satap 2 batukliang, meskipun terletak di pedalaman tetapi telah menorehkan banyak sekali prestasi-prestasi gemilang, terlihat dari berjejernya piala dan trofi juara yang menghiasi ruang kepala sekolah SMPN tersebut. Hal ini juga yang membuktikan bahwa prestasi dan kualitas sekolah tidak hanya ada di perkotaan saja, namun di pelosok desa pun prestasi dapat di raih. (hajri)
Hari ini, sabtu 2 juni 2012 merupakan hari
pengumuman hasil Ujian bagi siswa-siswi SMP/MTs yang dilaksanakan sekitar satu
bulan yang lalu. Di SMPN 2 Batukliang sendiri pengumuman dilaksanakan pada sore
hari sekitar pukul 17.00 WITA dengan pertimbangan agar siswa-siswi tidak
melakukan aksi corat-coret seperti yang dilakukan oleh siswa-siswi SMA/MA. Selain
siswa-siswi, yang ikut hadir juga dalam pengumuman hasil ujian ini adalah semua
orangtua/wali.
Sebelum proses pengumuman
dimulai, terlebih dahulu siswa-siswi melaksanakan shalat asar secara berjama’ah
dan sebagai perwujudan dari rasa syukur, semua siswa melaksanakan sujud syukur yang
dipimping langsung oleh guru agama Ust. Asmuni, S.Pd.I. Suasana haru dan
bahagia tampak bukan saja dari semua siswa, melainkan dari semua orang tua/wali
yang mendengarkan keberhasilan anak-anak mereka dalam melaksanakan ujian.
Menurut data yang saya dapatkan
dari Kepala Sekolah SMPN 2 Batukliang L. Aminullah, S.Pd. M.Pd. , pada Tahun
Pelajaran ini, ujian akhir yang diikuti oleh 178 siswa-siswi Alhamdulillah
lulus 100% dengan nilai yang sangat memuaskan. Salah satu siswa mendapat nilai
10 pada mata pelajaran yang dianggap sulit yaitu matematika yaitu Romi
Mahendara, siswa dari Beber. Sedangkan nilai akhir tertinggi diperoleh oleh Yulia
Hartiwi dengan perolehan nilai 36.30 , lebih baik dari Tahun Pelajaran
sebelumnya.Tamrin
Proses belajar mengajar dewasa ini sangat erat kaitannya dengan penggunaan media pembelajaran, hal ini karena proses pembelajaran akan semakin cepat mencapai tujuan dengan menerapkan berbagai media pembelajaran.
Pada kesempatan kali ini, saya akan menshare buku tentang media pembelajaran yang harus dipahami sebelum membuat suatu media pembelajaran, baik yang interaktif berbasis IT maupun media pembelajaran konvensional.
Monggo dibaca-baca dulu bukunya. kalo sudah dimengerti baru deh keluarin semua kemampuan anda untuk membuat media pembelajaran. buku ini juga sangat cocok untuk dijadikan referensi bagi rekan-rekan yang sedang membuat karya ilmiah dan skripsi di bidang media pembelajaran.
Berikut link downloadnya. cara download dengan mengklik tombol pada kolom Aksi. semoga bermanfaat..
137.88 Kb | ||||
82.93 Kb | ||||
427.39 Kb | ||||
413.58 Kb | ||||
2.75 Mb | ||||
1.21 Mb | ||||
1.13 Mb | ||||
39.98 Kb | ||||
56.02 Kb | ||||






