Beberapa materi bahan ajar TIK yang disusun dalam bentuk presentasi menggunakan program Microsoft PowerPoint untuk siswa SMP dan SMA
Kumpulan Soal-soal Ulangan Pelajaran TIK yang penulis buat, khusus untuk siswa SMP dan SMA Kosgoro Kota Bogor.  Materi Ulangan disesuaikan dengan Kurikulum KTSP.
Download :
Ulangan TIK SMA
Kelas 10
Ujian Mid Semester 1 – [ Download Soal ]
Ujian Akhir Semester 1 – [ Download Soal ]
Ujian Mid Semester 2 – [ Download Soal ]
Ujian Akhir Semester 2 – [ Download Soal ]
Kelas 11
Ujian Mid Semester 1 – [ Download Soal ]
Ujian Akhir Semester 1 – [ Download Soal ]
Ujian Mid Semester 2 – [ Download Soal ]
Ujian Akhir Semester 2 – [ Download Soal ]
Kelas 12
Ulangan Harian Semester 1 – [ Download Soal ]
Ujian Mid Semester 1 – [ Download Soal ]
Ujian Akhir Semester 1 – [ Download Soal ]
Ujian Mid Semester 2 – [ Download Soal ]
Ujian Akhir Sekolah (UAS) – [ Download Soal ]
Ujian Praktek – [ Download Soal ]
Buat para guru dan siswa yang masih bingung mau praktek listrik, tapi alat dan bahan susah didapat.. silahkan manfaatkan dan downloah lab. virtual di bawah ini :
1. CD. Lab. Virtual Listrik
2. Electricity
Cara instalasi dan penggunaan cukup mudah.
Semoga Bermanfaat....
Jika Anda tak puas dengan kondisi keuangan saat ini, saatnya untuk menggerakkan diri Anda untuk melakukan perubahan. Anda tentu tak ingin selamanya terlilit utang, atau memiliki kondisi finansial yang tidak sehat, tanpa tabungan atau dana cadangan. Penghasilan habis dalam sebulan untuk membayar semua kewajiban, dan tak tersisa untuk keinginan Anda mengembangkan diri, menjalankan hobi, berkontribusi untuk aktivitas sosial, atau bahkan mewujudkan rencana bisnis yang sudah lama Anda simpan.
Valentino Dinsi, SE, MM, MBA, pendiri Muslimcoach menekankan pentingnya membangun fondasi kuat dengan perubahan mindset.
“Apa yang Anda tuju itu yang akan Anda dapatkan, karenanya Anda harus spesifik menentukan apa yang dinginkan. Temukan diri Anda, apa sebenarnya yang Anda inginkan dalam hidup. Aktivasikan Reticular Activating System atau RAS, yang berfungsi sebagai kompas dalam diri,” papar Valentino dalam seminar bertema “Entrepreneur in You” yang diadakan oleh Department Group of Magazine.
Dalam seminar, Valentino mengelaborasi bagaimana sikap dan cara berpikir Anda untuk membantu meraih tujuan atau bahkan menarik uang sebagai salah satu cara memperbaiki kualitas hidup Anda.
1. Kemauan belajar dan mencari mentor
Orang sukses banyak jumlahnya. Buku yang berisi ragam cara menjadi sukses atau kisah sukses seseorang atau perusahaan juga berlimpah. Jika mau belajar, sumber ilmu ini bisa menjadi mentor bagi Anda untuk memulai mengubah keadaan saat ini. Terutama bagi Anda yang merasa terpuruk dengan kondisi finansial dan atau pekerjaan, yang dirasakan stagnan dan tak membuat Anda berkembang dengan potensi yang sebenarnya Anda miliki.
“Hakekat belajar adalah bertanya dan meminta jawaban”.  Pertanyaan adalah jawaban. Belajarlah dengan mentor, tanyakan bagaimana bisa menjadi sukses seperti sekarang ini, dan belajarlah dari cerita dan pengalamannya. Saya selalu menanyakan hal itu kepada mentor dan bahkan meminta untuk menjadi murid orang-orang sukses ini,” aku Valentino yang mengaku belajar dari kesuksesan Bob Sadino.
2. Aktivasi RAS dengan menuliskan apa yang Anda inginkan
Reticular Activating System atau RAS merupakan bagian dari otak yang bisa menggerakkan semangat atau motivasi untuk melakukan sesuatu. RAS, dikatakan Valentino, seperti kompas yang akan membantu Anda mendapatkan tujuan yang telah spesifik Anda tetapkan. Apapun yang Anda inginkan, kata Valentino, cobalah tuliskan di atas kertas, dan tidak disimpan saja di dalam pikiran. Menuliskan keinginan Anda sama dengan mengaktivasi RAS dalam otak. Dalam seminar, Valentino meminta peserta menuliskan deretan keinginan dengan judul utama, “10 hal yang akan saya miliki sebelum saya mati”. Coba saja ambil selembar kertas berukuran A4, lalu tuliskan judul tersebut, dan mulailah menuliskan apa yang selama ini Anda inginkan.
“Lipat kertas hingga berukuran kecil dan kantongi”. Anda sedang menuliskan masa depan untuk diri sendiri. Selama ini Anda sibuk memikirkan orang lain, jadi berikan waktu untuk diri sendiri, setidaknya dengan menuliskan apa yang ingin Anda miliki,” tuturnya. Ia mencontohkan, anak usia delapan tahun di Amerika menuliskan lebih dari 200 keinginan, dan pada usia 53 tahun, 100 persen yang ditulisnya menjadi kenyataan. Hal serupa juga terjadi pada Valentino, yang menuliskan rencana spesifik tentang target pencapaiannya sejak usianya 17-18 tahun. Hingga kini 70-80 persen daftar keinginannya terpenuhi.
3. Jawab pertanyaan ini spesifik, sebenarnya Anda ingin menjadi apa?
Hal inilah yang terjadi pada Bill Gates seperti dikisahkan Valentino dalam seminar. Pria terkaya nomor dua tahun 2010 versi majalah Forbes ini tahu sejak awal ingin menjadi apa. Karenanya ia keluar dari Harvard dan fokus dengan bisnisnya. Saat ditanya wartawan mengapa ia keluar dari Harvard, pada saat menerima gelar doktor di universitas ternama ini, Gates menjawab ia tahu ingin menjadi apa dan juga mengetahui keinginan itu tak akan terwujud jika tetap berada di Harvard.” Jadi, sebaiknya mulai kenali diri, sebenarnya Anda ingin menjadi apa? “
4. Lakukan yang terbaik dan kesempatan baik akan menghampiri Anda
Peningkatan kualitas diri perlu terus-menerus diupayakan. Lakukan saja yang terbaik, tanpa disibukkan dengan memikirkan apakah ini adil untuk Anda atau tidak, atau ada hal lain yang bisa menghambat kinerja Anda, kata Valentino. “Keberuntungan akan datang dengan sendirinya kepada orang yang selalu melakukan hal terbaik dengan pekerjaannya, atau dalam hidupnya”. Kesempatan baik akan datang pada waktu yang tak bisa diprediksi. Jadi, lakukan dan berikan hal terbaik dari diri Anda tanpa pamrih. Dan lihat nanti, saat waktunya tiba, kesempatan, keberuntungan bahkan uang, akan membayar kerja keras Anda.
Jika anda ingin berhasil dalam bisnis, Anda tidak boleh mengabaikan peringatan bahaya yang mengancam roda bisnis Anda. Dengan kata lain, jangan pernah membiarkan suatu masalah berkembang menjadi lebih serius.
Pastikan mata dan telinga terbuka, sebab beberapa sinyal bahaya yang mengancam bisnis Anda sangat jelas. Berikut ini ada 9 masalah yang menjadi perhatian anda,setiap kali mereka muncul:
1. Banyak pelanggan/klien/calon pelanggan yang meninggalkan toko Anda/tempat usaha anda tanpa membeli/melakukan transaksi apapun.
2. Banyak dari pelanggan lama/klien Anda tidak datang kembali ke toko Anda/tempat usaha anda.
3. Pelanggan mengembalikan barang/jasa (komplain/tidak puas terhadap suatu produk/jasa) dalam persentase yang lebih tinggi daripada pertimbangan Anda.
4. Penjualan pada barang/klien pada bidang jasa menurun secara signifikan dibanding periode sebelumnya.
5. Anda kesulitan memenuhi kebutuhan/permintaan klien/pelanggan dari bulan ke bulan.
6. Pelanggan kadang-kadang & sering mengeluh bahwa karyawan Anda tidak peduli terhadap masalah pembelian barang atau jasa (komplain) mereka.
7. Karyawan terbaik Anda meninggalkan pekerjaan dan bergabung dengan pesaing Anda.
8. Produk Anda sering rusak karena salah dalam mendisplai/penanganan di gudang (jika bisnis dalam penjualan barang)
9.Kekayaan bersih bisnis Anda menurun dan menurun.
Lihat ke daftar ini setiap bulan, jika ada Anda harus mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah yang ada. Jika keuntungan Anda menurun dari tahun lalu, seharusnya Anda meluncurkan kampanye iklan untuk membawa orang kembali ke toko Anda. Dengan segala cara, jangan gunakan pendekatan wait and see ketika timbul masalah-masalah ini. Jika Anda tidak mencoba untuk meringankan masalah setelah Anda menyadari hal itu, Anda mungkin menemukan bahwa Anda telah lambat saat ingin mencoba mengatasi masalah tersebut. Jadi, ambil tindakan pembenahan sedini mungkin.
Tidak ada istilah pasar lagi lesu/sepi, karena yang ada adalah klien/pelanggan anda sekarang telah memakai produk dari kompetitor anda.
Sekarang dan Lakukan sekarang…
Kesuksesan seseorang 30 % nya ditentukan oleh IQ dan 70 % ditentukan oleh EQ. EQ itu adalah yang disebut kecerdasan emosional, seperti kemampuan untuk memotivasi diri, keteguhan menghadapi frustasi (untuk mengendalikan gejolak dan penundaan gratifikasi, meregulasi mood dan tidak membiarkan mood menghambat kemampuan berpikir,serta sifat empati dan mampu berharap)
Menurut Julie Jansen, pengarang “I Don’t Know What I Want, But I Know It’s Not This”, ada 11 kunci kesuksesan seseorang, yakni:
1. Keingintahuan
Menjadi orang yang bersemangat untuk mencari tahu banyak hal dan belajar, menunjukkan ketertarikan pada hal-hal yang tak terlalu jelas, selalu menjadi orang yang berkata, “Saya ingin mengetahui lebih banyak tentang….
2. Keteguhan
Memiliki gairah, energi, fokus, dan keinginan untuk bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. Motivasi, ketekunan, dan kerja keras adalah aspek-aspek keteguhan ini.
3. Pengambilan keputusan
Cerdas merangkum suatu hal atau mengambil keputusan dan melakukan keputusan itu, berani mengambil keputusan dan menentukan sesuatu saat terdesak meski tak memiliki segala informasi yang dibutuhkan.
4. Empati
Menunjukkan perasaan kepedulian dan memahami situasi, perasaan, dan motif orang lain, serta berusaha untuk mengerti apa yang mereka rasakan.
5. Fleksibilitas
Mampu mengambil alih, merespon positif terhadap perubahaan, bisa mengikuti arah, mudah beradaptasi, tidak kaku menghadapi pesan ganda.
6. Kepercayaan diri
Percaya pada diri sendiri bahwa ia mampu dan realistis memahami dan memperhitungkan keadaan. Sebuah sikap yang kebanyakan orang akan kagumi dalam diri orang lain dan berusaha keras untuk bisa memilikinya.
7. Humor
Melihat diri sendiri dan dunia dengan rasa senang, tidak memandang hidup secara keseluruhan dan diri sendiri terlalu serius. Mampu tertawa dan menjadi orang yang menyenangkan bagi orang lain.
8. Kecerdasan
Mampu berpikir dan bekerja dengan cerdas serta tangkas. Cerdas dengan apa yang dihadapi, tidak mengubah keadaan, berencana sebelum beraksi, bekerja efisien, dan berfokus pada kualitas ketimbang kuantitas. Namun kecerdasan yang ini berbeda dari IQ.
9. Optimisme
Mengharapkan hasil terbaik dan menggali aspek positif dari sebuah situasi, melihat sesuatu dari hal yang positif ketimbang negatifnya.
10. Rasa hormat
Mengingat bahwa hal ini sama tak sulit seperti berusaha bersikap baik, melindungi harga diri orang lain, memperlakukan orang lain dengan sikap yang penuh kasih dan dengan sopan santun etika yang ada.
11. Mawas diri
Sebuah bentuk kesadaran diri yang memungkinkan Anda untuk meregulasi diri dengan memonitor diri, mengamati diri, dan mengubah proses berpikir dan sikap.
Ini adalah sebuah dasar untuk mengerti diri sendiri.
Yang mana dari kesebelas kunci ini yang menjadi kekuatan Anda? Jika tidak yakin, tanyakan kepada orang-orang terdekat Anda mengenai kekuatan atau kelemahan yang Anda miliki dari 11 kunci ini. Namun, perlu diingat, tidak semua orang memiliki semua hal di atas ini dengan kadar yang kuat semua. Hal-hal ini bisa terus dibangun dan dikuatkan.
 
Salam Sukses
Ketika mulai terjun ke dunia entrepreneur, Anda dihadapkan pada suatu komitmen untuk sebisa mungkin meraih sukses. Hal tersebut bisa saja tercapai dengan mudah bila Anda memiliki sistem pengaturan waktu yang efektif.
Dalam perjalanan bisnis Anda, jangan heran bila menemukan begitu macam kendala yang menghadang jalan menuju kesuksesan. Misalnya, setumpuk hal atau tugas yang datang secara bersamaan dan masing-masing mempunyai prioritas untuk diselesaikan tepat pada waktunya, sementara di lain pihak Anda juga diwajibkan meluangkan waktu untuk kehidupan pribadi. Lalu bagaimana Anda mengatasi hal tersebut? Berikut ini adalah enam langkah jitu untuk memandu Anda memanfaatkan waktu agar mampu meraih sukses :
1. Tentukan Prioritas
Prioritas setiap individu berbeda satu sama lain. Namun bila tujuannya adalah meraih sukses maka Anda dapat meluangkan waktu untuk mengerjakan sesuatu yang bisa menciptakan kesuksesan itu.
2. Dukungan Orang Sekitar
Membuat orang-orang di sekitar Anda memahami prioritas yang Anda pilih merupakan hal penting. Keberadaan dan dukungan orang terdekat bisa memacu Anda untuk lebih berjuang lebih keras lagi meraih sukses.
3. Luangkan Waktu Dengan Efektif
Sebagian besar orang mengeluh tak memiliki ide untuk melakukan sesuatu dengan waktu yang dimiliki tapi juga mengeluh bahwa mereka tak mempunyai banyak waktu. Catat kegiatan Anda untuk melihat berapa jam waktu yang Anda buang secara percuma dan berapa jam yang terpakai secara efektif.
4. Buat Jadwal Berdasarkan Prioritas
Terbiasa membuat jadwal kegiatan sehari-hari bisa membantu Anda menyelesaikan pekerjaan berdasarkan prioritas.
5. Menambah Waktu
Satu-satunya cara untuk menambah waktu yang Anda miliki adalah dengan menyelesaikan tugas tepat pada waktunya. Bagaimana caranya? Kerjakan dan selesaikan tugas dengan meningkatkan produktifitas Anda.
6. Modifikasi Prioritas
Perubahan akan terjadi seiring perjalanan bisnis Anda. Semakin maju usaha Anda, semakin sibuk Anda akan dibuatnya. Memodifikasi prioritas diperlukan dalam hal ini. Lakukan modifikasi itu dengan melakukan kontrol yang baik.
Banyak orang yang mencoba untuk berwiraswasta, tak semuanya berhasil. Pendiri Grup Saratoga dan Recapital Sandiaga Uno menceritakan rahasia suksesnya.
Pengusaha muda yang juga orang terkaya nomor 27 di Indonesia ini menekankan bahwa sikap mental adalah modal utama bagi calon pengusaha. Sikap mental ini harus dimiliki pengusaha dan calon pengusaha yang ingin berhasil.
Pertama, seorang wirausahawan harus punya pola pikir seperti pengusaha. “Mereka harus punya paradigma yang positif dan optimis,” kata Sandiaga saat ditemui Yahoo! di kantornya, 26 April lalu.
Sandiaga sendiri mulai berwiraswasta setelah dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja pada 1997. Untuk memulai usaha, modal bukan hal yang dinilai penting oleh Sandiaga. Tabu baginya untuk berkata “saya mau mulai berusaha tapi tak ada modal”.
“Kuncinya adalah kemauan. Begitu kemauan ada, harus ada keberanian,” kata dia. Keberanian tersebut akan menjadi modal yang paling utama dengan dukungan ide, rencana mencapai kesuksesan, kemampuan berjejaring dan kepercayaan dari kolega bisnis.
Dengan rangkuman bisnis yang solid tersebut, Sandiaga percaya, bukan pengusaha yang akan mencari modal melainkan modal yang akan menghampiri. Saat mengawali usahanya, Sandiaga mengakui bahwa menjalin usaha memang sangat sulit. Pernah selama enam bulan dia tak mendapatkan satu klien pun. “Sulit sekali mendapatkan kepercayaan dari investor,” kata dia.
Seorang pengusaha juga harus mengubah paradigmanya, bukan lagi sebagai karyawan yang menggantungkan hidupnya dari gaji bulanan. Kondisi terjamin itu membuat karyawan tak suka mengambil risiko. Padahal, seorang pengusaha harus berani mengambil risiko.
Pengusaha jatuh bangun karena bisnis memang penuh risiko,” kata dia. Sandiaga menekankan bahwa kesuksesan tak pernah instan. Kesuksesan hanya dapat dicapai dengan kerja keras dan pantang menyerah.
Semangat…Semangat dan Semangat…
1. Tentukan Minat
Jika Anda telah siap untuk memasuki dunia bisnis, pilihlah usaha bisnis yang paling Anda minati. Entah dalam bidang kuliner, fashion, atau jasa. Ukur kemampuan dan pengetahuan untuk mengelolanya. Anda harus mengerti bidang bisnis yang akan dijalankan.
2. Mulailah Melangkah
Jika sudah memiliki pilihan, bersiaplah melangkah. Anda bisa mengajak rekan yang terpercaya untuk bergabung. Deborah menekankan, modal bukan hambatan. Bisnis selalu memberi peluang dan solusi.
3. Bergairah
Gairah untuk melakukan usaha merupakan hal penting dan harus selalu dijaga. Bisnis yang sukses tidak mengenal mood.
4. Pelajari Pasar
Lakukan riset tentang kompetitor bisnis Anda, baik dalam hal promosi atau harga. Jika Anda bermain dalam bisnis kuliner, cobalah untuk membandingkan rasa dan harga. Kemudian tanyakan pendapat konsumen tentang produk yang Anda jual, apakah mereka puas atau tidak.
5. Jaring Pelanggan
Pelajarilah perilaku konsumen dan lakukan pemasaran. Jangan ragu untuk memberikan promosi sebagai langkah pengenalan, seperti diskon setengah harga. Pelanggan merupakan unsur yang sangat penting dalam bisnis, jangan hubungan baik dan puaskan mereka.
6. Ikuti Aturan
Bisnis mengenal banyak aturan. Pertama, selesaikan perizinan usaha yang ditetapkan pemerintah. Kedua, buatlah aturan pribadi tentang usaha yang dijalankan, seperti jam operasional hingga pengelolaan anggaran.
7. Inovasi
Tak ada pendapatan tetap dalam bisnis. Jika memang bisnis Anda kurang berkembang, lakukan inovasi dengan segera, baik dalam segi produk atau pemasaran. Jangan buang waktu percuma untuk meratapi kegagalan.
8. Buat Rekening Bisnis
Bedakan antara uang pribadi dengan keuntungan bisnis. Gunakan 70 persen keuntungan untuk ditabung. Sisanya bisa Anda gunakan untuk kepentingan pribadi.
9. Belajar dan Belajar
Carilah ilmu sebanyak mungkin, dari buku, internet, atau berkomunikasi langsung dengan mereka yang berhasil menjalani bisnis.
10. Tekun
Tak selamanya bisnis berjalan lancar. Kegagalan itu merupakan hal yang biasa, jadikan sebagai pelajaran, bukan akhir dari perjalanan bisnis Anda. Jika Anda mengamati kisah di balik orang-orang sukses, pasti akan menemukan kuncinya, ketekunan
Semoga Bermanfaat
Memulai sebuah usaha, entah itu besar atau kecil memang gampang-gampang susah. Apalagi bagi kita yang belum pernah atau belum berpengalaman dalam bisnis. Sehingga tidak jarang ada yang tidak jadi memulai usaha gara-gara terlalu banyak berpikir ini itu. Namun Arifin Nova Memberikan Tips dalam Blognya, yang ia beri judul 10 cara mudah mulai usaha.
1. Hobi, adalah cara paling mudah, enjoy dan anda lebih paham dengan bidang yang ditekuni. Contoh: bisnis bunga, bengkel, dan catering.
2. Terdesak kebutuhan, seperti PHK, menganggur, bisnis lesu atau orang tua meninggal, sehingga terpaksa jualan pakaian, kue, koran, dll. Ini adalah cara yang sulit, tetapi dengan kerja keras, sukses adalah mungkin.
3. Diajak teman, keluarga atau kolega untuk ikut MLM. Dengan modal relatif kecil dan sistem network yang baik, anda berpeluang untuk sukses.
4. Inspirasi dari koran, TV, internet, obrolan teman kantor, rumpi-rumpi tetangga atau lagi jalan-jalan sore. Begitu anda melihat “WOW”, langsung anda sulit tidur untuk segera mewujudkan mimpi bisnis anda.
5. Melanjutkan usaha keluarga, sehingga pada akhirnya dengan “tangan dingin” anda bisnis jadi lebih berkembang.
6. Mengisi waktu luang, seperti pensiunan, penulis, dll, lalu membuka toko kelontong, counter voucher HP, refil aqua, dan usaha konsultan.
7. Lihat peluang di tempat kerja, usaha teman, masalah yang berbau bisnis di sekitar rumah anda, seperti usaha laundry, rental PS, cleaning service, dll.
8. Memanfaatkan ilmu dan skill anda, seperti usaha penerjemahan, konsultan properti,toko/service komputer dan bimbingan belajar.
9. Ikut coaching, diklat, training, dan lokakarya, seperti sablon, elektronika dan salon.
10. Tiru bisnis di tempat kerja, lalu buka usaha serupa.
Welcome to My Blog

- Copyright © TBM Al-Hikmah -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -