Belakangan ini saya sedang gandrung memancing ikan. Saya bisa memancing di mana saja, di sungai, laut, bahkan di kolam pemancingan… Ah! Tapi apa benar? Menurut pengalaman saya, ternyata tidak selalu begitu. Meski kita memancing di akuarium sekalipun, belum tentu umpan kita sukses dimakan ikan. Kok bisa?
Memancing memang kelihatannya mudah. Tinggal menunggu dan menunggu. Tapi, tunggu dulu, apakah anda sudah pernah memancing? Kalau belum, silakan anda coba dulu. Rasakan bagaimana rasanya menunggu datangnya ikan. Dan, kemudian baru anda akan tahu acara memancing itu ternyata perlu banyak ritual.
Setiap kali akan pergi memancing, entah di tambak atau laut, saya selalu mencari informasi yang cukup tentang berbagai hal seputar "medan tempur", baik lokasi, jenis ikan, serta siapa2 saja yg memancing disana. Dari informasi yg saya dapat sy bisa memutuskan perlengkapan apa yg saya harus dibawa, terutama "umpan" apa yg cocok saya "tawarkan" pada ikan yang ada disana, serta "umpan" saya yg paling disuka dibanding "umpan" lain yg ditawarkan oleh pemancing lain, dan yang pasti "umpan" tersebut harus sesuai untuk kondisi sekitar pemancingan, entah ombaknya, keasinan airnya, dll.
Banyak pemancing yang sangat handal meracik "umpan", tahu resep resep umpan yang bagus, tapi jika kita lihat ketempat pemancingan, akan sedikit sekali pemancing yang "betul2 berhasil" menawarkan umpannya untuk disantap oleh ikan.
Kenapa ini terjadi?
Karena banyak para pemacing yang begitu pintar meracik umpan tapi sangat sedikit pemancing yang mau memahami kondisi ikan yang mau dipancing dan lingkungan sekitar pemancingan. Rata2 pemacing asyik dan bangga dengan "kualitas umpan" dan resep nya masing2, semua merasa yang sdh paling bagus, padahal umpan itu bukan buat mereka, umpan itu buat "sang ikan".
Sang ikan lah yang menentukan umpan mana yang sesuai dengan seleranya, dan sang ikanlah yang mutlak memutuskan umpan mana yang paling lezat buat dia.
Terkadang Sang Ikan juga akan "bingung" jika semuanya lezat lezat, dan akhirnya dia akan memutusakan dgn cara paliang simple, mana umpan yang paling dekat dgn dia, dan mana umpan yang paling cocok dgn "ukuran" mulutnya.
Jika kita sering ke tambak2 pemacingan ikan, terlihat begitu banyak pemacing dgn pancing yang bagus2, umpan yang baik2 bahkan dari jauh saja sudah tercium "aroma durian" nya, tapi sedikit saja diatara mereka yang puas dgn "ekspektasi" hasil pancingannya.
Dimana kesalahannya?
Pemacing terlalu sibuk dgn pemikiran "umpan" nya sdh baik, produknya sdh bagus, idea/cara2 memancingnya sdh lengkap, tapi lupa untuk melakukan "riset" kecil, kondisi tempat dia memancing, lupa untuk mengetahui "ikan" yang akan dipancing, dan tidak memperhitungkan siapa2 saja yang mancing disana dan apa umpan2 nya.
Terkadang Sang Ikan juga akan "bingung" jika semuanya lezat lezat, dan akhirnya dia akan memutusakan dgn cara paliang simple, mana umpan yang paling dekat dgn dia, dan mana umpan yang paling cocok dgn "ukuran" mulutnya.
Jika kita sering ke tambak2 pemacingan ikan, terlihat begitu banyak pemacing dgn pancing yang bagus2, umpan yang baik2 bahkan dari jauh saja sudah tercium "aroma durian" nya, tapi sedikit saja diatara mereka yang puas dgn "ekspektasi" hasil pancingannya.
Dimana kesalahannya?
Pemacing terlalu sibuk dgn pemikiran "umpan" nya sdh baik, produknya sdh bagus, idea/cara2 memancingnya sdh lengkap, tapi lupa untuk melakukan "riset" kecil, kondisi tempat dia memancing, lupa untuk mengetahui "ikan" yang akan dipancing, dan tidak memperhitungkan siapa2 saja yang mancing disana dan apa umpan2 nya.
Dalam bisnis hal yang sama sering terjadi, kita terlalu sibuk dgn kebanggan bahwa produk atau idea kita sudah yang terbaik, dan kita demikian meyakini bahwa cara2 kita sdh yang terbaik, Tapi lupa mencoba sedikit saja mengetahui, apa sich yang diinginkan "konsumen" kita, dan lupa kondisi yang akan mendorong pasar memutuskan untuk "mengambil umpan" kita, bahkan celakanya tidak terpkirikan bahwa Kompetitor juga punya "produk" yang bagus dan idea2 yang cemerlang.
Inilah pembunuh pertama dan sangat mematikan bagi pengusaha2 pemula bahkan yang sdh mapan, yaitu "Obsession with the product/idea".
Banyak kita bisa membuat produk, jasa dan idea yang bagus, tapi sangat sedikit yang mau melakukan "riset" untuk mengetahui apakah betul produk kita yang bagus tersebut betul2 diinginkan pasar, apakah idea tersebut sesuai dgn minat pasar, dan apakah jasa tersebut sesuai dgn kebutuhan pasar.
Memang benar, kita harus menciptakan produk/jasa yang bagus, tapi produk bagus saja tidaklah cukup, karena akhirnya sebagai pebisnis kita bukan "mengajari" apa yg dibutuhkan konsumen tapi mestinya "menyediakan" apa yg dibutuhkan konsumen.
Dan sebagai pebisnis tujuan kita bukanlah membuat produk tapi tujuan kita adalah menghasilkan "seling" mencetak penjualan.
Dan buntutnya tujuan kita menghasilkan Profit dan mencetak Cash Flow!
Produk atau idea yang bagus, it's nothing! Bila tidak bisa menghasilkan!
Tapi bukan berarti produk tidak harus bagus :)
Dalam hal umpan, maka perhatikan lah pemancing Pro dalam bekerja:
1. KWTW: know what they won't
Ketahui apa yg dibutuhkan sang ikan. Kenali pasar anda, apakah pasar menginginkan produk tersebut, minimalisir penolakan pasar dan perbanyak "daya tarik" yang memang dibutuhkan pasar.
KWTW ini adalah tindakan awal saya jika akan pergi memancing seperti diatas. Dalam hal produk lakukanlan market riset. Sebuah pekerjaan yg sering dilupakan "pemancing", padahal inilah yang paling menentukan seberapa banyak ikan yang akan menyantap "umpan" yang kita berikan, dan berakhir dgn "Stike" :)
2. GGI: Go Get It.
Inilah dia umpan itu, kebanyak orang focus diproduk/memproduksi dan lupa melakukan langkah pertama diatas.
Setelah kita melakukan riset (KWTW), jangan buang2 waktu lagi segera produksi! Percuma juga semua riset yang bagus, semua formula yang rancak, tapi berlama lama bahkan lupa memproduksi.
Go Action, segera sebelum racikan "umpan" anda di produksi oleh pemancing yang lain :)
3. GITT: Give It To Them (marketing)
Sudah tahu medan pemancingan, sudah kenali apa yang disuka, dan sudah memproduksi, kini saatnya pergi ke arena pemancingan, Action untuk "Menjual", lakukan semua dgn sebaik mungkin.
Ini lah pertempuran sejati kita, inilah medan yang akan menentukan kita jadi the winner atau tidak. Butuh kesabaran dan kerja keras, jgn menyerah pada "waktu", jangan menyerah pada "hasil".
Dimedan ini kita 100% sudah harus memiliki keyakinan, mantap dan terus berjuang.
Pemancing yg handal, akan sabar dgn semua tanda2 umpannya dimakan, dan pada masanya, tali2 yang terjuntai akan menegang, dan "Strike!" Kebahagian umpan disambar tidak terkira!
Selamat "memancing" di bisnis anda, dan selalu ingat pembunuh pertama para pemancing, ""Obsession with the product/idea", jangan pernah lupakan "ikan2 dikolam", selalu lah ingat, Pemancing harus menyediakan umpan yang disuka Sang Ikan, bukan memaksa ikan suka dgn umpan kita.
Semoga bermanfaat...
Inilah pembunuh pertama dan sangat mematikan bagi pengusaha2 pemula bahkan yang sdh mapan, yaitu "Obsession with the product/idea".
Banyak kita bisa membuat produk, jasa dan idea yang bagus, tapi sangat sedikit yang mau melakukan "riset" untuk mengetahui apakah betul produk kita yang bagus tersebut betul2 diinginkan pasar, apakah idea tersebut sesuai dgn minat pasar, dan apakah jasa tersebut sesuai dgn kebutuhan pasar.
Memang benar, kita harus menciptakan produk/jasa yang bagus, tapi produk bagus saja tidaklah cukup, karena akhirnya sebagai pebisnis kita bukan "mengajari" apa yg dibutuhkan konsumen tapi mestinya "menyediakan" apa yg dibutuhkan konsumen.
Dan sebagai pebisnis tujuan kita bukanlah membuat produk tapi tujuan kita adalah menghasilkan "seling" mencetak penjualan.
Dan buntutnya tujuan kita menghasilkan Profit dan mencetak Cash Flow!
Produk atau idea yang bagus, it's nothing! Bila tidak bisa menghasilkan!
Tapi bukan berarti produk tidak harus bagus :)
Dalam hal umpan, maka perhatikan lah pemancing Pro dalam bekerja:
1. KWTW: know what they won't
Ketahui apa yg dibutuhkan sang ikan. Kenali pasar anda, apakah pasar menginginkan produk tersebut, minimalisir penolakan pasar dan perbanyak "daya tarik" yang memang dibutuhkan pasar.
KWTW ini adalah tindakan awal saya jika akan pergi memancing seperti diatas. Dalam hal produk lakukanlan market riset. Sebuah pekerjaan yg sering dilupakan "pemancing", padahal inilah yang paling menentukan seberapa banyak ikan yang akan menyantap "umpan" yang kita berikan, dan berakhir dgn "Stike" :)
2. GGI: Go Get It.
Inilah dia umpan itu, kebanyak orang focus diproduk/memproduksi dan lupa melakukan langkah pertama diatas.
Setelah kita melakukan riset (KWTW), jangan buang2 waktu lagi segera produksi! Percuma juga semua riset yang bagus, semua formula yang rancak, tapi berlama lama bahkan lupa memproduksi.
Go Action, segera sebelum racikan "umpan" anda di produksi oleh pemancing yang lain :)
3. GITT: Give It To Them (marketing)
Sudah tahu medan pemancingan, sudah kenali apa yang disuka, dan sudah memproduksi, kini saatnya pergi ke arena pemancingan, Action untuk "Menjual", lakukan semua dgn sebaik mungkin.
Ini lah pertempuran sejati kita, inilah medan yang akan menentukan kita jadi the winner atau tidak. Butuh kesabaran dan kerja keras, jgn menyerah pada "waktu", jangan menyerah pada "hasil".
Dimedan ini kita 100% sudah harus memiliki keyakinan, mantap dan terus berjuang.
Pemancing yg handal, akan sabar dgn semua tanda2 umpannya dimakan, dan pada masanya, tali2 yang terjuntai akan menegang, dan "Strike!" Kebahagian umpan disambar tidak terkira!
Selamat "memancing" di bisnis anda, dan selalu ingat pembunuh pertama para pemancing, ""Obsession with the product/idea", jangan pernah lupakan "ikan2 dikolam", selalu lah ingat, Pemancing harus menyediakan umpan yang disuka Sang Ikan, bukan memaksa ikan suka dgn umpan kita.
Semoga bermanfaat...
Tepatnya pada hari senin, 13 Februari 2012 kemarin, Sakinah tour & travel cabang NTB mengadakan acara silaturrahmi bersama masyarakat Loteng yang diwakili oleh beberapa tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintahan yang ada disekitar kecamatan Pringgarata dan kecamatan Batukliang.
Selain sebagai ajang menyambung tali silaturrahmi, acara yang diadakan di lesehan canting mas desa pemepek kecamatan pringgarata ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait dengan maraknya kasus-kasus penipuan oleh perusahan-perusahaan tour & travel bodong, masyarakat loteng yang saat ini masih sangat trauma terutama dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2011 kemarin, akhirnya mendapatkan angin segar yang berupa tips dan trik agar terhindar dari kasus-kasus penipuan. wajar saja karena pada tahun 2011 ada beberapa orang masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji akhirnya pulang dengan tangan hampa, padahal dari penyelenggara haji pluss tersebut telah menjanjikan pelaksaanaannya pada tahun tersebut.
Acara silaturrahmi Sakinah Tour & Travel dihadiri langsung oleh pimpinan pusat Sakinah Tour & Travel di jakarta Ibu Hajjah Dannie Soesilo, beliau memberikan sambutan dan edukasi kepada para tamu undangan. selain Ibu Hajjah Dannie Soesilo, acara tersebut dihadiri juga oleh direktur utama Sakinah cabang NTB Bapak Haji Najamudin.
Acara silaturrahmi berlangsung dengan sangat meriah terutama pada saat acara dialog terbuka bersama pimpinan pusat sakinah tour & travel, banyak sekali tamu undangan yang ingin mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan pelaksanaan haji dan umroh, termasuk kapolsek pringgarata dan wartawan dari mataram news.
Acara yang dimulai pada pukul 09.00 wita akhirnya ditutup pada pukul 13.00 wita, acara silaturrahmi yang di motori oleh mc handal johan isnaeni tersebut memberikan kesan dan kenangan tersendiri kepada setiap tamu undangan yang menghadiri acara tersebut.
Pesta rakyat “ Bau Nyale “ sudah menjadi sebuah tradisi turun temurun bagi masyarakat suku Sasak Lombok yang diadakan setiap tahun di pantai Seger Kabupaten Lombok Tengah bagian selatan. Bau dalam bahasa sasak berarti menangkap, sedangkan nyale adalah sejenis cacing karang. Jadi Bau Nyale dapat diartikan menangkap cacing laut yang memiliki cerita tersendiri bagi warga Lombok Tengah.
Pada tahun 2012 pesta bau nyale diadakan selama dua hari, sabtu dan minggu tanggal 12-13 Februari dan pada hari ini juga ditetapkan menjadi hari libur lokal di Kabupaten Lombok Tengah.
Pada acara ini bukan saja dimeriahkan oleh warga Lombok Tengah, bahkan banyak wisatawan mancanegara turut serta berbaur dengan dengan warga. Masyarakat yang akan merayakan pesta ini sejak sore berkumpul di pantai mengisi dengan berbagai kegiatan budaya dan kesenian Lombok , seperti peresean (olah raga tradisional saling pukul dengan rotan). Sedangkan pada malam hari diisi dengan berbagai kesenian tradisional seperti Gendang beleq,“Betandak” (berbalas pantun), Bejambik (pemberian cendera mata kepada kekasih), Dan acara ini juga semakin meriah dengan digelarnya drama kolosal Putri Mandalika,dan penginang robek.
Dalam acara ini yang terlihat sangat menonjol adalah fungsi solidaritas dan kebersamaan warga masyarakat yang dapat terus dipertahankan dalam mendukung kelangsungan budaya tradisional.
Asal Muasal Nyale
Zaman dahulu di bagian selatan Pulau Lombok terdapat sebuah kerajaan yang bernama Tonjang Beru yang diperintah oleh seorang raja yang sangat arifan dan bijaksana yaitu Raja Tonjang Beru dengan permaisurinya Dewi Seranting. Kearifan serta kebijaksanaan raja yang dimiliki kerajaan Tonjang Beru membuat semua rakyatnya menjadi makmur, serta aman sentosa.
Konon raja memiliki seorang putri yang sangat anggun dan jelita bernama Putri Mandalika. Selain anggun dan berparas cantik ia juga terkenal dengan keramahan serta memiliki sopan santun yang sangat tinggi.Dengan kecantikan dan akhlaknya yang begitu baik sang putri menjadi kebanggaan seluruh rakyatnya.
Kecantikan dan keanggunan sang putri banyak menarik hati pangeran-pangeran yang ada dikerajaan lain di pulau Sasak Lombok dan ingin dipersuntingnya, seperti pangeran kerajaan Johor, Lipur, Pane, Kuripan, Daha. Namun dari sekian banyak orang yang mencoba mendekati sang putri, dengan kelembutannya serta kebijakannya semuanya tidak ada yang diterima.Walaupun begitu ada pangeran yang tidak mau menerima keputusan sang putri, dan mengancam ingin menyerang serta menghancurkan kerajaan Tonjang Beru.
Sang putri tidak mau menerima semua pangeran untuk mempersuntingnya karena merasa memiliki tanggung jawab yang besar. Akan timbul sebuah bencana disaat putri memilih salah seorang pangeran. Dalam semadi yang dilakukannya, sang putri mendapat petunjuk agar menghadirkan semua pangeran dalam sebuah pertemuan menjelang pagi . Selain pangeran sendiri, juga harus disertai oleh seluruh rakyatnya masing-masing. Semua undangan diminta kehadirannya di pantai Kuta Lombok Selatan.
Seperti yag didapatkan dalam semedinya, sang putripun mengundang semua pangeran untuk hadir menjelang subuh. Sang putri yang cantik dan anggun hadir dengan diusung menggunakan usungan yang berlapiskan emas dengan pengawalan dari prajurit kerajaan. Semua undangan yang telah menunggu kehadiran sang putri hanya bisa berdecak kagum melihat kecantikan serta keaggunan sang putri.
Tidak lama kemudian, sang putri melangkah, lalu berhenti di sebuah batu, membelakangi laut lepas. Disitu Putri Mandalika berdiri kemudian ia melihat kepada seluruh undangannya. Sang putri hanya berbicara singkat, mengumumkan keputusannya dengan suara ”Wahai ayahanda dan ibunda serta semua pangeran dan rakyat negeri Tonjang Beru yang aku cintai. Hari ini aku telah menetapkan bahwa diriku untuk kamu semua. Aku tidak dapat memilih satu diantara pangeran. Karena ini takdir yang menghendaki agar aku menjadi Nyale yang dapat kalian nikmati bersama”
Mendengar apa yang diucapkan oleh sang putri, semua hadirinpun bingung. Dan tak lama kemudian sang putri menceburkan diri ke dalam laut. Bersamaan dengan itu juga tiba-tiba angin bertiup kencang dibarengi kilat dan petir yang menggelegar.
Disaat para tamu undangan masih dalam kebingungan muncullah binatang kecil yang jumlahnya sangat banyak yang mirip seperti cacing. Menurut dugaan mereka binatang itulah jelmaan dari sang sang putri.kemudian mereka beramai-ramai mengambil binatang itu untuk dinikmati sebagai santapan. (Tamrin)Satu lagi buku panduan fisika untuk kelas VII, VIII dan IX SMP yang sangat cocok untuk digunakan terutama pada saat menghadapi UN, buku modul ini sangat layak untuk digunakan dalam rangka mempersiapkan siswa siswi kita dalam menghadapi Ujian Nasional maupun untuk menguasai fisika SMP, kenapa? karena di buku modul ini seluruh materi fisika dari kelas VII sampai dengan IX SMP telah terrangkum dengan sangat apik dengan dipadukan contoh-contoh soal.
Selain bagus, buku panduan Fisika SMP ini juga sangat cocok untuk digunakan disekolah maupun di tempat-tempat bimbel karena materinya sudah lumayan lengkap. buku panduan fisika ini berupa file PDF tapi kalo rekan-rekan mau menambahkan ataupun mengurangi materinya, silahkan di convert saja ke word kemudian di edit sesuai dengan kebutuhan rekan-rekan.
Semoga buku modul dan panduan fisika ini bermanfaat bagi kita semua, terutama guru-guru fisika di SMP masing-masing.
cuma 3 MB
Berikut ini adalah kumpulan pesan-pesan istimewa untuk kita semua agar kita bisa menjadi lebih bahagia, sukses, makmur, sejahtera didunia dan akhirat kelak... silahkan diresapi dan dihayati satu persatu yaaa...
- Buatlah rasa bahagia menjadi sebuah prioritas.
- Travel; lihatlah tempat-tempat di dunia sebanyak yang anda bisa.
- Belajarlah bermain musik.
- Hiduplah sederhana atau tidak melebihi kemampuan keuangan anda.
- Maafkan diri anda sendiri. Maafkan orang lain. Demi kepentingan anda sendiri.
- Belajarlah berenang.
- Jangan menunda keceriaan.
- Ambillah tanggung jawab terhadap hidup anda.
- Ingatlah kata-kata Henry Ford : “Apakah anda berpikir bisa atau anda berpikir anda tidak bisa, anda benar.” – maksudnya bisa dan tidak bisa ada di tangan anda sendiri.
- Tetapkan target yang .M.A.R.T (Specific, Measurable, Attainable, Realistic and Timely)
- Buatlah target yang kecil untuk jangka pendek dan target yang besar untuk jangka panjang.
- Bayarlah keperluan anda pribadi pertama-tama, kemudian menabunglah minimal 10% dari penghasilan anda.
- Ingatlah bahwa selalu ada 2 sisi untuk setiap peristiwa.
- Sisihkan 5% dari penghasilan anda pada yang kurang beruntung.
- Jangan melakukan pinjaman/hutang yang buruk
- Buatlah definisi anda sendiri tentang kesuksesan
- Jauhkan diri anda dari rokok, minuman beralkohol dan obat-obatan.
- Ada istilah dalam bahasa Inggris : 4 R – Reduce, Reuse, Recycle, Recover.
- Ikuti aturan emas : perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan.
- Berolah raga secara teratur.
- Konsumsi makanan-makanan yang sehat
- Belajarlah cara-cara melakukan pertolongan pertama.
- Kuasai minimal 1 bahasa asing.
- Jadilah ahli / expert untuk suatu hal.
- Tulislah sebuah buku, atau minimal artikel.
- Perlakukan dengan baik anak-anak maupun binatang.
- Kenalilah sejarah dasar dan geografi – dalam hal ini Indonesia.
- Bangunlah kecerdasan emosi anda.
- Taruhlah kotak pertolongan pertama, baik di rumah maupun mobil anda.
- Periksakan kesehatan badan anda secara teratur.
- Belajarlah menerima pujian.
- Belajarlah menerima kritikan.
- Jadilah diri anda sendiri.
- Jangan mengambil tindakan ketika anda emosi / marah.
- Pilihlah pasangan hidup anda dengan hati-hati; kebahagiaan hidup anda kelak banyak berasal dari keputusan anda yang satu ini.
- Kekhawatiran adalah hal yang membuang-buang waktu.
- Jangan mengendarai kendaraan ketika anda sedang mabuk.
- Jangan pernah menyerah.
- Minumlah banyak air putih.
- Belajarlah sesuatu hal yang baru setiap hari.
- Teruslah merasa bersyukur atas hal-hal yang anda terima.
- Jangan bergosip.
- Belarlah mengenai manajemen waktu sebaik-baiknya
- Ikuti naluri anda.
- Akuilah terhadap orang –orang yang membantu anda.
- Temukan mentor.
- Bacalah buku setiap hari.
- Antusias juga terhadap kesuksesan orang lain sebagaimana anda merasakan kesuksesan anda sendiri.
- Jangan menunda.
- Buatlah daftar/list hal-hal yang harus anda lakukan.
- Banyaklah tersenyum, juga tertawa.
- Akuilah kesalahan anda.
- Tetaplah mendapat informasi, apakah dengan membaca koran atau melihat berita di tv (informasi dan berita yang positif lho gan)
- Meditasi. Aturlah waktu untuk menyendiri dan hening setiap hari.
- Rapi dan teraturlah dengan hidup anda.
- Jangan membeli barang karena barang tersebut sedang sale, padahal anda tidak terlalu membutuhkannya
- Hargai teman-teman dan keluarga anda.
- Pujilah orang lain jika ada kesempatan.
- Jangan membawa diri anda terlalu serius.
- Jika mengalami saat-saat yang sulit, ingatlah pesan “badai pasti berlalu”.
- Jika sesuatu tidak berjalan dengan baik, ingatlah bahwa beberapa hal terlihat buruk pada saat pertama kali.
- Ingatlah selalu bahwa kesalahan adalah batu loncatan untuk sukses. Jadi jangan takut untuk gagal.
- Milikilah rencana.
- Pilihlah teman-teman anda dengan bijak: 80% pengalaman hidup anda – entah itu baik atau buruk – datang dari orang-orang yang sering bersama anda.
- Jadilah luar biasa.
- Bertekunlah.
- Ketahuilah kapan anda harus memotong kerugian anda(cut your losses).
- Lakukan pekerjaan anda dengan sebaik-baiknya.
- Ingatlah bahwa hidup bukanlah sebuah gladi.
- Jika anda tidak mengetahui jawabannya, katakanlah demikian; kemudian anda pergi dan cari jawabannya.
- Ingatlah bahwa satu-satunya hal konstan di dunia ini adalah perubahan.
- Mintalah apa yang anda inginkan.
- Buatlah nilai tambah untuk orang lain.
- Terapkan leverage. Leverage dapat diartikan menghasilkan lebih banyak dengan daya yang tetap atau lebih sedikit.
- Bangunlah banyak penghasilan, jangan mengandalkan 1 penghasilan saja.
- Jadilah bos untuk anda sendiri : mulailah miliki bisnis pribadi.
- Jangan tidak menepati janji, entah itu pada orang lain maupun pada diri sendiri.
- Ujilah keyakinan anda dan tanyalah pada diri anda sendiri apakah yang anda yakini tersebut telah berjalan dengan semestinya (Maksudnya bukan keyakinan terhadap Sang Pencipta, namun misalkan keyakinan terhadap pekerjaan anda, teman wanita/pria anda, dll.).
- Rasakan ketakutan yang anda hadapi, namun tetap lakukan hal tersebut.
- Jangan khawatir terhadap apa yang orang-orang pikirkan terhadap anda.
- Dengarkanlah nasihat orang lain, namun tetap buat keputusan di tangan anda sendiri.
- Rubahlah sesuatu yang bisa anda rubah dan terimalah sesuatu yang tidak bisa anda rubah.
- Bangunlah kreativas anda.
- Latihlah kemampuan anda untuk lebih banyak mendengarkan.
- Putuskan apa yang anda inginkan.
- Fokuslah pada hal yang anda inginkan dibanding memikirkan hal-hal yang tidak anda inginkan.
- Mulailah segera; setiap perjalanan selalu dimulai dengan langkah pertama.
- Bersenang-senanglah.
- Setiap kali anda jatuh, bangkitlah kembali. Orang sukses hanya bangkit 1 kali lebih banyak dari orang gagal.
- Kejarlah mutu/keunggulan, bukan menjadi perfectionist.
- Belajarlah untuk hidup di masa sekarang, bukan di masa lalu atau masa depan.
- Pro aktif.
- Pilihlah ‘perang’ anda dengan bijak.
- Jangan berdebat soal keterbatasan .
- Belajarlah melihat hal-hal luar biasa pada hal-hal yang biasa.
- Coba dengarkan nasihat dari Eleanor Roosevelt : “Tidak ada orang yang dapat memandang rendah anda tanpa seizin anda.”
- Temukan pekerjaan yang kamu cintai.
- Ingatlah pepatah: “anda menangkap lebih banyak lalat dengan madu.”
- Miliki pengetahuan tentang keuangan.
- Isilah hidup anda dengan cinta.
Semoga Bermanfaat...
Beberapa nasehat dan himbauan bagi kita yang akan segera menikah, silahkan kita hayati dan resapi bersama, semoga dapat menggugah hati kita untuk senantiasa menjadi yang terbaik didalam keluarga kita.. berikut nasehatnya:
- KETIKA AKAN MENIKAH Janganlah mencari isteri, tp carilah ibu bg anak-anak kita Janganlah mencari suami, tp carilah ayah bg anak-anak kita.
- KETIKA MELAMAR Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.
- KETIKA AKAD NIKAH Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah
- KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoa’kan anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan do’a mereka.
- SEJAK MALAM PERTAMA Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.
- SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tp jg semak belukar yg penuh onak dan duri.
- KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan
- KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK. Cintailah isteri atau suami anda 100%
- KETIKA TELAH MEMIKI ANAK. Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.
- KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK. Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri
- KETIKA EKONOMI MEMBAIK Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita
- KETIKA MENDIDIK ANAK Jangan pernah berpikir bahwa orang a akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita
- KETIKA ANDA ADALAH SUAMI Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.
- KETIKA ANDA ADALAH ISTERI Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan. tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak ..
- KETIKA ANAK BERMASALAH Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.
- KETIKA ADA PIL. Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.
- KETIKA ADA WIL Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.
- KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.
- KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS Gunakanlah formula 7 K : 1 Ketaqwaan 2 Kasih sayang 3 Kesetiaan 4 Komunikasi dialogis 5 Keterbukaan 6 Kejujuran dan 7 Kesabaran
Semoga…… … Semoga diriku & dirimu termasuk hamba yang disayang oleh-Nya.."
Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita berciuman ?
Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat
Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan
dan ada orang orang yang tidak ingin kita tinggalkan
Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia
melainkan awal dari kehidupan yang baru
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba
Karena merekalah yang bisa menghargai
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka
Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi masih peduli terhadapnya
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu, kamu masih menunggunya dengan setia
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum
sambil berkata , ” Aku turut berbahagia untukmu ”
Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu
Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi
Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya..
Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal
Tetapi mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu,
Kamu akan belajar tentang dirimu sendiri dan suatu saat kamu akan menyadari
Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada di dalam hidupmu
Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan pilihan kehidupan yang telah kau buat
Yang seharusnya ada di dalam hidupmu
Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, ” Aku lupa ”
Sahabat sejati akan tetap setia menunggu ketika kamu berkata, ”Tunggu sebentar ”
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu
ketika kamu berkata, ” Tinggalkan aku sendiri ”
Saat kamu berkata untuk meninggalkannya,
Mungkin dia akan pergi meninggalkanmu sesaat,
Memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri,
Tetapi pada saat saat itu, hatinya tidak akan pernah meninggalkanmu
Dan sewaktu dia jauh darimu, dia akan selalu mendoakanmu dengan air mata
Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati
daripada air mata yang keluar dari mata kita
Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus,
Sementara air mata yang tersembunyi,
Akan menggoreskan luka di dalam hatimu
yang bekasnya tidak akan pernah hilang
Walaupun dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang,
Tetapi ketika cinta itu tulus…
meskipun mungkin kelihatannya kamu kalah,
Tetapi sebenarnya kamu menang karena kamu dapat berbahagia
sewaktu kamu dapat mencintai seseorang
Lebih dari kamu mencintai diri kamu sendiri…
Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
Atau karena ia tidak mempedulikan kita
Melainkan saat kita menyadari bahwa orang itu
Akan lebih berbahagia apabila kita melepasnya
Tetapi apabila kamu benar benar mencintai seseorang,
Jangan dengan mudah kita melepaskannya
Berjuanglah demi cintamu… Fight for your dream !
Itulah cinta yang sejati..
Bukannya seperti prinsip ” Easy come.. Easy go… ”
Lebih baik menunggu orang yang benar benar kamu inginkan
Daripada berjalan bersama orang ” yang tersedia ”
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai
Daripada orang yang berada di ” sekelilingmu ”
Lebih baik menunggu orang yang tepat
Karena hidup ini terlalu berharga dan terlalu singkat
Untuk dibuang dengan hanya ” seseorang ”
Atau untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat
Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang paling menyakiti hatimu
Dan kadang kala teman yang membawamu di dalam pelukannya
Dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari
Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat membangun orang lain, tetapi dapat juga menjatuhkannya
Bila bukan diucapkan pada orang, waktu, dan tempat yang benar
Ini jelas bukan sesuatu yang bijaksana
Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat berupa kebenaran ataupun kebohongan untuk menutupi isi hati
Kita dapat mengatakan apa saja dengan mulut kita
Tetapi isi hati kita yang sebenarnya tidak akan dapat dipungkiri
Apabila kamu hendak mengatakan sesuatu..
Tataplah matamu di cermin dan lihatlah kepada matamu
Dari situ akan terpancar seluruh isi hatimu
Dan kebenaran akan dapat dilihat dari sana
KISAH YANG PATUT UNTUK KITA RENUNGKAN BERSAMA
*...* 10 malam
ISTRI : sayang, ayo kita ketemu
ditempat awal kita bertemu.
Aku menunggumu disini
SUAMI : baiklah, aku akan
membereskan pekerjaanku
dikantor untuk esok hari dulu
ISTRI : kamu lebih memilih
pekerjaan untuk esok hari
dibanding aku?!
SUAMI : jangan khawatir, aku
akan segera kesana, ok?
ISTRI : okay, aku akan
menunggumu.
Jam demi jam berlalu, teman
lelakinya datang lebih banyak
dan mereka malah ngopi² dulu
sampai akhirnya dia lupa
waktu.
Sang suami itu melihat HPnya
dan ada 4 msg dan 10 missed
calls.
Dia mematikan HP nya seolah2
baterainya habis.
*...* 1 pagi
Karena kecapekan sang suami
itu langsung pulang ke rumah
dan melihat mertuanya
menangis di luar rumah, dia
menantikan sang suami itu
pulang untuk memberikan
kabar berita ke menantunya
untuk segera kerumah sakit.
MERTUA : (sambil menangis)
barusan ada seseorang dari
kepolisian dan sekarang
dirumah sakit menelpon, tas
istrimu dijambret dan dia
berusaha melawan sehingga
akhirnya para perampok
menusuknya dengan pisau
dan memukulnya hingga
tewas!
SUAMI : Jangan bercanda, bu!!
Tadi dia masih menghubungi
saya
Sang suami itu menyalakan
kembali HP nya dan melihat
sms yang dikirim istrinya.
*...* 11 malam
Sayang, kamu dimana?
*...* 11: 30 malam
Sayang, kenapa HPmu mati?
*...* 11: 45 malam
Sayang, ada sekumpulan pria
mengikuti aku. Aku
takut.kamu dimana?
*...* 12 malam
Happy Anniversary Sayang, aku
cinta padamu.aku hanya mau
mengucapkannya secara
langsung, tetapi sepertinya
aku tidak akan bertemu kamu
malam ini. Selamat malam
sayang, aku harap kamu tidak
kedinginan dan sakit ketika
kamu sampai di rumah.
Pelajaran yang bisa kita ambil dari cerita ini adalah jangan pernah mengabaikan orang yang kita sayangi. Tunjukanlah betapa sayangnya kita pada orang yang kita sayangi setiap hari karna setiap perilaku yang kita tunjukan bahwa betapa kita sayang pada mereka itu sangatlah berharga.. 
Selain menjadi penyebab seseorang masuk Surga dan jauh dari Neraka, silaturrahim dapat memperluas rejeki dan juga memanjangkan umur. Berkali-kali Faiz membaca catatan yang diberikan Pak Sholeh, guru agamanya.
Kalau karena silaturrahim seseorang bisa masuk Surga dan jauh dari Neraka, Faiz bisa mengerti. Demikian pula memperluas rejeki, dapat Faiz pahami. Ayah dan Bunda sering mengajak ia silaturrahim ke rumah saudara di luar kota. Berbagai makanan dan minuman lezat selalu dihidangkan setiap kali mereka ke sana. Bahkan sering ia diberikan jajanan untuk dibawa pulang. Hal yang sama juga Ayah dan Bunda lakukan saat ada saudara yang datang. Tapi, bila silaturrahim dapat memanjangkan umur, ada beberapa kejadian yang menurutnya justru bertolak belakang, membuat ia tak juga bisa mengerti.
Bingung, akhirnya Faiz bertanya pada Bunda yang malam itu kembali mendampinginya belajar, seperti malam-malam sebelumnya.
“Bunda, kata Pak Sholeh, salah satu keutamaan silaturrahim adalah dapat memanjangkan umur. Tapi ada yang membuat Faiz bingung, Bunda. Kemarin tetangga kita ada yang meninggal, katanya kecelakaan di jalan saat mau ke rumah saudaranya di luar kota. Juga bapaknya si Ade, meninggal beberapa saat setelah pulang dari rumah saudaranya. Mereka ke sana kan juga silaturrahim, tapi kok umurnya ndadiperpanjang, Bunda?” Faiz menyampaikan kebingungannya.
Mendengar keseriusan putranya, Bunda berhenti memeriksa buku-buku pelajaran dan catatan Faiz. Menatap lembut putra sulungnya yang semakin kritis bertanya, terkadang sengaja membandingkan penjelasan Bunda dengan penjelasan yang ia dapatkan dari guru di Sekolahnya.
“Betul, Sayang. Ada beberapa keutamaan dari menjaga dan melakukan silaturrahim, salah satunya seperti yang kamu sebutkan, yaitu dapat memanjangkan umur. Tapi seperti halnya jodoh dan rejeki, umur juga termasuk rahasia Illahi. Kematian adalah sebuah kepastian yang Allah rahasiakan. Tak ada makhluk yang abadi. Setiap yang bernyawa akan merasakan mati, ini sudah menjadi ketetapan Illahi. Tapi kapan, di mana dan dengan cara bagaimana, tidak ada yang tahu secara pasti.”
“Termasuk tetangga kita yang meninggal dalam kecelakaan saat mereka hendak atau setelah bersilaturrahim, itu sudah menjadi ketetapan Allah. Tidak ada yang bisa memajukan atau memundurkan sedetikpun kecuali Allah sendiri yang menghendaki. Barangkali yang membuatmu bingung, mengapa mereka meninggal justru dalam rangka menjaga silaturrahim, dimanakah kebenaran bahwa silaturrahim itu dapat memanjangkan umur, betul?”
Faiz mengangguk, membenarkan apa yang Bunda katakan.
“Seperti yang Bunda katakan tadi, bahwa tidak ada yang tahu umur seseorang, sebagaimana tidak ada yang bisa memajukan atau memundurkan, kecuali Allah swt. Dan bukan tidak mungkin, sebenarnya umur tetangga kita sebenarnya lebih pendek dari itu, lalu karena mereka selalu menjaga silaturrahim akhirnya Allah memanjangkan umurnya sampai batas dimana kecelakaan itu yang menjadi perantaranya. Perlu kamu ingat, memanjangkan umur bukan berarti hidup selamanya. Tetap ada batasannya.”
Faiz terlihat antusias mendengar penjelasan Bunda. Walau penjelasan ini tak sempat ia dapatkan dari guru agamanya, karena bel sekolah terlanjur berbunyi ketika ia hendak bertanya, rasa penasarannya kini sudah jauh berkurang, bahkan nyaris hilang.
“Itu pemahaman yang pertama. Yang kedua, memanjangkan umur juga bisa diartikan namanya akan tetap dikenang walaupun ia sudah lama meninggal. Orang yang gemar melakukan silaturrahim, kehadirannya selalu diharapkan, kedatangannya dinantikan. Jika lama tak kelihatan, orang akan merindukannya, menanyakan kabarnya. Bila ia dalam kesusahan, orang akan membantunya, mendoakannya. Bahkan seperti yang Bunda katakan tadi, meski ia sudah meninggal dunia, namanya akan selalu diingat karena kebaikannya dan doa selalu dipanjatkan untuknya. Orang akan terus mengenang dan menyebut namanya seolah ia masih hidup, ada dan dekat, di antara mereka.” panjang lebar Bunda menjelaskan.
Faiz menyimak penjelasan Bunda dengan seksama. Membatalkan niatnya untuk bertanya karena Bunda sudah lebih dulu melanjutkan penjelasannya.
“Sebaliknya, orang yang tidak menjaga silaturrahim, apalagi sengaja memutuskan karena nafsunya, jangankan sesudah mati, semasa hidupnya saja orang sudah dan mudah melupakannya. Karena jarang bersilaturrahim, orang tidak merasa kehilangan ketika lama ia tak kelihatan. Sekedar bertanyapun tidak, apalagi merindukan kedatangannya. Namanya cepat terlupakan. Tak ada orang yang ingat atau sengaja mengingat-ingat keberadaannya. Sungguh, orang seperti ini sangatlah merugi. Ia seperti mati sebelum mati. Nauzubillah!”
Faiz ikut merinding membayangkan apa yang Bunda katakan. Betapa ruginya orang yang meninggalkan silaturrahim, apalagi sengaja memutuskan. Selain menutup rejekinya sendiri, namanya akan segera terlupakan. Ia seperti mati sebelum mati.
“Karena itu anakku. Jangan sekali-kali kamu memutuskan silaturrahim. Jangan sampai orang terlupa akan keberadaanmu karena kamu tak pernah mengunjungi mereka. Walau sebentar, sempatkanlah waktumu. Juga ketika Ayah dan Bunda telah tiada, tetaplah jaga silaturrahim dengan saudara, sahabat dan kerabat Ayah Bunda, sebagai salah satu bukti baktimu kepada kami.”
“Insya Allah, Bunda.” jawab Faiz lamat-lamat, nyaris tak terdengar. Hatinya bergetar mendengar penjelasan dan pesan Bunda untuk tetap menjalin silaturrahim dengan saudara ketika kelak mereka sudah tiada.
Cerita ini merupakan catatan hidup seorang pemuda tentang kisahnya menghadapi celaan dan godaan ketika menimba ilmu agama. Makin mulia suatu amalan maka makin besar pula tantangan dan rintangannya. Menuntut ilmu syar’i atau belajar agama tentu merupakan amalan yang mulia dan agung kedudukannya, maka demikian pula tantangan dan rintangannya banyak dan besar pula. berikut kisahnya:
Ketika saya memutuskan untuk belajar di pondok Pesantren seusai lulus SMU, sejumlah rintangan saya hadapi. Rasanya kata-kata “panas dan tajam” sudah akrab di telinga saya:
“Paling juga nanti jadi beban keluarga!”
“Mondok di Pesantren, nanti mau kerja dimana?”
“Ingat dong masa depan kamu!”
Kata-kata tersebut saya dengar baik dari orang lain maupun dari orang-orang dekat [baca: keluarga dan karib kerabat]. Intinya bisa disimpulkan dari perkataan-perkataan tersebut bahwa orang yang belajar di pondok Pesantren atau orang yang fokus belajar agama adalah orang yang tidak memiliki masa depan yang cerah, identik dengan kemiskinan atau dengan kata lain termasuk generasi madesu (masa depan suram).
Awalnya perkataan-perkataan itu mempengaruhi saya, apalagi syaithan turut pula membisikan dan menggambarkan suramnya masa depan orang yang fokus belajar agama. Tapi Alhamdulillah dengan izin Allah, semua perkataan itu tidak menghalangi saya untuk meneruskan tekad saya untuk belajar di pondok Pesantren walau dengan sedikit kegalauan dan kecemasan di hati, karena saya yakin bahwa rezeki di tangan Allah dan Dialah yang mengatur semua rezeki makhluk dan Dia pasti menolong hamba-Nya yang berusaha mempelajari agama-Nya dan mendakwahkannya.
Tibalah saya di dunia Pesantren, dunia ilmu syari. Di sana saya bertemu dengan orang-orang dari berbagai suku dan berbagai karakter, merekalah yang menjadi teman saya berbagi suka dan duka bersama mengarungi dunia Pesantren dengan berbagai lika-likunya. Ketika saya menceritakan kepada mereka tentang tantangan yang saya dapati sebelum masuk Pesantren, ternyata mereka juga merasakan apa yang saya rasakan, alhamdulillah ternyata saya tidak sendirian, saya menjadi terhibur.
Kemudian setelah beberapa tahun di Pesantren, Allah memberikan saya kesempatan untuk belajar di sebuah universitas islam di Jakarta. Di sana saya belajar bahasa Arab dan ilmu Syariah, Alhamdulillah sampai saat ini semuanya lancar, kemudahan demi kemudahan saya dapatkan. Memang Allah selalu menolong dan memberi kemudahan bagi hamba-hamba-Nya yang ingin menjalankan ketaatan kepada-Nya, diantaranya yang ingin mempelajari agama-Nya ini.
Tapi setelah beberapa waktu mengarungi dunia ilmu syari ini, timbul lagi bisikan-bisikan syaithan untuk membuat saya ragu dan goyah dengan pendirian saya selama ini. Sebenarnya bisikan-bisikannya sudah usang, sama seperti bisikannya yang dulu, hanya saja sekarang syaithan melengkapi bisikannya dengan data dan “fakta yang meyakinkan”. Ia membisikan:
“Untuk apa kamu terus belajar agama? Nanti makin susah hidup kamu!”
“Coba kamu pikir dulu sebelum melangkah lebih jauh! “
“Lihat teman kamu yang bersama kamu dulu di pondok, bagaimana keadaannya sekarang? Setelah menjadi ustadz ia malah kerepotan menghidupi keluarganya!”
“Dan coba kamu lihat yang lain lagi, contoh ustadznya fulan, bagaimana hidupnya sekarang? Sudah anaknya bertambah dan istrinya sakit-sakitan, eh sekarang dikejar-kejar tagihan kontrakan rumah!”
“Kamu mau seperti mereka?!”
“Coba kalau kamu lihat Si A, teman SMU kamu dulu. Dia tidak belajar agama, bagaimana hidupnya sekarang? Dia sudah bekerja di sebuah perusahaan, sekarang dia sudah memiliki motor sendiri, enak bisa pergi kemana-mana bukan?”
“Coba lihat lagi teman SMU kamu dulu, contohnya Si B, dia sudah menjadi PNS, walaupun gajinya kecil tapi di masa tuanya mendapatkan tunjangan pensiun, enak dan lebih aman bukan?”
“Mereka itu bisa begitu karena tidak belajar agama!”
“Coba seandainya kamu dulu tidak belajar agama, tentu sudah seperti mereka!”
“Nah, kamu sekarang terus belajar agama, kamu pasti akan miskin, sengsara, menderita!”
Tidak, kamu dusta! Kulawan syaithan itu.
Apakah benar belajar agama menyebabkan kemiskinan dan kesengsaraan?!
Lantas bagaimana dengan firman-Nya: “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu (syar’i) beberapa derajat. ” (QS. Al-Mujadalah [58] : 11) ?!
Bagaimana pula dengan dua orang bersaudara di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, yang satu menuntut ilmu kepada Nabi sedangkan yang lainnya bekerja, maka orang yang bekerja ini mengadukan kepada beliau tentang saudaranya yang tidak bekerja akan tetapi belajar kepada beliau, maka apa kata beliau? Beliau berkata kepada orang yang mengadukan saudaranya ini, “Bisa jadi kamu akan mendapat rezeki disebabkan saudaramu (yang belajar) ini.” (HR.Tirmidzi), maka bagaimana jawabanmu terhadap hadits ini?!
Dan bagaimana pula dengan ucapan Imam Asy-Syafi’i, “Siapa yang menginginkan Dunia, maka hendaknya ia menuntut ilmu (syar’i) dan siapa yang menginginkan Akhirat maka hendaknya ia menuntut ilmu (syari).” Apa jawabanmu terhadap perkataan imam ini?!
Masih banyak lagi ayat, hadits dan ucapan ulama yang membantahmu, wahai syaithan!
Adapun data dan “fakta” yang kamu sebutkan tadi, yaitu orang-orang yang “sengsara” setelah mempelajari agama, maka aku tanya kepadamu, apakah kamu mengetahui perasaan yang mereka sembunyikan? Apakah kamu mengetahui isi hati mereka? Kalau kamu jawab: "Ya, maka kamu telah berdusta!" Karena itu perkara ghaib (tersembunyi) dan kamu tak mengetahui perkara ghaib.
Bisa jadi fisik mereka “miskin dan sengsara” tapi hati mereka kaya dan bahagia! Berapa banyak orang-orang shaleh, badan mereka terbelenggu di penjara, tapi hati mereka di Surga! Bukankah kamu telah mendengar ucapan Nabi saw kami: “Bukanlah kekayaan (yang sebenarnya) karena banyaknya harta akan tetapi kekayaan (yang sebenarnya) adalah kekayaan jiwa.” (HR. Bukhari dan Muslim) ?!
Maka apa jawabanmu? Kamu pasti tidak bisa menjawabnya dan tak akan bisa menjawabnya, kalau begitu, pergilah kamu dengan omong kosongmu!
Tambahan... cerita tersebut berlaku bagi mereka yang zuhud didalam hidupnya, yang tidak mementingkan harta dunia namun lebih mementingkan akhirat, bagi muslim yang belajar agama dan bertambahnya kekayaan dunia juga banyak sekali, sebut saja pengusaha-pengusaha muslim sukses di dunia, sudah banyak sekali yang saya rasa tidak perlu diceritakan lagi kisah hidupnya
“Tidak sekali pun nafas yang engkau hembuskan, kecuali di dalamnya ada ketentuan Allah yang berlaku atas dirimu.”
Ini adalah cerita sedih seorang sahabat. Di usianya yang masih terbilang muda, ia harus rela hidup menjanda. Sebuah kisah cinta yang tragis. Di hari pernikahannya, usai merayakan walimah, suaminya jatuh sakit. Sakit yang pada akhirnya mengantarkan sang suami menghadap-Nya.
Mimpi tentang kebahagian hidup berumahtangga pun pupus sudah. Tak terbayangkan kepedihan yang dirasakan sahabatku ini. Angan-angan yang telah dirajut sejak lama, terurai dalam sekejap.
Teramat berat. Tentu saja. Bayangkanlah seandainya hal itu menimpa diri kita?
Tapi, inilah hidup. Ada sukanya dan ada dukanya. Ada senangnya dan ada sedihnya. Kita tidak dapat senantiasa melewati lorong hidup yang terang, kadang kita harus melewati lorong hidup yang gelap. Kita tidak dapat berharap hidup menyapa kita dengan keindahannya setiap waktu.
Kalau kita dihadapkan pada pilihan antara senang dan sedih, kita pasti memilih untuk senang. Jika kita dihadapkan pada pilihan kaya dan miskin, pasti kita lebih memilih kaya. Jika kita dihadapkan pada pilihan antara sehat dan sakit, pasti kita memilih sehat.
Namun, ini bukan tentang apa yang kita inginkan. Ini tentang apa yang harus kita jalani, sebagai bagian dari ketetapanNya. Pilihan kita hanyalah Ridho dengan takdirNya. Karena sejatinya, seburuk apapun yang terjadi, sepedih apapun yang kita rasakan, ketetapan ALLAH tetap hal terbaik bagi setiap hamba-hambaNya. Karenanya akan senantiasa ada hikmah dari segala hal yang menimpa kita.
Musibah yang menimpa sahabatku ini, di kemudian hari memberi ruang perdebatan, ketika banyak orang-orang yang mengatakan itu terjadi karena pilihan tanggal pernikahannya adalah hari yang buruk. Bagi sahabatku, ini adalah ujian lain bagi kemantapan aqidahnya.
Tidak ada yang harus disesali dari pilihan tanggal pernikahan tersebut. Jodoh adalah keputusan Allah. Dan dilangsungkan pernikahan pada tanggal yang telah disepakati , juga merupakan keputusan Allah. Tidaklah terjadi sesuatu kecuali atas kehendak-Nya.
Tidak ada hari yang buruk. Setiap hari adalah baik. Karena hari adalah putaran waktu yang ditandai dengan terbit tenggelammnya matahari. Yang membuat “hari menjadi buruk” adalah sikap negative para hamba dalam merespon ketetapanNya.
Sahabat,
Sesungguhnya, keseluruhan hidup kita adalah karunia. Jika pun ada takdir buruk berupa musibah yang menerpa kita, mungkin saja, sesungguhnya Allah menghindarkan kita dari musibah yang lebih besar. Bisa jadi, ini adalah tangga untuk naik kepada derajat yang lebih tinggi di sisiNya. Bisa jadi, dengan musibah ini Allah menghapus dosa-dosa kita.
Inilah juga tanda dari rasa sayang-Nya, karena setiap musibah yang menimpa setiap hamba sesungguhnya adalah sapaan kasih dari-Nya, agar kita mendekat kepadaNya.
Mungkin ada saat ketika kita bertanya kepada-Nya, “Why it happens to me?”
Mungkin ada saat ketika kita meratap, ”God, it’s completely hard!”
Sahabat,
Engkaulah muslimah terpilih. Bukankah Rasulullah SAW bersabda, ”Barangsiapa dikehendaki Allah kebaikan baginya maka ia diuji (dengan musibah yang menimpa).” (HR. Bukhari)
Engkau istimewa, karenanya DIA memperlakukanmu dengan istimewa. Rasakan ini sebagai bentuk cintaNya yang demikian dalam kepadaMu. Bukankah Rasulullah SAW bersabda, ”Apabila Allah menyenangi seorang hamba maka dia diuji agar Allah mendengar permohonannya.” (HR. Baihaqi)
Engkau luar biasa. Karena hanya orang-orang luar biasa yang mendapat ujian luar biasa. Bukankah Rasulullah SAW bersabda, “Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau imannya lemah dia diuji dengan itu (ringan) dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus menerus sehingga ia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa. (HR. Bukhari)
Dan sesungguhnya Allah SWT tidak akan menimpakan beban di luar kesanggupan kita. Segala ujian yang menimpa kita sesuai dengan kadar ketahanan yang kita miliki.
Sahabat,
Semoga Allah menghapus dosa-dosamu asbab musibah yang menimpamu. Semoga Allah mencatatnya sebagai kebaikan atas kesabaranmu menghadapi cobaan ini. Semoga Allah memberi pengganti yang lebih baik. Semoga Allah memberimu pasangan hidup (lagi) yang akan mencintaimu karenaNya, dan akan engkau cintai karenaNya. Semoga Allah karuniakan kepadamu “Pangeran Impian” to brighten your days. Semoga Allah kirimkan kepadamu dalam waktu dekat.
Kehidupan, kesedihan dan senyuman tidak bisa dipisahkan. Ketika senyum itu tidak hadir....anda tidak sedang menjalani kehidupan....
Anda tidak sedang menikmati jalannya kehidupan....
Ada saat anda kehilangan semangat....dan senyum itu tidak hadir menghiasi diri anda...
Di saat itu lah anda sedang tidak berada pada layar kehidupan...
Anda menepi minggir dan sedang berlari menjauhi layar kehidupan...
Maka...rayakanlah hidup....dan tersenyumlah kepada semuanya...
Jangan biarkan penilaian dan persepsi menghalangi kebahagiaan anda untuk tersenyum...
Tinggalkan semua penghakiman dan biarkan kehidupan mengalir bagi anda dan semuanya...
Jangan menjadi penghambat bagi hidup itu sendiri....
Tinggalkan semua yang telah lalu...dan janganlah menatap masa depan dengan terlalu jauh...
Hanya....nikmatilah saat yang sekarang....karena dari situlah kesejatian muncul dan menyeruak
Jauh meninggalkan kelam lalu....menapak pasti mengiringi setiap langkah...
Temukan kesejatian dalam senyum dan hidup kita seberapapun kesedihan dan cobaan merintang....








