Ketika mulai terjun ke dunia entrepreneur, Anda dihadapkan pada suatu komitmen untuk sebisa mungkin meraih sukses. Hal tersebut bisa saja tercapai dengan mudah bila Anda memiliki sistem pengaturan waktu yang efektif.
Dalam perjalanan bisnis Anda, jangan heran bila menemukan begitu macam kendala yang menghadang jalan menuju kesuksesan. Misalnya, setumpuk hal atau tugas yang datang secara bersamaan dan masing-masing mempunyai prioritas untuk diselesaikan tepat pada waktunya, sementara di lain pihak Anda juga diwajibkan meluangkan waktu untuk kehidupan pribadi. Lalu bagaimana Anda mengatasi hal tersebut? Berikut ini adalah enam langkah jitu untuk memandu Anda memanfaatkan waktu agar mampu meraih sukses :
1. Tentukan Prioritas
Prioritas setiap individu berbeda satu sama lain. Namun bila tujuannya adalah meraih sukses maka Anda dapat meluangkan waktu untuk mengerjakan sesuatu yang bisa menciptakan kesuksesan itu.
Prioritas setiap individu berbeda satu sama lain. Namun bila tujuannya adalah meraih sukses maka Anda dapat meluangkan waktu untuk mengerjakan sesuatu yang bisa menciptakan kesuksesan itu.
2. Dukungan Orang Sekitar
Membuat orang-orang di sekitar Anda memahami prioritas yang Anda pilih merupakan hal penting. Keberadaan dan dukungan orang terdekat bisa memacu Anda untuk lebih berjuang lebih keras lagi meraih sukses.
Membuat orang-orang di sekitar Anda memahami prioritas yang Anda pilih merupakan hal penting. Keberadaan dan dukungan orang terdekat bisa memacu Anda untuk lebih berjuang lebih keras lagi meraih sukses.
3. Luangkan Waktu Dengan Efektif
Sebagian besar orang mengeluh tak memiliki ide untuk melakukan sesuatu dengan waktu yang dimiliki tapi juga mengeluh bahwa mereka tak mempunyai banyak waktu. Catat kegiatan Anda untuk melihat berapa jam waktu yang Anda buang secara percuma dan berapa jam yang terpakai secara efektif.
Sebagian besar orang mengeluh tak memiliki ide untuk melakukan sesuatu dengan waktu yang dimiliki tapi juga mengeluh bahwa mereka tak mempunyai banyak waktu. Catat kegiatan Anda untuk melihat berapa jam waktu yang Anda buang secara percuma dan berapa jam yang terpakai secara efektif.
4. Buat Jadwal Berdasarkan Prioritas
Terbiasa membuat jadwal kegiatan sehari-hari bisa membantu Anda menyelesaikan pekerjaan berdasarkan prioritas.
Terbiasa membuat jadwal kegiatan sehari-hari bisa membantu Anda menyelesaikan pekerjaan berdasarkan prioritas.
5. Menambah Waktu
Satu-satunya cara untuk menambah waktu yang Anda miliki adalah dengan menyelesaikan tugas tepat pada waktunya. Bagaimana caranya? Kerjakan dan selesaikan tugas dengan meningkatkan produktifitas Anda.
Satu-satunya cara untuk menambah waktu yang Anda miliki adalah dengan menyelesaikan tugas tepat pada waktunya. Bagaimana caranya? Kerjakan dan selesaikan tugas dengan meningkatkan produktifitas Anda.
6. Modifikasi Prioritas
Perubahan akan terjadi seiring perjalanan bisnis Anda. Semakin maju usaha Anda, semakin sibuk Anda akan dibuatnya. Memodifikasi prioritas diperlukan dalam hal ini. Lakukan modifikasi itu dengan melakukan kontrol yang baik.
Perubahan akan terjadi seiring perjalanan bisnis Anda. Semakin maju usaha Anda, semakin sibuk Anda akan dibuatnya. Memodifikasi prioritas diperlukan dalam hal ini. Lakukan modifikasi itu dengan melakukan kontrol yang baik.
Banyak orang yang mencoba untuk berwiraswasta, tak semuanya berhasil. Pendiri Grup Saratoga dan Recapital Sandiaga Uno menceritakan rahasia suksesnya.
Pengusaha muda yang juga orang terkaya nomor 27 di Indonesia ini menekankan bahwa sikap mental adalah modal utama bagi calon pengusaha. Sikap mental ini harus dimiliki pengusaha dan calon pengusaha yang ingin berhasil.
Pertama, seorang wirausahawan harus punya pola pikir seperti pengusaha. “Mereka harus punya paradigma yang positif dan optimis,” kata Sandiaga saat ditemui Yahoo! di kantornya, 26 April lalu.
Sandiaga sendiri mulai berwiraswasta setelah dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja pada 1997. Untuk memulai usaha, modal bukan hal yang dinilai penting oleh Sandiaga. Tabu baginya untuk berkata “saya mau mulai berusaha tapi tak ada modal”.
“Kuncinya adalah kemauan. Begitu kemauan ada, harus ada keberanian,” kata dia. Keberanian tersebut akan menjadi modal yang paling utama dengan dukungan ide, rencana mencapai kesuksesan, kemampuan berjejaring dan kepercayaan dari kolega bisnis.
Dengan rangkuman bisnis yang solid tersebut, Sandiaga percaya, bukan pengusaha yang akan mencari modal melainkan modal yang akan menghampiri. Saat mengawali usahanya, Sandiaga mengakui bahwa menjalin usaha memang sangat sulit. Pernah selama enam bulan dia tak mendapatkan satu klien pun. “Sulit sekali mendapatkan kepercayaan dari investor,” kata dia.
Seorang pengusaha juga harus mengubah paradigmanya, bukan lagi sebagai karyawan yang menggantungkan hidupnya dari gaji bulanan. Kondisi terjamin itu membuat karyawan tak suka mengambil risiko. Padahal, seorang pengusaha harus berani mengambil risiko.
“Pengusaha jatuh bangun karena bisnis memang penuh risiko,” kata dia. Sandiaga menekankan bahwa kesuksesan tak pernah instan. Kesuksesan hanya dapat dicapai dengan kerja keras dan pantang menyerah.
Semangat…Semangat dan Semangat…
1. Tentukan Minat
Jika Anda telah siap untuk memasuki dunia bisnis, pilihlah usaha bisnis yang paling Anda minati. Entah dalam bidang kuliner, fashion, atau jasa. Ukur kemampuan dan pengetahuan untuk mengelolanya. Anda harus mengerti bidang bisnis yang akan dijalankan.
Jika Anda telah siap untuk memasuki dunia bisnis, pilihlah usaha bisnis yang paling Anda minati. Entah dalam bidang kuliner, fashion, atau jasa. Ukur kemampuan dan pengetahuan untuk mengelolanya. Anda harus mengerti bidang bisnis yang akan dijalankan.
2. Mulailah Melangkah
Jika sudah memiliki pilihan, bersiaplah melangkah. Anda bisa mengajak rekan yang terpercaya untuk bergabung. Deborah menekankan, modal bukan hambatan. Bisnis selalu memberi peluang dan solusi.
Jika sudah memiliki pilihan, bersiaplah melangkah. Anda bisa mengajak rekan yang terpercaya untuk bergabung. Deborah menekankan, modal bukan hambatan. Bisnis selalu memberi peluang dan solusi.
3. Bergairah
Gairah untuk melakukan usaha merupakan hal penting dan harus selalu dijaga. Bisnis yang sukses tidak mengenal mood.
Gairah untuk melakukan usaha merupakan hal penting dan harus selalu dijaga. Bisnis yang sukses tidak mengenal mood.
4. Pelajari Pasar
Lakukan riset tentang kompetitor bisnis Anda, baik dalam hal promosi atau harga. Jika Anda bermain dalam bisnis kuliner, cobalah untuk membandingkan rasa dan harga. Kemudian tanyakan pendapat konsumen tentang produk yang Anda jual, apakah mereka puas atau tidak.
Lakukan riset tentang kompetitor bisnis Anda, baik dalam hal promosi atau harga. Jika Anda bermain dalam bisnis kuliner, cobalah untuk membandingkan rasa dan harga. Kemudian tanyakan pendapat konsumen tentang produk yang Anda jual, apakah mereka puas atau tidak.
5. Jaring Pelanggan
Pelajarilah perilaku konsumen dan lakukan pemasaran. Jangan ragu untuk memberikan promosi sebagai langkah pengenalan, seperti diskon setengah harga. Pelanggan merupakan unsur yang sangat penting dalam bisnis, jangan hubungan baik dan puaskan mereka.
Pelajarilah perilaku konsumen dan lakukan pemasaran. Jangan ragu untuk memberikan promosi sebagai langkah pengenalan, seperti diskon setengah harga. Pelanggan merupakan unsur yang sangat penting dalam bisnis, jangan hubungan baik dan puaskan mereka.
6. Ikuti Aturan
Bisnis mengenal banyak aturan. Pertama, selesaikan perizinan usaha yang ditetapkan pemerintah. Kedua, buatlah aturan pribadi tentang usaha yang dijalankan, seperti jam operasional hingga pengelolaan anggaran.
Bisnis mengenal banyak aturan. Pertama, selesaikan perizinan usaha yang ditetapkan pemerintah. Kedua, buatlah aturan pribadi tentang usaha yang dijalankan, seperti jam operasional hingga pengelolaan anggaran.
7. Inovasi
Tak ada pendapatan tetap dalam bisnis. Jika memang bisnis Anda kurang berkembang, lakukan inovasi dengan segera, baik dalam segi produk atau pemasaran. Jangan buang waktu percuma untuk meratapi kegagalan.
Tak ada pendapatan tetap dalam bisnis. Jika memang bisnis Anda kurang berkembang, lakukan inovasi dengan segera, baik dalam segi produk atau pemasaran. Jangan buang waktu percuma untuk meratapi kegagalan.
8. Buat Rekening Bisnis
Bedakan antara uang pribadi dengan keuntungan bisnis. Gunakan 70 persen keuntungan untuk ditabung. Sisanya bisa Anda gunakan untuk kepentingan pribadi.
Bedakan antara uang pribadi dengan keuntungan bisnis. Gunakan 70 persen keuntungan untuk ditabung. Sisanya bisa Anda gunakan untuk kepentingan pribadi.
9. Belajar dan Belajar
Carilah ilmu sebanyak mungkin, dari buku, internet, atau berkomunikasi langsung dengan mereka yang berhasil menjalani bisnis.
Carilah ilmu sebanyak mungkin, dari buku, internet, atau berkomunikasi langsung dengan mereka yang berhasil menjalani bisnis.
10. Tekun
Tak selamanya bisnis berjalan lancar. Kegagalan itu merupakan hal yang biasa, jadikan sebagai pelajaran, bukan akhir dari perjalanan bisnis Anda. Jika Anda mengamati kisah di balik orang-orang sukses, pasti akan menemukan kuncinya, ketekunan
Tak selamanya bisnis berjalan lancar. Kegagalan itu merupakan hal yang biasa, jadikan sebagai pelajaran, bukan akhir dari perjalanan bisnis Anda. Jika Anda mengamati kisah di balik orang-orang sukses, pasti akan menemukan kuncinya, ketekunan
Semoga Bermanfaat
Memulai sebuah usaha, entah itu besar atau kecil memang gampang-gampang susah. Apalagi bagi kita yang belum pernah atau belum berpengalaman dalam bisnis. Sehingga tidak jarang ada yang tidak jadi memulai usaha gara-gara terlalu banyak berpikir ini itu. Namun Arifin Nova Memberikan Tips dalam Blognya, yang ia beri judul 10 cara mudah mulai usaha.
1. Hobi, adalah cara paling mudah, enjoy dan anda lebih paham dengan bidang yang ditekuni. Contoh: bisnis bunga, bengkel, dan catering.
2. Terdesak kebutuhan, seperti PHK, menganggur, bisnis lesu atau orang tua meninggal, sehingga terpaksa jualan pakaian, kue, koran, dll. Ini adalah cara yang sulit, tetapi dengan kerja keras, sukses adalah mungkin.
3. Diajak teman, keluarga atau kolega untuk ikut MLM. Dengan modal relatif kecil dan sistem network yang baik, anda berpeluang untuk sukses.
4. Inspirasi dari koran, TV, internet, obrolan teman kantor, rumpi-rumpi tetangga atau lagi jalan-jalan sore. Begitu anda melihat “WOW”, langsung anda sulit tidur untuk segera mewujudkan mimpi bisnis anda.
5. Melanjutkan usaha keluarga, sehingga pada akhirnya dengan “tangan dingin” anda bisnis jadi lebih berkembang.
6. Mengisi waktu luang, seperti pensiunan, penulis, dll, lalu membuka toko kelontong, counter voucher HP, refil aqua, dan usaha konsultan.
7. Lihat peluang di tempat kerja, usaha teman, masalah yang berbau bisnis di sekitar rumah anda, seperti usaha laundry, rental PS, cleaning service, dll.
8. Memanfaatkan ilmu dan skill anda, seperti usaha penerjemahan, konsultan properti,toko/service komputer dan bimbingan belajar.
9. Ikut coaching, diklat, training, dan lokakarya, seperti sablon, elektronika dan salon.
10. Tiru bisnis di tempat kerja, lalu buka usaha serupa.
ngantukkkk ya lawannya Tiduuuur...
“Tidur adalah melakukan sesuatu yang menurut saya jauh lebih menarik, yaitu melakukan pengorganisasian ulang dan restrukturisasi memori.” Sebagai manusia, kita menghabiskan sekitar sepertiga hidup kita untuk tidur. Jadi harus ada poin untuk hal itu, bukan?
“Tidur adalah melakukan sesuatu yang menurut saya jauh lebih menarik, yaitu melakukan pengorganisasian ulang dan restrukturisasi memori.” Sebagai manusia, kita menghabiskan sekitar sepertiga hidup kita untuk tidur. Jadi harus ada poin untuk hal itu, bukan?
Para ilmuwan telah menemukan bahwa tidur membantu mengkonsolidasikan daya ingat, memperbaikinya di otak sehingga kita dapat memanfaatkannya nanti.
Saat ini, penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidur juga tampaknya mengorganisasi ulang daya ingat , memilih rincian emosional dan mengkonfigurasi ulang daya ingat untuk membantu Anda menghasilkan ide-ide baru dan kreatif, demikian menurut penulis artikel di Current Directions in Psychological Science, sebuah jurnal Association for Psychological Science.
“Tidur membuat daya ingat menjadi lebih kuat,” kata Jessica D. Payne dari Universitas Notre Dame, yang menulis penelaahannya dengan Elizabeth A. Kensinger dari Boston College. “Tidur juga tampaknya melakukan sesuatu yang menurut saya jauh lebih menarik, yaitu melakukan pengorganisasian ulang dan restrukturisasi daya ingat.”
Payne beserta Kensinger mempelajari apa yang terjadi pada daya ingat kita selama tidur, dan mereka menemukan bahwa seseorang cenderung untuk bertahan pada bagian daya ingat yang paling emosional. Misalnya, jika seseorang ditunjukkan adegan dengan objek emosional, seperti mobil rusak, pada latar depan, mereka lebih mungkin untuk mengingat objek emosional daripada, katakanlah, pohon-pohon palem pada latar belakangnya, terutama jika ini diuji setelah tidur malam.
Mereka juga mengukur aktivitas otak selama tidur dan menemukan bahwa daerah otak terlibat dengan konsolidasi emosi dan daya ingat yang aktif.
“Dalam masyarakat kita yang serba cepat, salah satu hal pertama yang diabaikan adalah tidur kita,” kata Payne. “Saya rasa itu didasarkan pada kesalahpahaman yang mendalam bahwa otak tidur tidak melakukan apa-apa.” Otak adalah sibuk. Tidur bukan hanya mengkonsolidasikan daya ingat, tapi juga mengorganisir mereka dan memilih informasi yang paling menonjol. Dia menduga bahwa tidur pun memungkinkan orang untuk menghadirkan kreativitas dan ide-ide baru.
Payne telah melakukan penelitian terhadap pokok masalahnya. “Saya memberi diriku kesempatan tidur selama delapan jam setiap malam. Saya tidak pernah menggunakannya untuk melakukan itu – sampai akhirnya saya melihat data saya,” katanya.
Orang-orang yang mementingkan kesibukan dan meremehkan tidur sama saja dengan mengorbankan kemampuan berpikir otak mereka. “Kita bisa bekerja dengan mengurangi tidur, tetapi tidur memiliki efek mendalam pada kemampuan kognitif kita.”
Saat ini, penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidur juga tampaknya mengorganisasi ulang daya ingat , memilih rincian emosional dan mengkonfigurasi ulang daya ingat untuk membantu Anda menghasilkan ide-ide baru dan kreatif, demikian menurut penulis artikel di Current Directions in Psychological Science, sebuah jurnal Association for Psychological Science.
“Tidur membuat daya ingat menjadi lebih kuat,” kata Jessica D. Payne dari Universitas Notre Dame, yang menulis penelaahannya dengan Elizabeth A. Kensinger dari Boston College. “Tidur juga tampaknya melakukan sesuatu yang menurut saya jauh lebih menarik, yaitu melakukan pengorganisasian ulang dan restrukturisasi daya ingat.”
Payne beserta Kensinger mempelajari apa yang terjadi pada daya ingat kita selama tidur, dan mereka menemukan bahwa seseorang cenderung untuk bertahan pada bagian daya ingat yang paling emosional. Misalnya, jika seseorang ditunjukkan adegan dengan objek emosional, seperti mobil rusak, pada latar depan, mereka lebih mungkin untuk mengingat objek emosional daripada, katakanlah, pohon-pohon palem pada latar belakangnya, terutama jika ini diuji setelah tidur malam.
Mereka juga mengukur aktivitas otak selama tidur dan menemukan bahwa daerah otak terlibat dengan konsolidasi emosi dan daya ingat yang aktif.
“Dalam masyarakat kita yang serba cepat, salah satu hal pertama yang diabaikan adalah tidur kita,” kata Payne. “Saya rasa itu didasarkan pada kesalahpahaman yang mendalam bahwa otak tidur tidak melakukan apa-apa.” Otak adalah sibuk. Tidur bukan hanya mengkonsolidasikan daya ingat, tapi juga mengorganisir mereka dan memilih informasi yang paling menonjol. Dia menduga bahwa tidur pun memungkinkan orang untuk menghadirkan kreativitas dan ide-ide baru.
Payne telah melakukan penelitian terhadap pokok masalahnya. “Saya memberi diriku kesempatan tidur selama delapan jam setiap malam. Saya tidak pernah menggunakannya untuk melakukan itu – sampai akhirnya saya melihat data saya,” katanya.
Orang-orang yang mementingkan kesibukan dan meremehkan tidur sama saja dengan mengorbankan kemampuan berpikir otak mereka. “Kita bisa bekerja dengan mengurangi tidur, tetapi tidur memiliki efek mendalam pada kemampuan kognitif kita.”
Pada dasarnya semua orang memiliki potensi dan bakat yang unik yang diberikan Tuhan.
Namun salah satu hal yang sulit dimiliki dan dipertahankan dalam hidup ini adalah sikap menghargai apa yang kita miliki dan siapa kita.
Jutaan orang hidup didunia ini dengan memberikan citra buruk terhadap diri sendiri; karena tidak menghargai potensi yang ada dalam diri mereka.
Mereka hanya terfokus pada kegagalan yang tampak dari luar saja dan bukan melihat potensi-potensi yang ada didalam diri mereka. Mereka hanya membiarkan kemampuan luar biasa mereka tertutup rangka keras berupa keragu-raguan dan perasaan yang tidak aman. Karena itu mereka segera menutupi rasa mindernya dengan pakaian model terakhir agar tampak terkesan percaya diri dan berharga di mata orang lain.
Memberikan citra diri yang positif bukan dilakukan dengan cara menyenangkan orang lain atau dengan mengikuti trend yang sedang populer, tetapi mengenal dengan baik siapa diri anda, kelebihan-kelebihan apa yang anda miliki.
Anda juga harus tahu apa yang anda tuju dan apa yang anda cari. Galilah kelebihan-kelebihan dan bakat-bakat yang anda miliki, tetapi anda juga harus belajar bagaimana menerima dan mengendalikan kelemahan- kelemahan anda.
Memberikan citra diri yang postif jangan diartikan dengan mencapai kesempurnaan, tetapi berusahalah untuk memberikan hal yang terbaik dari diri kita.
Citra diri yang positif juga bukan berarti harus memenangkan persaingan atau membanding-bandingkan diri anda dengan orang lain. Namun yang benar adalah senantiasa memaksimalkan apa yang mampu anda lakukan.
Orang yang mempunyai citra diri positif yang sebenarnya, yakni memiliki :
- Kemampuan untuk melakukan keseimbangan.
- Kemampuan untuk menentukan pilihan.
- Kemampuan untuk menerima secara wajar segala kesuksesan dan kegagalan.
- Kepribadian yang kuat.
- Kemampuan untuk menentukan pilihan.
- Kemampuan untuk menerima secara wajar segala kesuksesan dan kegagalan.
- Kepribadian yang kuat.
Rasa takut merupakan suatu emosi yang terbentuk dalam diri setiap orang sebagai suatu perlindungan diri.
Mungkin kita pernah mendengar ungkapan Melarikan diri atau Melawan. Ungkapan ini berhubungan dengan reaksi otak secara otomatis saat ada bahaya mengancam, apabila keselamatan kita terancam secara naluri kita akan berlari menghindar atau berdiri melawan ancaman tersebut.
Ancaman terhadap keselamatan kita tidak selalu nyata, ada berupa ancaman yang baru di bayangkan saja sudah menimbulkan respons untuk melarikan diri atau melawan.
Kadang rasa takut tidak berhubungan dengan bahaya dari luar atau fisik. Rasa takut bisa juga bersifat internal atau dalam diri kita, misalnya takut akan kegagalan atau takut mendapatkan rasa malu atau takut kehilangan. Ketakutan-ketakutan ini tidak mengancam jiwa namun memiliki reaksi emosional yang sangat kuat terhadap rasa takut itu dan berakibat kita bisa melarikan diri baik secara emosional ataupun secara fisik… Misalnya kita akan menolak mengambil resiko padahal resiko tersebut berpotensi untuk MENINGKATKAN kualitas kehidupan kita.
Rasa takut juga bisa membuat kita bersifat pasif sehingga tidak mau mengambil tindakan apapun. Disisi lain ada yang memberi respon melawan, dalam hal ini orang-orang tersebut selalu mencari alasan untuk tidak mau menerima kesempatan itu. Kadang mereka menyalahkan pihak yang memberikan tantangan tersebut.
Setiap orang memiliki rasa takut internal yang berbeda-beda, misalnya rasa takut akan perubahan, rasa takut mengambil keputusan atau rasa takut mengambil tanggung jawab yang sebetulnya melahirkan potensi untuk peningkatan taraf hidup atau kualitas hidup jika kita mampu mengikisnya, atau rasa takut tidak mendapatkan kenyamanan atau takut mengambil resiko, atau rasa takut kehilangan yang kita cintai.
Rasa takut sering menyebabkan orang menunda. Rasa takut sering menjadi penghalang untuk melakukan dan memberikan yang terbaik.
Orang yang sukses adalah orang yang mampu mengatasi rasa takut. Orang sukses adalah orang yang mau melakukan yang tidak dilakukan orang-orang yang gagal.
Keputusan untuk menjalankan sesuatu dapat membebaskan anda dari hambatan yang disebabkan rasa takut.
Begitu kita membuat keputusan untuk maju, yakinlah rasa takut itu akan hilang selanjutnya lebih mudah bagi anda untuk terus maju menuju sasaran yang menjadi impian.
Rasa takut menghalangi kreativitas, rasa takut membuat orang dalam kondisi tidak menentu.
Sebaliknya Keputusan akan menghasilkan kreativitas dan energi dan mendorong orang untuk maju… yang pada akhirnya Fokuslah pada hal-hal yang benar-benar kita inginkan. Jadikalah hal ini sebagai sesuatu yang memperkuat motivasi kita untuk bergerak maju dengan menghalau segala rasa takut.
Jadikalah motivasi untuk menyingkirkan rintangan-rintangan yang tak kelihatan yaitu : “keragu-raguan”…..
Jika Anda selalu berpikir tentang Kegagalan, maka Anda akan mendapatkannya. Milikilah Pikiran positif dan kuasailah Pikiran Anda dengan Rasa Percaya Diri dan Keyakinan. Inilah cara untuk mempertegas tindakan, Cara untuk memperkaya prestasi dan Cara menghidupkan pengalaman……( Swarmi Sivanada ),-
Orang Harus berjuang untuk mendapatkan apa yang diinginkan tetapi tidak ditemukan pejuang tanpa kesalahan dan kegagalan…..( Johann Wolfgang Von Goethe ),-
Kesuksesan merupakan hasil dari keputusan matang, dan kematangan itu biasanya dihasilkan dari pengalaman yang terkadang penuh kegagalan…… ( Anthony Robins ),-
Ketika Anda melakukan sesuatu dan gagal, maka kegagalan itu bukan saja akan membuahkan kesuksesan tetapi yang pasti kegagalan itu lebih berguna ketimbang anda tidak melakukan apapun…..( George B Shaw ),-
Anda bisa belajar bagaimana merealisasikan kesuksesan dari kegagalan, sebab hampir tidak ditemukan kesuksesan tanpa kegagalan……( Brian Tracy ),-
Kesalahan terbesar yang bisa dibuat oleh manusia didalam kehidupannya adalah terus menerus mempunyai rasa TAKUT bahwa mereka akan membuat kesalahan……..( Elbert Hubbard ),-
Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh……( Confusius ),-
Jangan dijadikan masalah yang terjadi kemarin pada diri Anda, tetapi pikirkan kapan Anda Mulai mencari solusinya…..( Grace M.E Wetik ),-
Jangan dijadikan masalah yang terjadi kemarin pada diri Anda, tetapi pikirkan kapan Anda Mulai mencari solusinya…..( Grace M.E Wetik ),-
Orang yang bahagia bukanlah orang pada lingkungan tertentu, meliankan orang dengan sikap-sikap tertentu…..( Hugh Dawns ),-
Semua orang tidak perlu menjadi malu karena berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya……( Alexander Pope ),-
Musuh paling utama didunia adalah KETAKUTAN dan KEBIMBANGAN, Teman yang paling setia hanyalah KEBERANIAN dan KEYAKINAN yang Teguh……( Andrew Jackson ),-
Tidak ada Pelaut Ulung yang lahir dari samudera yang tenang, tapi ia akan dilahirkan dari samudera yang penuh terpaan badai, gelombang dan Topan……..( D Farhan Aulawi ),-
Semua yang dimulai dengan rasa marah akan berakhir dengan rasa malu…..( Benjamin Franklin ),-
Kesuksesan adalah kemampuan anda mengatasi kegagalan tanpa kehilangan semangat untuk mencapai kesuksesan…….( Winston Churchil ),-
Penuhi pikiran anda dengan keinginan untuk meraih peluang masa depan dan jangan biarkan pikiran anda dirasuki virus ketakutan terhadap masa depan dengan cara menghindari kegagalan….( James f Byrnes ),-
Anda Tidak butuh sesuatu yang baru untuk sukses, kecuali membutuhkan cara baru yang lebih baik dalam menggunakan apa yang sudah anda miliki …..( Earl Nightingale ),-
bingung mau nulis apa...
intinya begini... hidup ini singkat, tapi jika dipikir pikir ternyata tidak sesingkat yang kita bayangkan... kematian dan kehidupan selalu datang bersamaan... ketika kehidupan datang maka kematian pasti akan menghampiri...
sejak kita dilahirkan kita selalu diajarkan akan adanya kematian...
apalagi yang kita harapakan seandainya di dalam kehidupan ini, kita hanya mementingkan diri sendiri tanpa berbagi..
hehe... bingung ya? samaaaa>>>>
Seorang teman mengatakan bahwa nikmat Ramadhan adalah saat berbuka. Namun menurut saya, Ramadhan nikmat sekali…tidak hanya saat berbuka. Kalau nikmat berbuka bisa kita rasakan di puasa-puasa sunat lainnya, namun hanya di Ramadhan kita bisa merasakan indahnya tarawih, berbuka bersama, tadarus, dan aktifitas lainnya bersama sama. Bukan hanya itu, hidangan yang tak ada di 11 bulan yang lainpun bisa kita temui di bulan istimewa ini.
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Pintu surga dibuka lebar-lebar, dan neraka terkunci rapat. Setan-setan dibelenggu. Lalu…apa lagi? suasana sudah sangat mendukung kita untuk menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya kan?
Bukankah Allah sudah berjanji untuk melipatgandakan pahala apabila kita berbuat baik. Jangankan berbuat baik, lah wong tidur saja sudah mendapatkan pahala. Kurang baik bagaimana coba? Asal saja tidak mentang-mentang puasa, lantas jadi lemas, lunglai tidak berdaya, tidak bergairah, lalu hampir mati…tidur sepanjang hari sambil memegangi perut yang melilit. Atau sebentar-sebentar ke dapur, buka kulkas..tutup lagi, ke kamar mandi kumur-kumur (minum sedikit)…tidur di bentangan handuk yang basah…hehe saya jadi buka kartu pengalaman puasa saya waktu kecil.
Ah…nikmatnya Ramadhan. Entah tahun depan kita masih bisa bertemu lagi atau tidak dengan bulan yang syahdu ini..? Wallahualam.