Bagi rekan-rekan guru seni budaya, berikut saya share kumpulan bahan ajar mata pelajaran seni budaya format power point dan doc. bahan ajar seni budaya ini sangat cocok untuk diaplikasikan di sekolah-sekolah yang sudah memilki media pembelajaran seperti LCD Proyektor.
Bahan ajar Seni budaya ini mengacu pada kurikulum KTSP yang terbaru, silahkan di download saja untuk membuktikannya.
Bagi rekan-rekan yang membutuhkan bahan ajar pada mata pelajaran lainnya, silahkan request saja di kolom komentar, nanti saya share selengkapnya.
Semoga bahan ajar seni budaya ini bermanfaat bagi rekan-rekan guru dan bermanfaat bagi siswa-siswi di sekolah masing-masing. bahan ajar seni budaya ini masih bisa di edit, dapat dibuka menggunakan microsoft office powerpoint. silahkan edit sesukanya.
Selamat mendownload...
Cara download bahan ajar seni budaya ini tinggal klik pada materi yang di inginkan
Menjadi seorang guru adalah karunia yang sangat mulia terlebih lagi bila dilakukan dengan keikhlasan, dan hati yang tulus akan dapat menjadikan seorang guru merlimpah pahala dan amal kebaikan. tentu saja guru memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun masyarakat di negeri ini, negeri yang kaya raya dengan berjuta-juta guru didalamnya, wajar saja perhatian pemerintah terhadap nasib seorang guru kian lama kian terkikisa terutama terhadap kesejahteraan guru honorer..Meskipun begitu, menjadi guru adalah pilihan terbaik, dikarenakan setiap manusia dituntut untuk mencari ilmu dan juga mengamalkannya. nah, pada tulisan kali ini, kita akan mencoba lebih menghayati apa saja sih yang dilakukan seorang guru mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, dan juga apa saja peranan dan kewajibannya didalam proses pendidikan.
PENGERTIAN
Peran adalah tingkah laku yang dipentaskan individu berkenaan dengan kedudukan atau statusnya. Peranan merupakan aspek dinamis dari status. Jika seseorang melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan status yang dimilikinya, maka ia telah menjalankan peranannya.
Pengertian keberhasilan pada konteks tulisan ini diukur dengan angka yang diperoleh siswa pada setiap mata pelajaran yang tercantum di raport siswa, atau sekurang-kurangnya angka yang diperoleh siswa dari evaluasi/ulangan dan ujian. Kurang dari angka 6 (enam) tidak berhasil, antara 6 – 7,9 mendapat predikat penilaian cukup, dan 8 (delapan) ke atas baik atau berhasil. Angka 6 (enam) pada umumnya diletakkan sebagai ”batas” atau ukuran berhasil dan tidak berhasil.
Gagal dipahami sebagai tidak berhasilnya siswa mencapai angka/nilai minimal yang menggambarkan pencapaian kompetensi tertentu sebagai standar untuk naik kelas atau lulus. (polldaddy poll=1743372)
Siswa adalah peserta didik/subyek didik pada sekolah formal pada jenjang tertentu, misalnya SD, SMP, SMU dll.
Secara gampangnya tulisan ini hendak mendeskripsikan seberapa besar peran seorang guru dalam ikut andil mempengaruhi siswa mencapai keberhasilannya. Berhasil dan gagal (terbatas) diukur dari nilai angka siswa pada rapor, yang menentukan naik/lulus tidaknya siswa itu. Besaran peran guru dimaksud dicoba untuk dikwantifikasi (diangkakan secara numerik statistik) meski sangat sulit mencapai tingkat generalisasi konklusi yang presisi bulat utuh dan dapat dianggap mewakili peran guru.
Dalam peng-angkaan untuk mencapai besaran prosentase peran guru, diandaikan bahwa setiap guru telah menjalankan semua peranannya. Semua komponen yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam keberhasilan siswa, seperti orangtua siswa/rumah tangga, mastarakat lingkungan, juga menjalankan perannya dengan baik. Alokasi waktu yang menjadi domain masing-masing dikwantifikasi.
PERANAN GURU
Dalam bukunya BURUNG BERKICAU Anthony de Mello menulis pengandaian sebagai berikut:
Seorang murid mengeluh kepada Gurunya
’Bapak menuturkan banyak cerita,
Tetapi tidak pernah
Menerangkan maknanya kepada kami’
Jawab sang Guru:
’Bagaimana pendapatmu, Nak,
Andaikan seorang menawarkan
Buah kepadamu, namun
Mengunyahkannya dahulu
Bagimu?’
Dalam bukunya BURUNG BERKICAU Anthony de Mello menulis pengandaian sebagai berikut:
Seorang murid mengeluh kepada Gurunya
’Bapak menuturkan banyak cerita,
Tetapi tidak pernah
Menerangkan maknanya kepada kami’
Jawab sang Guru:
’Bagaimana pendapatmu, Nak,
Andaikan seorang menawarkan
Buah kepadamu, namun
Mengunyahkannya dahulu
Bagimu?’
Dari perumpamaan de Mello dipahami bahwa peran seorang guru bukanlah penentu dan ada batas-batasnya. Batas itu dibahasakan sebagai peran menawarkan buah (baca=menyampaikan, menerangkan/menjelaskan materi ajar yang tentunya dengan berbagai methode dan media), namun tetaplah murid yang ”mengunyahnya” (subyek belajar). Pada teori belajar modern yang memberikan banyak peran pada siswa sebagai subyek belajar secara lebih luas, maka guru memposisikan dirinya sebagai fasilitator. Guru memfasilitasi kebutuhan belajar muridnya.
WF Connell (1972) membedakan tujuh peran seorang guru yaitu
- Pendidik (nurturer),
- Model,
- Pengajar dan pembimbing,
- Pelajar (learner),
- Komunikator terhadap masyarakat setempat,
- Pekerja administrasi, serta
- Kesetiaan terhadap lembaga.
Guru killer adakah ?
Peran guru sebagai pendidik (nurturer) merupakan peran-peran yang berkaitan dengan tugas-tugas memberi bantuan dan dorongan (supporter), tugas-tugas pengawasan dan pembinaan (supervisor) serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak agar anak itu menjadi patuh terhadap aturan-aturan sekolah dan norma hidup dalam keluarga dan masyarakat. Tugas-tugas ini berkaitan dengan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak untuk memperoleh pengalaman-pengalaman lebih lanjut seperti penggunaan kesehatan jasmani, bebas dari orang tua, dan orang dewasa yang lain, moralitas tanggungjawab kemasyarakatan, pengetahuan dan keterampilan dasar, persiapan.untuk perkawinan dan hidup berkeluarga, pemilihan jabatan, dan hal-hal yang bersifat personal dan spiritual. Oleh karena itu tugas guru dapat disebut pendidik dan pemeliharaan anak.
Guru sebagai penanggung jawab pendisiplinan anak harus mengontrol setiap aktivitas anak-anak agar tingkah laku anak tidak menyimpang dengan norma-norma yang ada.
Peran guru sebagai model atau menjadi contoh bagi anak. Setiap anak mengharapkan guru mereka dapat menjadi contoh atau model baginya. Oleh karena itu tingkah laku pendidik baik guru, orang tua atau tokoh-tokoh masyarakat harus sesuai dengan norma-norma yang dianut oleh masyarakat, bangsa dan negara. Karena nilai nilai dasar negara dan bangsa Indonesia adalah Pancasila, maka tingkah laku pendidik harus selalu diresapi oleh nilai-nilai Pancasila.
Peranan guru sebagai pengajar dan pembimbing dalam pengalaman belajar. Setiap guru harus memberikan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman lain di luar fungsi sekolah seperti persiapan perkawinan dan kehidupan keluarga, hasil belajar yang berupa tingkah laku pribadi dan spiritual dan memilih pekerjaan di masyarakat, hasil belajar yang berkaitan dengan tanggung jawab sosial tingkah laku sosial anak. Kurikulum harus berisi hal-hal tersebut di atas sehingga anak memiliki pribadi yang sesuai dengan nilai-nilai hidup yang dianut oleh bangsa dan negaranya, mempunyai pengetahuan dan keterampilan dasar untuk hidup dalam masyarakat dan pengetahuan untuk mengembangkan kemampuannya lebih lanjut.
Peran guru sebagai pelajar (learner). Seorang guru dituntut untuk selalu menambah pengetahuan dan keterampilan agar supaya pengetahuan dan keterampilan yang dirnilikinya tidak ketinggalan jaman. Pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai tidak hanya terbatas pada pengetahuan yang berkaitan dengan pengembangan tugas profesional, tetapi juga tugas kemasyarakatan maupun tugas kemanusiaan.
Peran guru sebagai setiawan dalam lembaga pendidikan. Seorang guru diharapkan dapat membantu kawannya yang memerlukan bantuan dalam mengembangkan kemampuannya. Bantuan dapat secara langsung melalui pertemuan-pertemuan resmi maupun pertemuan insidental.
Peranan guru sebagai komunikator pembangunan masyarakat. Seorang guru diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang yang sedang dilakukan. Ia dapat mengembangkan kemampuannya pada bidang-bidang dikuasainya.
Guru sebagai administrator. Seorang guru tidak hanya sebagai pendidik dan pengajar, tetapi juga sebagai administrator pada bidang pendidikan dan pengajaran. Oleh karena itu seorang guru dituntut bekerja secara administrasi teratur. Segala pelaksanaan dalam kaitannya proses belajar mengajar perlu diadministrasikan secara baik. Sebab administrasi yang dikerjakan seperti membuat rencana mengajar, mencatat hasil belajar dan sebagainya merupakan dokumen yang berharga bahwa ia telah melaksanakan tugasnya dengan baik.
SIAPA YANG BERHASIL dan SIAPA YANG GAGAL ?
Ada banyak ukuran/kriteria berhasil dalam masyarakat. Berhasil dari ukuran materi atau kekayaan, ukuran pangkat dan jabatan, sampai ukuran yang sangat subyektif yang bersifat rohani. (misalnya sering kita dengar pernyataan percuma kaya raya kalau tidak bahagia hidupnya). Apa yang dicari manusia dalam hidupnya? Kan kebahagiaan (lahir-bathin)!! …. lalu apa ukuran kebahagiaan lahir-bathin itu? Setiap insan tentulah punya ukuran yang bersifat subyektif. Pada tulisan ini berhasil dan gagal diinterpretasikan dengan diukur dari nilai angka siswa pada rapor, yang menentukan naik/lulus tidaknya siswa itu.
Salah satu peran guru adalah sebagai pengajar dan pembimbing. Pada peran mengajar, guru berkewajiban (berperan) memberikan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman berkenaan dengan kompetensi-kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa pada materi ajar sesuai dengan kurikulum. Waktu yang dialokasikan untuk guru menjalankan peran ini sudah ditentukan oleh kurikulum. Misalkan waktu untuk belajar IPS di SD-YPJ-KK kelas V (lima) per minggu adalah 4 jam pelajaran (@ 40 menit), demikian pula mata pelajaran yang lainnya.
Pada kegiatan belajar mengajar di kelas, guru juga menjalankan perannya sebagai ‘pembimbing’. Pembimbing berasal dari kata bimbing yang berarti pimpin, asuh, tuntun. Membimbing sama dengan menuntun, sebagaimana Ibu menuntun anaknya yang baru belajar berjalan. Sang Ibu dapat membawa anak itu kemana saja dikehendakinya. Namun ketika sang anak sudah berjalan sendiri, peran Ibu menjadi mengawasi dan menjaga agar si anak tidak berjalan ke arah yang dapat mencelakakan, tetapi ke jalan yang seharusnya. Demikian pula guru adalah pembimbing yang menunjukkan jalan dalam proses belajar mengajar, dengan pengetahuan dan pengalamannya. Membimbing merupakan upaya guru membantu siswanya dalam mencapai tujuan belajarnya.
Guru adalah panggilan
Dapatkah kita katakan bahwa apabila guru sudah secara penuh menjalankan perannya mengajar dan membimbing, dan karenanya seorang siswa berhasil mencapai prestasi gemilang lalu keberhasilan itu dialamatkan bahwa guru tersebut berhasil? Bagaimana mengukurnya? Adakah keberhasilan siswa itu didorong oleh faktor-faktor dari luar campur tangan guru? Misalkan faktor intern siswa dari sikap dan perilakunya yang rajin belajar, tekun dan minat serta talenta? Atau faktor ekstern misalkan ikut les/privat, belajar kelompok, kepedulian dan pendampingan orangtua yang sabar dan kontinue?
Atau sebaliknya, apabila guru sudah menjalankan perannya secara penuh mengajar dan membimbing (sebagaimana dialami siswa yang berhasil di atas), dapatkah pula kita menjustifikasi jika seorang siswa gagal, tidak naik kelas atau tidak lulus lalu kesalahan kita alamatkan pada guru? Benarkah bahwa kegagalan siswa adalah karena gurunya? Bagaimana mengukur bahwa yang gagal adalah guru? Bukankah kelasnya sama, gurunya sama, bukunya sama, materi ajarnya sama, soal dan alat evaluasinya sama, yang diajarkan sama, perlakuan yang diperankan guru sama? Singkatnya guru menjalankan peran kepada siswa-siswinya secara adil dan sama. Lalu mengapa ada siswa gagal diantara teman-temannya yang berhasil? Adakah faktor kegagalan yang ada pada siswa itu sendiri?, misalkan faktor intern kepribadian, sikap dan tingkah laku siswa malas, sering tidak masuk sekolah atau bolos, tidak mengerjakan tugas maupun pekerjaan yang diberikan guru (PR) dll?
Siswa yang sering tidak masuk sekolah karena sakit, ijin, bolos atau alasan lainnya pastilah ketinggalan banyak materi pelajaran. Satu hari saja siswa tidak masuk sekolah maka pukul rata siswa itu ketinggalan 3-4 bidang studi materi ajar. Andai minggu berikutnya diadakan uji kompetensi atas materi ajar dimana ketika itu siswa tidak masuk sekolah, akankah siswa dimaksud dapat mengerjakannya?, apalagi jika di rumah tidak belajar atau menanyakan pada teman sekelasnya, dan pada ke empat bidang studi itu diadakan ujian. Bayangkan jika siswa sering tidak masuk sekolah, tidak mengerjakan tugas dan PR-nya yang diberikan guru, padahal semua assesment (evaluasi) dalam bentuk tugas, PR, latihan, ujian dimasukkan integral ke dalam rapor.
Kegiatan belajar mengajar di sekolah bersifat klasikal. Waktu yang dialokasikan untuk guru dalam mengajar dan membimbing terbatas, dan tidak dapat optimal melayani klasikal manakala dalam waktu bersamaan memperhatikan individu khusus untuk seorang siswa yang terlambat pelajarannya karena tidak masuk sekolah. Jika pun keadaan semacam itu dijalankan, pasti terjadi ketimpangan/tidak ideal atau terganggu. Dalam usaha mengejar ketertinggalan yang dialami siswa karena ketidakhadiran, biasanya guru memberikan tugas atau memberikan remidial pembelajaran jika guru punya waktu di luar tugas mengajarnya. Namun kita semua memahami bahwa di luar waktu tugasnya seorang guru memiliki privasi. Bergantung pada kesediaan guru meluangkan waktunya. Sebagai orangtua, tidaklah mungkin menuntut guru memberikan waktu khusus untuk melayani mengejar ketertinggalan anaknya pada jam tugas mengajar.
BESARAN PERAN GURU
Untuk memahami seberapa besar peran yang menjadi tanggungjawab guru dalam andil atas berhasil dan gagalnya seorang siswa, kita tetap memakaikan batasan-batasan yang telah dituliskan di atas. Guru hanyalah satu dari banyak komponen yang ikut andil memainkan peran mempengaruhi keberhasilan.Terdapat banyak komponen yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam belajar, diantaranya Komponen fisik seperti tempat dan fasilitas belajar, ketersediaan buku, seragam/alat, kesehatan si anak/siswa, asupan gizi makanan, gangguan saat belajar dari TV atau media lainnya; komponen sosial seperti lingkungan keluarga, masyarakat, teman sebaya yang menjadi ’model’ bagi terbentuknya tingkah laku dan sifat anak ; komponen waktu yang digunakan siswa dalam belajar; dan komponen psikis berupa perlakuan lingkungan sosialnya terutama orangtua terhadap kejiwaan anak/siswa.
Apabila tinjauan peran guru kita ukur dari waktu yang dialokasikan untuk mengajar dan membimbing siswa pada bidang studinya, maka besaran peran guru tidak terlalu signifikan dalam menentukan keberhasilan dan gagalnya siswa. Idealnya jika alokasi belajar IPS di sekolah 4 jam (@ 40 menit) per minggu, maka siswa belajar IPS secara mandiri 4 jam, ditambah latihan soal-soal minimal 2 jam, dalam keadaan ada, ataupun tidak ada tugas/PR. Ketika siswa belajar secara mandiri di rumah, maka peran orangtua menjadi dominan. Seberapa besar perhatian orangtua, pendampingan orangtua dan bimbingan yang diberikan orangtua dalam belajar mandiri di rumah, memiliki pengaruh yang besar. Kalau kita perbandingkan dimana keberadaan anak dalam sehari, maka waktu yang menjadi tanggung jawab guru/sekolah lebih pendek dari waktu yang digunakan siswa diluar tanggungjawab sekolah/guru. Perhatikan ilustrasi di bawah:
WAKTU YANG DIGUNAKAN SISWA SD-YPJ-KK KELAS V (FIVE DAY SCHOOL)
07.00 WITA – 14.05 WITA Sekolah
14.05 WITA – 21.00 WITA Di Rumah (bersama orangtua)
21.00 WITA – 06.00 WITA Tidur / istirahat
06.00 WITA – 07.00 WITA Persiapan dan pergi sekolah
Catatan : Hari Sabtu dan Minggu libur
Hari besar (libur nasional) ikut libur
Liburan semester (2kali) rata-rata 45 – 50 hari dalam setahun.
Alokasi kegiatan siswa yang menjadi tanggungjawab guru/sekolah adalah antara 6,5 – 7 jam. X 5 hari sekolah = 35 jam ( 40 jam pelajaran @ 40 menit). Jadi rata-rata belajar per minggu adalah 35 jam : 7 hari = 5 jam (@ 60 menit). Dari alokasi waktu dalam sehari, maka guru/sekolah hanya mengambil tanggungjawab sebesar 5 jam : 24 jam/hari X 100% = 28,33%. Lebih dari 71% waktu siswa dalam sehari berada di bawah tanggungjawab orangtua. Dari besaran peran guru 28,33% itu, masih dibagi-bagi lagi ke dalam setidaknya 10 mata pelajaran! Makin tambah kecil waktu guru memerankan perannya mengajar bidang studi yang diampu. Dan ingat, kita masih belum menghitung hari libur serta liburan semester pada catatan di atas.
Acapkali masyarakat, pers/media “melempar” bahwa sekolah harus bertanggungjawab atas kegagalan siswa. Guru harus bertanggungjawab atas kegagalan siswanya. Semantara apabila siswa memperoleh prestasi semua pihak mengklaim bahwa keberhasilan siswa itu adalah karena peran dan campur tangan mereka. Terlepas persoalan besar kecilnya peran kita, baik guru, orangtua, masyarakat, pemerintah dan siswa itu sendiri sebagai subyek belajar, apabila salah satu komponen dalam belajar tidak menjalankan perannya dengan baik, maka kemungkinan berhasil menjadi mengecil. Karenanya, sekecil apapun tugas dan peranan guru harus diperankan dengan baik dan profesional. Demikian komponen lainnya. Bagi penulis, subyek belajar (siswa) itu sendiri yang paling menentukan berhasil tidaknya dia dalam belajar. Bukan semua hal di luar siswa. Peran guru terbatas pada mentransfer dan memfasilitasi dalam proses belajar mengajar. Siswa yang merupakan subyek belajar! bukan guru! Bagaikan seorang anak yang akan makan, Seorang ibu menyiapkan hidangan makanannya (nasi, sayur dan lauk-pauknya = materi ajar/knowledge), menyiapkan piring, sendok, gelas dan garpu = alat/perangkat ajar misalkan worksheet, tts, buku, dll. Pada ahirnya yang menentukan adalah akankah anak makan? Bagaimana anak makan? Jika si anak makan, apa yang dia makan? berapa banyak dan seberapa cepat dia makan, akan mempengaruhi pertumbuhannya = akan mempengaruhi ilmu pengetahuan yang diperolehnya.
Banyak sekali terjadi salah penafsiran terhadap ciri-ciri antara orang sukses dengan orang gagal, karena sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa kegagalan adalah awal dari kesuksesan, tapi meskipun begitu ada baiknya kita tidak selalu gagal untuk memulai sebuah kesuksesan.
Untuk lebih mencermati kebiasaan-kebiasaan dan ciri-ciri yang dapat menyebabkan terjadinya kesuksesan dan kegagalan tersebut berikut saya berikan beberapa point yang membedakan kedua tipe kegagalan dan kesuksesan tersebut, silahkan diresapi untuk diambil hikmahnya saja.. jika ada yang salah, mohon dikoreksi karena ini hanyalah pandangan saya semata.
Sukses Vs Gagal
1
Orang Sukses Selalu Berkata SAYA BISA
Orang Gagal Selalu Berkata SAYA TIDAK BISA
2
Orang Sukses Bersikap Proaktif
Orang Gagal Bersikap Reaktif
3
Orang Sukses Bersikap Dinamis
Orang Gagal Bersikap Statis
4
Orang Sukses Bersikap Optimis
Orang Gagal Bersikap Pesimis
5
Orang Sukses Memiliki Prioritas
Orang Gagal Tidak Memiliki Prioritas
6
Orang Sukses Disiplin
Orang Gagal Indisipliner
7
Orang Sukses Penuh Percaya Diri
Orang Gagal Percaya Pada Nasib
8
Orang Sukses Berani Mengambil Suatu Keputusan
Orang Gagal Ragu-ragu Mengambil Suatu Keputusan
9
Orang Sukses Mandiri
Orang Gagal Tergantung Pada Orang Lain
10
Orang Sukses Belajar dari Keberhasilan Orang Lain
Orang Gagal Iri Terhadap Keberhasilan Orang Lain
11
Orang Sukses Tidak Mudah Puas Atas Suatu Keberhasilan
Orang Gagal Mudah Puas Atas Suatu Keberhasilan
12
Orang Sukses Giat Mencari Inovasi Baru
Orang Gagal Malas Mencari Inovasi Baru
13
Orang Sukses Positif Thinking
Orang Gagal Negatif Thinking
14
Orang Sukses Berpikir Menang-Menang
Orang Gagal Berpikir Menang-Kalah
15
Orang Sukses Berpikir Dulu Baru Bertindak
Orang Gagal Berindak Dulu Baru Berpikir
16
Orang Sukses Mengendalikan Lingkungan
Orang Gagal Dikendalikan Lingkungan
17
Orang Sukses Menciptakan Kesempatan / Peluang
Orang Gagal Menunggu Kesempatan / Peluang
18
Orang Sukses Cermat / Teliti Dalam Bekerja
Orang Gagal Ceroboh / Terburu-buru Dalam Bekerja
19
Orang Sukses Mencari Solusi Atas Suatu Masalah
Orang Gagal Mencari Kambing Hitam Atas Suatu Masalah
20
Orang Sukses Terus Berusaha Walau Gagal
Orang Gagal Putus Asa Bila Mengalami Kegagalannya
21
Orang Sukses Menganggap Kegagalan Awal Suatu Keberhasilan
Orang Gagal Menganggap Kegagalan Akhir Dari Segalanya
22
Orang Sukses Menghadapi Masalah Sebagai Batu Loncatan
Orang Gagal Menghadapai Masalah Sebagai Batu Rintangan
23
Orang Sukses Introspeksi Diri
Orang Gagal Menyalahkan Orang Lain
24
Orang Sukses Menyelesaikan Pekerjaan Sebagai Suatu Kewajiban
Orang Gagal Menyelesaikan Pekerjaan Sebagai Suatu Beban
25
Orang Sukses Mau Menerima Kritikan Untuk Kemajuan
Orang Gagal Marah Bila Dikritik
26
Orang Sukses Tidak Malu Bertanya & Minta Bantuan Orang Lain
Orang Gagal Malu Bertanya & Minta Bantuan Orang Lain
27
Orang Sukses Mau Bekerja-sama
Orang Gagal One Man Show
On Eagle's Wings
Orang Gagal Selalu Berkata SAYA TIDAK BISA
2
Orang Sukses Bersikap Proaktif
Orang Gagal Bersikap Reaktif
3
Orang Sukses Bersikap Dinamis
Orang Gagal Bersikap Statis
4
Orang Sukses Bersikap Optimis
Orang Gagal Bersikap Pesimis
5
Orang Sukses Memiliki Prioritas
Orang Gagal Tidak Memiliki Prioritas
6
Orang Sukses Disiplin
Orang Gagal Indisipliner
7
Orang Sukses Penuh Percaya Diri
Orang Gagal Percaya Pada Nasib
8
Orang Sukses Berani Mengambil Suatu Keputusan
Orang Gagal Ragu-ragu Mengambil Suatu Keputusan
9
Orang Sukses Mandiri
Orang Gagal Tergantung Pada Orang Lain
10
Orang Sukses Belajar dari Keberhasilan Orang Lain
Orang Gagal Iri Terhadap Keberhasilan Orang Lain
11
Orang Sukses Tidak Mudah Puas Atas Suatu Keberhasilan
Orang Gagal Mudah Puas Atas Suatu Keberhasilan
12
Orang Sukses Giat Mencari Inovasi Baru
Orang Gagal Malas Mencari Inovasi Baru
13
Orang Sukses Positif Thinking
Orang Gagal Negatif Thinking
14
Orang Sukses Berpikir Menang-Menang
Orang Gagal Berpikir Menang-Kalah
15
Orang Sukses Berpikir Dulu Baru Bertindak
Orang Gagal Berindak Dulu Baru Berpikir
16
Orang Sukses Mengendalikan Lingkungan
Orang Gagal Dikendalikan Lingkungan
17
Orang Sukses Menciptakan Kesempatan / Peluang
Orang Gagal Menunggu Kesempatan / Peluang
18
Orang Sukses Cermat / Teliti Dalam Bekerja
Orang Gagal Ceroboh / Terburu-buru Dalam Bekerja
19
Orang Sukses Mencari Solusi Atas Suatu Masalah
Orang Gagal Mencari Kambing Hitam Atas Suatu Masalah
20
Orang Sukses Terus Berusaha Walau Gagal
Orang Gagal Putus Asa Bila Mengalami Kegagalannya
21
Orang Sukses Menganggap Kegagalan Awal Suatu Keberhasilan
Orang Gagal Menganggap Kegagalan Akhir Dari Segalanya
22
Orang Sukses Menghadapi Masalah Sebagai Batu Loncatan
Orang Gagal Menghadapai Masalah Sebagai Batu Rintangan
23
Orang Sukses Introspeksi Diri
Orang Gagal Menyalahkan Orang Lain
24
Orang Sukses Menyelesaikan Pekerjaan Sebagai Suatu Kewajiban
Orang Gagal Menyelesaikan Pekerjaan Sebagai Suatu Beban
25
Orang Sukses Mau Menerima Kritikan Untuk Kemajuan
Orang Gagal Marah Bila Dikritik
26
Orang Sukses Tidak Malu Bertanya & Minta Bantuan Orang Lain
Orang Gagal Malu Bertanya & Minta Bantuan Orang Lain
27
Orang Sukses Mau Bekerja-sama
Orang Gagal One Man Show
On Eagle's Wings
- Orang sukses adalah mereka yang berfikir dalam memecahkan masalah, adapun orang yang gagal adalah orang yang berfikir didalam masalah.
- Orang yang sukses tidak pernah habis pola pikirnya, namun orang yang gagal tidak akan habis alasannya.
- Orang yang sukses akan membantu orang lain, sedang orang gagal adalah orang yang masih diprediksi ada bantan dari mereka.
- Orang yang sukses melihat sebah jalan keluar dalam setiap masalah, sedang orang gagal melihat masalah di setiap jalan keluar.Orang yang sukses berkata : Jalan keluar itu sulit tetapi mngkin dilakukan, sedang orang gagal mengatakan jalan keluar mungkin dilakukan tapi sulit.
- Orang yang sukses memliki cita - cita yang akan diwujudkan, sedangkan orang gagal memilikai angan - angan serta mimpi yang mengacaukan.
- Orang yang sukses mengaktakan : Pergaulilah orang dengan pergaulan yang kamu suka diperlakukanya, sedangkan orang gagal berkata : Tipulah mausia sebelum mereka menipumu.
- Orang yang sukses melihat adanya cita- cita dalam bekerja, sedangka orang yang gagal melihat rasa sakit didalamnya.
- Orang yang sukses berdebat dengan kemampuan dan dengan gaya bahasa yang lembut, sedang orang yang gagal berdebat dangan kelemahan serta gaya baasa yang kasar.
- Orang yang sukses berpegang dengan yang bernilai dan meninggalkan perkara yang kecil, sedang oragn yang gagal bergantung kepada perkara kecil dan meninggalkan perkara yang bernilai.
- Orang yang sukses membuat peristiwa, Sedang orang gagal dibentuk oleh peristiwa.
- Orang yang sukses melihat ke masa yang akan datang, dan merencanakan langkah langkah yang mungkin dilakukan, sedang orang gagal melhat ke masa yang akan datang dan merencanakan langkah - langkah yang mustahil dilakukan.
- Orang sukses tidak merasa asing dimanapun dia berada, sedangkan orang yang gagal akan merasa asing dimanapun dia berada.
Mari menuju kesuksesan dunia dan akhirat....
Berikui ini adalah cerita luar biasa yang perlu untuk kita baca dan resapi bersama, karena didalam kehidupan kita sehari-hari kita pasti pernah melakukan hal semacam ini.. so... jangan sampai su'udzon menjadi kebiasaan kita, sudah saatnya kita enyahkan dalam diri kita...
Berikut kisahnya:
Seorg dokter yang sedang bergegas masuk ke dalam ruang operasi...
Ayah dr anak yg akan dioperasi menghampirinya: "Knp lama sekali anda sampai ke sini? Apa anda tidak tau, nyawa anak sy terancam jika tdk segera di operasi?", Labrak si ayah.
Dokter itu tersenyum, "Maaf, sy sedang tdk di RS tadi, tp sy secepatnya ke sini setelah ditelepon pihak RS."
Kemudian ia menuju ruang operasi, setelah beberapa jam ia keluar dg senyuman di wajahnya. "Alhamdulillah...keadaan anak anda kini stabil."
Tanpa menunggu jawaban sang ayah, dokter tsb berkata: "Suster akan membantu anda jk ada yg ingin anda tanyakan." Dokter tsb berlalu.
"Knp dokter itu angkuh sekali? Dia kan sepatutnya memberikan penjelasan mengenai keadaan anak saya!" Sang ayah berkata pd suster.
Sambil meneteskan airmata suster menjawab: "Anak dokter tsb meninggal dlm kecelakaan kemarin sore, ia sedang menguburkan anaknya saat kami meneleponnya untuk melakukan operasi pd anak anda. Skrg anak anda telah selamat, ia bisa kembali berkabung." ... :O
JANGAN PΕRNΑН TERBURU2 MENILAI SESEORANG...
Tp maklumilah tiap jiwa di sekeliling kita yg menyimpan cerita kehidupan tak terbayangkan di benak kita...
Αdα air mata dibalik setiap senyuman...
Αdα kasih sayang dibalik setiap amarah...
Αdα pengorbanan dibalik setiap ketidak pedulian...
Αdα harapan dibalik setiap kesakitan...
Αdα kekecewaan dibalik setiap derai tawa...
Semoga bermanfaat! Semoga kita menjadi manusia dg rasa maklum yang semakin luas dan bersyukur dg apa yg telah miliki dlm hidup ini.
INGAT, kita bukan satu2nya manusia dg segudang masalah...
Tersenyumlah...
Senyum mampu membasuh setiap luka...
Maafkanlah...
Maaf mampu menyembuhkan semua rasa sakit...
Ayah dr anak yg akan dioperasi menghampirinya: "Knp lama sekali anda sampai ke sini? Apa anda tidak tau, nyawa anak sy terancam jika tdk segera di operasi?", Labrak si ayah.
Dokter itu tersenyum, "Maaf, sy sedang tdk di RS tadi, tp sy secepatnya ke sini setelah ditelepon pihak RS."
Kemudian ia menuju ruang operasi, setelah beberapa jam ia keluar dg senyuman di wajahnya. "Alhamdulillah...keadaan anak anda kini stabil."
Tanpa menunggu jawaban sang ayah, dokter tsb berkata: "Suster akan membantu anda jk ada yg ingin anda tanyakan." Dokter tsb berlalu.
"Knp dokter itu angkuh sekali? Dia kan sepatutnya memberikan penjelasan mengenai keadaan anak saya!" Sang ayah berkata pd suster.
Sambil meneteskan airmata suster menjawab: "Anak dokter tsb meninggal dlm kecelakaan kemarin sore, ia sedang menguburkan anaknya saat kami meneleponnya untuk melakukan operasi pd anak anda. Skrg anak anda telah selamat, ia bisa kembali berkabung." ... :O
JANGAN PΕRNΑН TERBURU2 MENILAI SESEORANG...
Tp maklumilah tiap jiwa di sekeliling kita yg menyimpan cerita kehidupan tak terbayangkan di benak kita...
Αdα air mata dibalik setiap senyuman...
Αdα kasih sayang dibalik setiap amarah...
Αdα pengorbanan dibalik setiap ketidak pedulian...
Αdα harapan dibalik setiap kesakitan...
Αdα kekecewaan dibalik setiap derai tawa...
Semoga bermanfaat! Semoga kita menjadi manusia dg rasa maklum yang semakin luas dan bersyukur dg apa yg telah miliki dlm hidup ini.
INGAT, kita bukan satu2nya manusia dg segudang masalah...
Tersenyumlah...
Senyum mampu membasuh setiap luka...
Maafkanlah...
Maaf mampu menyembuhkan semua rasa sakit...
Salah satu kegiatan untuk meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam melaksanakan pembelajaran di dalam kelas adalah dengan diadakannya berbagai pelatihan, dengan tujuan tenaga pendidik semakin profesional dalam menjalanankan tugaasnya.
Khususnya di Kecamatan Batukliang Lombok Tengah, KKM Nurul Iman NW Pagutan pada Tahun Pelajaran 2011/2012 sudah beberapa kali mengadakan pelatihan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Dan kali ini diadakan Pelatihan KTSP dan Pembelajaran Berkarakter selama tiga hari yang dimulai hari selasa 24 Januari 2012 kemarin bertempat di gedung MI Nurul Iman NW Pagutan yang langsung dibuka oleh Kepala Kemenag Lombok Tengah Drs. Nasri Anggara, MA. dan Kasi Mependa Drs.H.maharudin. Sedangkang waktu pelaksanaannya berlangsung dari jam 08.00 sampai jam 15.30 WITA.
Pada pelatihan ini diikuti oleh 19 Madrasah anggota KKM se-Kecamatan Batukliang dan masing-masing madrasah mengirim tiga orang peserta, satu Kepala Madrasah dan dua orang guru. Sedangkan yang menjadi penyaji materi (tutor) pada pelatihan adalah dari Kasi Ketenagaan Kanwil Kemenag Suhardi, M.Pd.,Ketua Pokjawas Kabupaten Lombok Tengah Mas’ud Yasin, A.Md., Suhaili, S.Ag., dan Mujahidin, M.Pd.
Kegiatan ini juga langsung dipantau oleh Pengawas Madrasah Ibtidaiyah wilayah Kecamatan Batukliang H. Zur’ainudin, A.Ma., Drs. H.Sudirman, dan seorang pengurus Yayasan Nurul Iman NW Pagutan. Sedangkan sumber dana dalam pelaksanaan kegiatan adalah dana Upgrading yang diperoleh oleh ketua Kelompok Kerja Madrasah sebesar Rp. 15.000.000, (Tamrin)
Akhir-akhir ini Desa Pagutan Kecamatan batukliang bisa dikategorikan tidak aman lagi dari aksi perampokan. Untuk kesekian kalinya aksi perampokan di Desa Pagutan Kecamatan Batukliang terulang kembali, setelah beberapa minggu yang lalu gerombolah perampok beraksi dirumah salah seorang warga Desa Pagutan Munawir, dan dirumah ssalah seorang pemilih took bangunan didepan kantor Desa Pagutan.
Malam selasa kemarin sekitar pukul 02.30 gerombolan perampok bersenjata tajam beraksi kembali, dan yang menjadi korbannya adalah Kepala KUA Batukliang Utara H. Muzakkir Hayyi, M.Ag.
Menurut keterangan korban, perampok tersebut mencongkel jendela, dan membuka pintu dari luar setelah mengambil kunci yang masih tergantung di pegangan pintu. Korban tidak dapat berbuat apa-apa karena perampok mengancam dengan menodongkan goloknya dileher korban.
Setelah sekitar tigapuluh menit menggeledah isi rumah korban, mereka keluar. Namun setelah beberapa menit perampok tersebut masuk lagi dan menggeledah isi kois yang dimiliki korban. Perampok yang berjumlah lima orang tersebut berhasil membawa sebuah laptop,tiga buah Handphone, dan dompet yang berisikan dua SIM sepeda motor dan kartu ATM. (Tamrin)
Setelah sekitar tigapuluh menit menggeledah isi rumah korban, mereka keluar. Namun setelah beberapa menit perampok tersebut masuk lagi dan menggeledah isi kois yang dimiliki korban. Perampok yang berjumlah lima orang tersebut berhasil membawa sebuah laptop,tiga buah Handphone, dan dompet yang berisikan dua SIM sepeda motor dan kartu ATM. (Tamrin)
Siapa sich yang tidak ingin menjadi guru profesional, apa lagi yang memiliki nilai tambah dalam segala hal. oke, setelah kemarin memposting tentang Kiat menjadi guru profesional pada kesempatan kali ini saya ingin memberikan ringkasannya saja yaitu inti dari postingan sebelumnya.
Berikut adalah beberapa hal yang harus dimiliki oleh guru profesional :
1. Selalu punya energi untuk siswanya
Seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama.
2. Punya tujuan jelas untuk Pelajaran
Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.
3. Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga bisa mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.
4. Punya keterampilan manajemen kelas yang baik
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif, membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.
5. Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua
Seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum, disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi panggilan telepon, rapat, email dan sekarang, twitter.
6. Punya harapan yang tinggi pada siswa nya
Seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.
7. Pengetahuan tentang Kurikulum
Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga memastikan pengajaran mereka memenuhi standar-standar itu.
8. Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan
Hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan. Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa, bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.
9. Selalu memberikan yang terbaik untuk Anak-anak dan proses Pengajaran
Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.
3. Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga bisa mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.
4. Punya keterampilan manajemen kelas yang baik
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif, membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.
5. Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua
Seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum, disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi panggilan telepon, rapat, email dan sekarang, twitter.
6. Punya harapan yang tinggi pada siswa nya
Seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.
7. Pengetahuan tentang Kurikulum
Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga memastikan pengajaran mereka memenuhi standar-standar itu.
8. Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan
Hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan. Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa, bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.
9. Selalu memberikan yang terbaik untuk Anak-anak dan proses Pengajaran
Seorang guru yang baik bergairah mengajar dan bekerja dengan anak-anak. Mereka gembira bisa mempengaruhi siswa dalam kehidupan mereka dan memahami dampak atau pengaruh yang mereka miliki dalam kehidupan siswanya, sekarang dan nanti ketika siswanya sudah beranjak dewasa.
10. Punya hubungan yang berkualitas dengan Siswa
Seorang guru yang baik mengembangkan hubungan yang kuat dan saling hormat menghormati dengan siswa dan membangun hubungan yang dapat dipercaya.
Tambahan...
Kiat menjadi guru yang menyenangkan :
Salam sukses untuk pendidik indonesia...Tambahan...
Kiat menjadi guru yang menyenangkan :
- 3 S (Senyum, Sapa, dan Salam ). Bersikap cerialah selalu.
- Ingat nama siswa. Kenali mereka secara pribadi.
- Beri kejutan siswa Anda sekali-sekali dengan hal-hal yang kreatif. Berceritalah sesekali.
- Hargai dan hormati siswa sebagai mana Anda hendak dihargai (pendapat, sikap pribadi, pilihan, asal-usul, kebiasaan, dll)
- Seringlah memuji siswa jika melakukan hal yang baik. Cari kesempatan untuk memuji mereka.
- Bantu kesulitan mereka (belajar, komunikasi, ekonomi, sosial, dll)
- Jadilah guru yang humoris. Berguraulah dengan siswa Anda.
- Ketahui hal-hal yang disukai/tidak disukai, hobi dan minat mereka. Gunakan humor dalam berkomunikasi dengan siswa.
- Beri teka-teki sesekali.
- Selalu pikirkan hal-hal untuk kebaikan siswa. Bersikaplah proaktif dan positif. Dengarkan siswa Anda sebagai seorang individu
Setiap orang adalah individu yang unik. Setiap orang juga bertanggung jawab atas dirinya sendiri untuk menemukan misi hidupnya masing-masing. Agar kita bisa berkontribusi maksimal, tentunya akan sangat baik bila kita bekerja di bidang yang paling sesuai dengan keunikan kita. Ibaratnya bisa menjadi ikan dalam air, atau burung di udara.
Mengenali bakat merupakan hal yang gampang-gampang susah. Kenalkah Anda dengan JK Rowling? Itu loh, penulis Harry Potter yang buku terakhirnya terjual 8.9 juta hanya dalam waktu semalam di Amerika dan Inggris saja. Semula dia kerja sebagai pelayan toko. Hidupnya susah karena pendapatan yang pas-pasan. Tak disangka dia ternyata berbakat mendongeng. Setiap malam dia mendongeng kepada anaknya, yang kemudian oleh anaknya diceritakan kembali kepada teman-temannya. Tak disangka, dari sanalah muncul motivasi menulis buku fiksi Harry Potter yang ternyata sukses luar biasa di pasaran.
Bagaimana kita bisa mengenali bakat kita sendiri?
Berikut ini empat hal yang bisa dijadikan dugaan awal terhadap apa bakat kita, yaitu : reaksi spontan, tanda masa kecil, cepat belajar, dan kepuasan.
Reaksi spontan
Langkah pertama mengenali bakat adalah memperhatikan reaksi spontan kita terhadap situasi yang muncul. MIsalnya Anda sedang berjalan-jalan di keramaian. Tiba-tiba ada teriakan keras, “Copeet…!” Apa reaksi Anda? Lari mengejar copet? Menghibur korban? Berdiri mematung menganalisa situasi? Bertanya-tanya ke beberapa orang, membuat konfirmasi atas kejadian sebenarnya? Semua itu adalah pilihan yang mungkin diambil. Manakah pilihan spontan Anda? Kalau Anda langsung bertindak, berarti Anda orang yang praktis dan desisif (membuat keputusan cepat). Pada satu situasi yang mendesak bakat mental seperti ini sangat berguna, karena Anda segera bertindak. Pada situasi yang lain, bakat ini justru merugikan, misalnya karena tidak melakukan konfirmasi maka bisa terjebak pada kesalahan penilaian. Bukankah bisa saja yang teriak “copeet..” itu ternyata adalah temannya si copet yang mengalihkan perhatian? Bisa saja ada orang lain yang kemudian menjadi salah sasaran Anda gebukin padahal dialah korban copet yang sesungguhnya.
Yang penting adalah, mengenali reaksi spontan kita. Apakah kita orang praktis? Apakah kita orang analitis? Apakah kita orang yang waspada (sehingga melakukan konfirmasi lebih dahulu)?
Contoh lain, misalnya Anda diajak datang ke sebuah pesta. Apakah Anda akan langsung berbaur dan mengobrol dengan orang lain, bahkan dengan orang yang baru Anda kenal? Ataukah Anda mengambil segelas minuman, lalu berdiri di pojok mengamati orang-orang lain? Atau Anda sibuk dengan ponsel Anda sendiri kirim-kirim SMS ke orang lain dan tidak peduli dengan pesta? Hal ini menunjukkan apakah pribadi Anda introvert (cenderung ke dalam) atau extrovert (cenderung ke luar).
Semua reaksi spontan Anda menunjukkan bakat mental yang sering disebut kepribadian.
Tanda masa kecil
Tanda masa kecil (yearnings) menunjukkan apa bakat natural Anda. Von Neumann, lahir di Hungaria tahun 1903, adalah perumus dasar-dasar komputer. Pada usia 6 tahun telah mampu menghitung pembagian 8 angka hanya di kepala. Pada usia 8 tahun dia sudah belajar kalkulus. Dia juga punya ingatan fotografik, cukup membaca sekilas buku telepon, dia bisa mengingatnya kembali dengan persis. Von Neumann menjadi peletak dasar-dasar komputer. Dia juga arsitek yang merancang bom atom Fat man, yang dijatuhkan di Nagasaki oleh tentara sekutu.
Anna Mary Robertson Moses lahir di pertanian dekat New York. Sejak kecil dia senang mencampur warna, dan membuat sketsa indah dari berbagai buah-buahan. Namun kehidupan pertanian membuatnya tak lagi melukis hingga 40 tahun lamanya. Pada usia 78 tahun barulah dia memiliki waktunya untuk melukis. Selama 23 tahun kemudian hingga saat kematiannya, Moses melukis ribuan karya, dan kemudian terkenal sebagai artis lukis Grandma Moses.
Apa ciri bakat kita saat masa kecil? Pada bidang apa karya Anda masa kecil diakui oleh lingkungan?
Cepat belajar
Cepat belajar (rapid learning/ fast learning) merupakan tanda bahwa Anda berbakat pada bidang tersebut. Terkadang kita sendiri tidak tahu, sampai suatu ketika mendapat kesempatan mempelajari hal baru, dan… blam! rasanya begitu mudah menguasainya.
Henri Matisse tidak pernah menyentuh kuas hingga usia 21 tahun. Pekerjaan sehari-hari adalah klerk seorang pengacara. Sampai suatu ketika dia sakit flu berat, sehingga harus istirahat di tempat tidur. Ibunya berusaha mencarikan kegiatan pengisi waktu. Saat itulah ibunya memberikan seperangkat kuas dan cat. Empat tahun berikutnya dia diterima sebagai mahasiswa berbakat di sekolah seni Paris.
JK Rowling, penulis Harry Potter, juga tidak menyadari punya bakat mendongeng hingga teman-teman anaknya menyatakan begitu menariknya kisah Harry Potter. Kini dia wanita kedua terkaya di Inggris, kalah hanya oleh Ratu Elizabeth.
Jim Clark, seorang dosen yang jenius namun hidupnya kacau balau hingga 2 kali perkawinannya hancur. Lulus SMA dia melamar sebagai tentara Navy. Prestasinya sebagai kelasi begitu buruk sehingga sering dibilang bodoh oleh para atasannya. Sampai suatu ketika salah seorang instrukturnya bilang sebaiknya dia kuliah saja, karena tampaknya dia punya bakat matematika. Dan benar, dia meraih PhD di Computer Science! Setelah itu dia menjadi dosen. namun kebiasaan buruknya yang sering mengabaikan keluarga membuatnya bercerai. Tahun 1978 dia juga dipecat dari New York Institute of technology karena membangkang. Tak dijelaskan bagaimana, dia bergabung ke Stanford University. Pada usia 38 tahun, Clark yang menderita depresi berat, tiba-tiba menemukan pencerahan. Ternyata kehidupan kacaunya itu dikarenakan dia terlalu kreatif sehingga selalu mencari hal baru. Clark terlalu banyak ide. Sejak itu dia mendirikan perusahaan bernilai milyaran dolar, mulai dari Silicon Graphic Inc. (SGI), Netscape (pembuat browser internet), hingga Healtheon (perusahaan medical di internet) yang semuanya sukses besar jual saham dalam IPO. Bakat Jim Clark adalah ide dan visinya.
Tentunya Anda juga ingat dengan Kolonel Sanders. Dia memulai bisnis ayam goreng di usia 66 tahun. Ternyata bisnis restoran adalah hal yang menarik dan mudah dia pelajari.
Kalau ada bidang yang Anda begitu cepat menguasainya, mungkin di situlah bakat Anda.
Kepuasan
Ciri-ciri kita berada di jalur yang benar adalah kalau kita merasa puas dengan apa yang kita lakukan. Orang-orang yang sukses di berbagai bidang menunjukkan kepuasan terhadap pekerjaan mereka, baik pekerjaan itu menghasilkan banyak uang maupun tidak. Kalau Anda senang melihat orang lain tumbuh karena bimbingan kita, maka Anda berbakat menajdi pembina/pendidik. Kalau Anda puas dengan menciptakan hal baru, yang unik dan beda, mungkin Anda berbakat menjadi kreator. Kalau Anda puas bisa traveling ke berbagai penjuru dunia, mungkin Anda berbakat menjadi explorer, seperti Marco Polo dan Ibnu Batutah.
Seringkali yang membuat puas bukanlah sesuatu yang tampak secara fisik. Anda mungkin dosen, yang kadang suka kadang tidak dengan pekerjaan Anda. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata Anda malas mengajar, tapi selalu tertarik dengan berita-berita riset terbaru. Jadi sebenarnya bakat Anda ada di riset, jadi bisa berada dimana saja, misalnya bergabung dengan grup riset di perusahaan besar. Seingat saya, Bondan Winarno adalah seorang pegawai maskapai penerbangan (atau di sekitar itu) yang melakukan banyak perjalanan ke luar negeri. Namun dia lebih dikenal sebagai kolumnis di majalah, yang menceritakan banyak pengalamannya saat pergi ke berbagai negara. Ternyata hobi dia yang lain adalah makanan (kuliner), bukan sebagai pembuat tapi sebagai penikmat makanan. Sekarang dia mengasuh rubrik kuliner di salah satu stasiun TV. Mungkin dia memang berbakat menjadi seorang explorer.
Apa saja yang membuat Anda puas?
Apapun kondisi dan pekerjaan Anda sekarang, tidak ada salahnya untuk terus mencari bakat terbaik kita. Kadang memang kita sendiri, entah kenapa, tidak peka dengan panggilan bakat kita. Tugas kita menemukannya, sampai kapanpun itu akan ditemukan. Seperti kata bijak dari timur, ” Setiap diri kita ini mempunyai misi, tugas kita adalah menemukan dan menjalaninya.”
Disarikan dari buku Now, Discover Your Strengths karya Marcus Buckingham.
Inilah trik paling ampuh untuk mencapai kesusksesan di dunia dan akhirat.
HADIS MUTHAHHARAH
Dari Sayyidina Khalid bin Al-Walid Radiallahu’anhu telah berkata : Telah datang seorang arab desa kepada Rasulullah S.A.W yang mana dia menyatakan tujuannya : Wahai Rasulullah! sesungguhnya kedatanganku ini adalah untuk bertanya kepada engkau mengenai apa yang akan menyempurnakan diriku di dunia dan akhirat. Maka baginda S.A.W telah berkata kepadanya Tanyalah apa yang engkau kehendaki :
Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang alim
Baginda S.A.W menjawab : Takutlah kepada Allah maka engkau akan jadi orang yang alim
Dia berkata : Aku mau menjadi orang paling kaya
Baginda S.A.W menjawab : Jadilah orang yang yakin pada diri engkau maka engkau akan jadi orang paling kaya
Baginda S.A.W menjawab : Jadilah orang yang yakin pada diri engkau maka engkau akan jadi orang paling kaya
Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang adil
Baginda S.A.W menjawab : Kasihanilah manusia yang lain sebagaimana engkau kasih pada diri sendiri maka jadilah engkau seadil-adil manusia
Baginda S.A.W menjawab : Kasihanilah manusia yang lain sebagaimana engkau kasih pada diri sendiri maka jadilah engkau seadil-adil manusia
Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang paling baik
Baginda S.A.W menjawab: Jadilah orang yang berguna kepada masyarakat maka engkau akan jadi sebaik-baik manusia
Baginda S.A.W menjawab: Jadilah orang yang berguna kepada masyarakat maka engkau akan jadi sebaik-baik manusia
Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang istimewa di sisi Allah
Baginda S.A.W menjawab : Banyakkan zikrullah niscaya engkau akan jadi orang istimewa di sisi Allah
Dia berkata : Aku mau disempurnakan imanku
Baginda S.A.W menjawab : Perelokkan akhlakmu niscaya imanmu akan sempurna
Dia berkata : Aku mau termasuk dalam golongan orang yang muhsinin (baik)
Baginda S.A.W menjawab : Beribadatlah kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya dan jika engkau tidak merasa begitu sekurangnya engkau yakin Dia tetap melihat engkau maka dengan cara ini engkau akan termasuk golongan muhsinin
Baginda S.A.W menjawab : Beribadatlah kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya dan jika engkau tidak merasa begitu sekurangnya engkau yakin Dia tetap melihat engkau maka dengan cara ini engkau akan termasuk golongan muhsinin
Dia berkata : Aku mau termasuk dalam golongan mereka yang taat
Baginda S.A.W menjawab : Tunaikan segala kewajipan yang difardhukan maka engkau akan termasuk dalam golongan mereka yang taat
Dia berkata : Aku mau berjumpa Allah dalan keadaan bersih daripada dosa
Baginda S.A.W menjawab : Bersihkan dirimu daripada najis dosa niscaya engkau akan menemui Allah dalam keadaan suci daripada dosa
Dia berkata : Aku mau dihimpun pada hari qiamat di bawah cahaya
Baginda S.A.W menjawab : Jangan menzalimi seseorang maka engkau akan dihitung pada hari qiamat di bawah cahaya
Dia berkata : Aku mau dikasihi oleh Allah pada hari qiamat
Baginda S.A.W menjawab : Kasihanilah dirimu dan kasihanilah orang lain niscaya Allah akan mengasihanimu pada hari qiamat
Dia berkata : Aku mau dihapuskan segala dosaku
Baginda S.A.W menjawab : Banyakkan beristighfar niscaya akan dihapuskan( kurangkan ) segala dosamu
Dia berkata : Aku mau menjadi semulia-mulia manusia
Baginda S.A.W menjawab : Jangan mengesyaki sesuatu perkara pada orang lain niscaya engkau akan jadi semulia-mulia manusia
Dia berkata : Aku mau menjadi segagah-gagah manusia
Baginda S.A.W menjawab : Sentiasa menyerah diri (tawakkal) kepada Allah niscaya engkau akan jadi segagah-gagah manusia
Dia berkata : Aku mau dimurahkan rezeki oleh Allah
Baginda S.A.W menjawab : Sentiasa berada dalam keadaan bersih ( dari hadas ) niscaya Allah akan memurahkan rezeki kepadamu
Dia berkata : Aku mau termasuk dalam golongan mereka yang dikasihi oleh Allah dan rasulNya
Baginda S.A.W menjawab : Cintailah segala apa yang disukai oleh Allah dan rasulNya maka engkau termasuk dalam golongan yang dicintai oleh Mereka
Dia berkata : Aku mau diselamatkan dari kemurkaan Allah pada hari qiamat
Baginda S.A.W menjawab : Jangan marah kepada orang lain niscaya engkau akan terselamat daripada kemurkaan Allah dan rasulNya
Dia berkata : Aku mau diterima segala permohonanku
Baginda S.A.W menjawab : Jauhilah makanan haram niscaya segala permohonanmu akan diterimaNya
Dia berkata : Aku mau agar Allah menutupkan segala keaibanku pada hari qiamat
Baginda S.A.W menjawab : Tutuplah keburukan orang lain niscaya Allah akan menutup keaibanmu pada hari qiamat
Baginda S.A.W menjawab : Tutuplah keburukan orang lain niscaya Allah akan menutup keaibanmu pada hari qiamat
Dia berkata : Siapa yang terselamat daripada dosa?
Baginda S.A.W menjawab : Orang yang sentiasa mengalir air mata penyesalan,mereka yang tunduk pada kehendakNya dan mereka yang ditimpa kesakitan
Baginda S.A.W menjawab : Orang yang sentiasa mengalir air mata penyesalan,mereka yang tunduk pada kehendakNya dan mereka yang ditimpa kesakitan
Dia berkata : Apakah sebesar-besar kebaikan di sisi Allah? Baginda S.A.W menjawab : Elok budi pekerti, rendah diri dan sabar dengan ujian ( bala )
Dia berkata : Apakah sebesar-besar kejahatan di sisi Allah?
Baginda S.A.W menjawab : Buruk akhlak dan sedikit ketaatan
Dia berkata : Apakah yang meredakan kemurkaan Allah di dunia dan akhirat ?
Baginda S.A.W menjawab : Sedekah dalam keadaan sembunyi ( tidak diketahui ) dan menghubungkan kasih sayang
Dia berkata: Apakah yang akan memadamkan api neraka pada hari qiamat?
Baginda S.A.W menjawab : sabar di dunia dengan bala dan musibah
Didalam kehidupan yang fana ini, tiada hal yang ingin dicapai umat manusia selain menjadi bahagia di dunia dan di akhirat, namun menurut analisa bahwa sebagian besar manusia mengalami hidup yang dramatis penuh dengan kesediahan dan kesusahan. hal ini tentu saja banyak penyebabnya, namun pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas mengenai penyebab terjadinya kesedihan dan dan kesusahan tersebut, namun saya ingin berbagi bagai mana menjadikan hidup lebih bahagia.
Berikut hal-hal yang paling di butuhkan :
- Memaafkan
Memaafkan bukanlah hadiah yang Anda berikan kepada orang lain, itu adalah hadiah yang Anda berikan kepada diri sendiri. Tidak bergantung pada masa lalu, melepaskan sakit sehingga Anda dapat hidup lebih bahagia dan hidup lebih memuaskan. Menyimpan dendam terhadap orang lain tidak akan membantu dan merusak hubungan sosial dengan orang lain, itu hanya merugikan Anda. Ini membuang-buang waktu dan energi yang sebenarnya Anda bisa mencurahkan untuk sesuatu yang lebih bermanfaat dalam hidup Anda. Kalaupun kita lihat tampaknya tidak cocok untuk orang yang terluka untuk harus memaafkan dan melupakannya begitu saja, tapi buatlah keinginan besar menjadi bijaksana dan menjadi bahagia. Selalu ingat untuk memaafkan diri sendiri juga.
- Menerima Diri Sendiri
Belajar untuk menerima dan mencintai diri sendiri dengan semua kualitas yang baik dan kesalahan Anda. Harga diri Anda tidak ditentukan oleh berapa kali Anda telah berhasil atau gagal atau oleh berapa banyak uang yang Anda miliki. Juga tidak ditentukan oleh, siapa yang Anda tahu, apa yang Anda lakukan atau seperti apa Anda terlihat. Nilai Anda ditentukan oleh apa yang ada dalam hati. Anda adalah sempurna persis seperti Anda. Tak ada lagi yang perlu Anda lakukan selain memegang teguh prinsip kebenaran dan kejujuran agar menjadi layak untuk dicintai.
- Membantu Sesama
Jika Anda ingin jalan pintas menuju kebahagiaan. Anda dapat membantu siapa pun yang Anda inginkan, hanya melakukan tindakan yang memberi Anda kebahagiaan dan berasal dari hati. Apakah Anda memilih untuk membantu anak-anak yatim, tunawisma, orang tua, orang miskin, orang sakit, atau satwa liar atau apa pun yang terdekat dengan Anda. Bahkan jika Anda belum siap untuk berkomitmen, maka berikan kebaikan di mana pun Anda melihatnya diperlukan. Memberikan senyum dan pujian tidak hanya cara yang bagus untuk memulai, tetapi kebiasaan yang indah untuk masuk lingkaran kebaikan. Kebaikan kadang tanpa biaya apa-apa dan dapat membawa banyak kegembiraan. Jika Anda melihat seseorang yang tampaknya sedikit kurang bahagia, hanya memberi mereka senyuman lebar. Yang dapat membuat lebih banyak perbedaan dalam hari seseorang dari yang Anda bayangkan. Tindakan Anda dan kata-kata Anda harus selalu datang dari hati Anda.
- Berhenti khawatir
Khawatir membawa Anda jauh dari masa kini dan membatasi energi Anda. Anda tidak bisa mengatakan berapa tahun hidup Anda telah terperangkap dalam kekhawatiran. Saya ingat begitu tenggelam dalam kemungkinan-kemungkinan kejadian masa mendatang yang membuat saya bahkan tidak bisa merasakan apa-apa pada saat sekarang. Tampaknya peristiwa indah yang muncul selalu dinodai oleh perasaan takut. Khawatir tentang sesuatu tidak akan pernah memecahkan masalah apa pun. Khawatir hanya memaksa Anda untuk berulang kali mengalami hal-hal buruk yang mungkin atau bahkan tidak terjadi. Lepaskanlah!. Bahkan jika peristiwa ini terjadi, lebih baik hanya mengalami sekali daripada beberapa kali, dan biasanya yang dibayangkan peristiwa yang jauh lebih buruk daripada apa pun kenyataan akan datang. Nikmati setiap pengalaman sepenuhnya dan alami segala sesuatu sepenuhnya dan koreksi kesalahan yang ada.
- Fokus pada hal positif
Berhenti memperhatikan hal-hal yang menyedihkan dan berfokus pada kebahagiaan. Jangan menghindari kenyataan, tetapi hadapi. kita tahu bahwa tidak ada gunanya dalam melihat dan mengingat hal-hal yang membuat stres. Apabila tidak melakukan apa pun untuk memperbaiki situasi hanya akan membatasi energi anda maka sebaiknya manfaatkanlah untuk hal-hal yang lebih positif.
- Mengevaluasi
Evaluasi memberi gambaran sisi baik dan buruknya tindakan. Apakah tindakan-tindakan anda sudah sesuai dengan cita-cita ataukah telah keluar jalur. Keinginan-keinginan yang menipu seperti hal yang menyenangkan pada saat tindakan terjadi itu bisa saja terulang berkali-kali karena mekanisme kesadaran untuk melakukan tindakan menyengkan sangat kuat dan implikasi buruknya berjalan sangat lambat. Hati-hati ketika akan melakukan tindakan besar dan evaluasi sesudahnya. Evaluasi bisa menentukan kebahagian jangka panjang.
- Berolahraga
Kebahagiaan karena hati kita bahagia dan tubuh kita sehat. Kalaupun karena kesibukan yang sangat padat dan kelelahan akibat aktivitas yang sangat padat maka pintar-pintarlah memilih waktu anda seperti keahlian anda saat memecahkan masalah. Karena tidak berolah raga juga merupakan sebuah masalah. Dari 24 jam waktu yang tersedia apakah 1 jam atau 1/2 jam saja tidak tersedia untuk menjaga kesehatan?
- Tertawa
Tertawa adalah penting. Tertawa membuat Anda santai dan memicu reaksi hormonal dalam tubuh yang bermanfaat bagi kesehatan dan kebahagiaan Anda! Tertawa bagi sebagian orang tidak mudah tapi kalau mau meluangkan waktu mengingat kembali hal apa yang bisa membuat anda tertawa maka ulangi kembali kegiatan yang bisa membuat tertawa. Tanpa tertawa diri kita akan menjadi beku dan mudah pecah jika ada seorang memukulnya walaupun itu dengan pukulan lemah.
- Cinta
Cinta adalah esensi dari siapa diri kita dan mengapa kita di sini. Cinta adalah sumber kehidupan dan mengantarkan anda untuk membuat hal-hal positif . Cinta itu lebih dan Anda dapat menjadi lebih. Cinta itu bebas, mendalam dan sepenuhnya. Mengasihi semua orang di sekitar Anda termasuk Anda sendiri. Semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan menerima balasan. Menjalani hidup dari cinta dan kebahagiaan akan mengikuti kemanapun Anda pergi. Ingat juga cinta berlebihan bisa menjadi fanatisme sempit.









