Silaturrahmi ke Pustu Bersama LBH Apik
Berawal dari banyak informasi yang berkembang di masyarakat tentang keluhan kenaikan retribusi yang dikenakan pada setiap pasien yang berobat di Pustu Pagutan menggugah kami dari KM Al-hikmah untuk mengklarifikasi hal ini. Masyarakat dulunya bisa berobat dengan biaya hanya Rp.5.000, namun sekarang naik menjadi Rp.10.000. Hal pertama yang kami lakukan bersama salah seorang anggota LBH Apik Ramdan adalah menanyakan hal ini ke Puskesmaas yang ada di Mantang Batukliang dan meminta salinan Perda Lombok Tengah tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan. Pada Perda nomor 5/2011 secara gambling tertera biaya/tarif yang dibebankan kepada para pasien, baik yang berobat di Puskesmas, Puskesmas Pembantu yang ada di desa, Puskesmas Keliling, dan Pos Kesehatan Desa (Polindes).

Sekitar pukul 10.00 jum'at tadi (8/6/212) kami bertiga (Johan,Tamrin,dan Ramdan) mendatangi Pustu yang ada di Pagutan untuk bersilaturrahmi sekaliguus menanyakan hal-hal yang dikeluhkan oleh masyarakat dan bertemu langsung dengan Mardian, petugas Pustu disana. Menurut Mardian, selama menjalankan tugasnya selalu berpegang pada Perda yang ada yaitu membebankan pasien sebesar Rp.7.000, dan bahkan kami ditunjukkan kalau Perda itu juga sudah ditempel di papan pengumuman yang ada disana. Sedangkan tambahan yang berjumlah Rp. 3.000 itu dibebankan jika pasien yang meminta untuk diinjeksi.

Injeksi… kamipun menanyakan hal tersebut, kenapa pasien harus diinjeksi padahal sebenarnya injeksi itu tidak boleh dilakukan oleh petugas Pustu. Mardianpun menjawab kalau itu semua dilakukan karena permintaan pasien. Masyarakat beranggapan kalau hanya dikasi obat tanpa disuntik maka tidak apdol rasanya datang ke Pustu. Dan menurut pengalamannya ada pasien yang ngotot untuk disuntik padahal sudah dikasi permakluman jika di Pustu tidak diperbolehkan untuk melakukan penyuntikan. Bahkan pasien ada yang langsung membuang langsung obatnya di halaman Pustu sendiri gara-gara tidak disunti imbuhnya. Hal yang jadi pertimbangan juga dari pihak Pustu adalah jika pasien tidak mendapatkan injeksi maka dia akan lari ke tukang suntik illegal yang bisa membahayakan kesehatan mereka.

Jadi, menurut kami permasalahan yang timbul di masyarakat, baik distribusi maupun pemaham masyarakat tentang layanan yang akan diperoleh di Pustu belum disosialisasikan dengan maksimal dari instansi-instansi yang memang tanggung jawab untuk mensosialisasikan hal ini baik di tingkat kecamatan, desa,dusun, ataupun RT. Hingga bisa mempengaruhi dan merubah pola pikir masyarakat tidak lagi beranggapan kalau pasien datang ke Pustu tidak harus mendapatkan injeksi, namun datang ke Pustu itu untuk control, konsultasi, dan mendapat obat saja serta penginformasian biaya yang dibebankan kepada semua pasien.Tamrin


PKBM ( Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat ) Nurul Iman yang berlokasi di Dusun Pagutan Batukliang melakukan pembekalan terhadap 60 tutor Keaksaraan Fungsional (KF) untuk tigapuluh kelompok yang tersebar di beberapa dusun di Desa Pagutan Batukliang tadi sore (07/06/12) sekitar pukul 16.00 yang bertempat di gedung MTs Nurul Iman NW Paguutan. Disini, semua tutor yang kebanyakan berpropesi sebagai guru diberikan pembekalan tentang cara mengajar serta teknis pelaporang KF yang akan dimulai seminggu mendatang.

Menurut penuturan syamsudi selaku ketua PKBM Nurul Iman disela-sela pembekalan bagi para tutor, sedianya PKBM Nurul Iman mendapatkan jatah 44 kelompok KF, namun 15 kelompok menyusul pada tahap ke-dua yang akan diselenggarakan nanti setelah bulan puasa ramadhan. Setiap kelompok beranggotan dua puluh anggota WB (Warga Belajar) yang terdiri dari ibu-ibu/bapak-bapak yang memang tidak pernah mengenyam pendidikan (buta aksara). Jadi untuk keseluruhan pada tahap pertama, PKBM Nurul Iman menangani enam ratus warga. Program ini memang dicanangkan oleh pemerintah untuk memberantas buta aksara, dan ini adalah tahap terakhir untuk wilayah Lombok Tengah dan akan dilanjutkan dengan program KUM (Keaksaraan Usaha Mandiri). 

Selain mendapatkan pembekalan, tutor juga langsung diberikan peralatan pendukung kegiatan seperti modul untuk tutor, beberapa buku administrasi, alat peraga/media pembelajaran dan peralatan bagi calon warga belajar seperti buku dan bolpoin. 

Selain para tutor, hadir juga pada kesempatan ini beberapa ketua PKBM dari beberapa desa dan kecamatan, seperti ketua PKBM dari Desa barabali, dua dari kecamatan Batukliang Utara dan dua dari kecamatan Kopang dan tidak ketinggalan juga ketua coordinator PKBM untuk kecamatan Batukliang, Batukliang Utara, dan Kopang yaitu Mardan, S.Pd. Tamrin

Yayasan pondok pesantren jam'ussyahidin pagutan yang mulai dirintis pada awal tahun 2003, saat ini telah berusia 9 tahun, namun sampai saat ini masih belum memiliki kemajuan-kemajuan terutama dari segi sarana dan prasarana yang ada, hal ini terlihat jelas dari bangunan yang sudah berusia puluhan tahun yang kondisinya sudah lapuk, dan banyaknya kerusakan-kerusakan yang belum bisa diperbaiki.
Hal inilah yang menyulut keprihatinan masyarakat untuk segera melakukan renovasi terhadap sarana dan prasaran yang ada di yayasan jam'ussyahidin pagutan tersebut, yayasan yang didirikan oleh jama'ah masyarakat berdasarkan keinginan untuk memperoleh pendidikan yang layak tanpa memandang status dan golongan ini telah mengelola beberapa jenjang pendidikan formal dan informal, sebut saja MI jam'ussyahidin, MA An-Nazhar, Madrasah Diniah, Panti Asuhan, Majlis Ta'lim dan lain sebagainya, sampai saat ini sekitar 200an siswa masih menuntut ilmu di yayasan ini.
Tepatnya pada malam rabu tanggal 4 juni 2012 bertempat di ruang kelas yayasan ponpes jam'ussyahidin pagutan, diadakan acara silaturrahmi bersama jama'ah masyarakat guna mempererat tali persaudaraan dan mengatasi berbagai persoalan-persoalan kemasyarakatan yang ada, serta penggalangan dana swadaya masyarakat untuk renovasi sarana prasarana yayasan.
Seperti yang diungkapkan oleh sekretaris yayasan H. Mursalin mengatakan bahwa kegiatan silaturrahmi ini semata-mata untuk mempererat persatuan antara masyarakat yang saat ini sudah mulai pudar, selain itu juga untuk menggalang dana untuk perbaikan-perbaikan yang ada di yayasan.
Masyarakat yang sudah lama mendambakan fasilitas pendidikan yang berkualitas, seperti ruang yang nyaman dan aman, namun terkendala dengan bantuan pemerintah yang tak kunjung datang, akhirnya dapat terpuaskan oleh kesepakatan bersama untuk menggalang dana bagi peningkatan sarana prasarana di yayasan, terlihat jelas antusias masyarakat untuk menyumbangkan sebagian hasil keringatnya untuk perbaikan di yayasan jam'ussyahidin, sampai akhir kegiatan terkumpul dana sejumlah 10 jutaan, meskipun masih sangat kurang untuk melakukan perbaikan berat atas sarana yang ada,  namun ini merupakan salah satu bentuk dari tanggung jawab masyarakat untuk bersama-sama membangun lembaga pendidikan yang berkualitas melalui dana swadaya masyarakat tanpa mengharapkan uluran tangan pemerintah. (hajri)


Berikut dokumentasi keadaan sarana pendidikan di yayasan jam'ussyahidin :





Beginilah kondisi sarana dan prasarana di yayasan ponpes jam'ussyahidin
Pemandangan alam yangterhampar hijau bak permadani, angin yang bertiup spoi yang menina bobokkan,itulah Desa Mas-mas. Desa Mas-mas merupakan salah satu Desa dari delapanDesa yang ada diwilayah Batukliang Utara, yang berbatasan langsung denganKecamatan Kopang Lombok Tengah. Desa mas-mas memiliki potensi yangsangat luar biasa untuk dijadikan obyek wisata.

Salah satu obyek wisata yangbanyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun luar negeri seperti dariJerman, Prancis, Amerika, Jepang, Inggris,dan negara-negara lainnya adalah MbungDao (danau kecil). Disi para pengunjung bisa meliat keindahan pemandangangunung tertinggi yang ada di pulau Lombok dengan sangat jelas, bahkan terlihatseperti di depan mata yaitu Gunung Rinjani.
Selain itu, para pengunjungbisa merasakan nyamannya berlayar di Mbung Dao menggunakan rakit bambu yangoleh masyarakat setempat disebut “Jukung” sambil menangkap ikan danudang dengan jaring (masayarakat setempat menyebutnya seser) yaitu sebuah alatyang di buat dari bambu yang dipasangkan sejenis kelambu atau net diujungnya.Kemudian hasil tangkapan bisa langsung dinikmati dengan cara dipanggang di tepiMbung Dao yang sangat nyaman.
Hal lain yang pengunjungbisa dapatkan di Desa Mas-Mas adalah melihat dari dekat dan bahkan bisalangsung belajar membuat anyaman dari ketak (sejenis rotan) atau anyaman tikardari daun pandan. Jika selama ini pengunjung yang pernah mengunjungi sebuahtempat wisata hanya bisa melihat saja sebuah produk yang sudah jadi, namun di DesaMas-Maspengunjung bisa langsung ikut belajar bersama para pengerajin. Selainitu juga, pengunjung bisa mengetahui bagaiman kehidupan masyarakat setempatdengan detail, baik tentang pola hidup, serta sisi kehidupan lainnya. Yangpasti pengunjunga akan mendapatkan pengalaman baru yang tidak akan didapatkandi tempat lain.
Disini juga anda bisamenikmati makanan khas orang masyarakat setempat seperti pelecingkangkung, sayur rebung (bambu muda), sayur ares ( pohon pisang muda), daunsingkong, daun turi, dan lain-lain. Tamrin
Mengakhiri acara peringatan Isra’Mi’raj Nabi Muhammad Saw. yang diselenggarakan selama lima malam oleh RemajaMasjid Nurul Huda Lembok Lauk, tepatnya pada malam selasa 5/6/12 remaja masjid yangdiketuai oleh saudara Muhri menggelar acara nonton bareng untuk pertama kalinyabersama Dishubkominfo provinsi yang dipasilitasi oleh Komunitas Kampung MediaAl-Hikmah yang ada di Desa Pagutan.

Acara ini disambut antusias bukanhanya oleh masyarakt Lembok Lauk sendiri, bahkan dari masyarakat diluar DesaPagutan sendiri, karena dua malam sebelumnya telah diumumkan saat acara lombadan saat acara hiburan pada malam senin. Penontonpun bukan hanya dari kalanganmuda-mudi, bahkan banyak diantaranya adalah dari kalangan orang-orang tua.

Di bawah sinar bulan purnama, di depan masjid Nurul Huda, oleh Pak Epul beserta tim dari Dishubkominfo provinsi, sekitar pukul 20.30 masyarakat Lembok Lauk diputarkan film documenter karya putra Lombok “Sape Ampenan satu cinta” yang diperankan oleh pelopor Kampung Media Abu Macel. Selain itu juga, masyarakat diputarkan film pilihan masyarakat sendiri, yaitu salah satu film bang Haji Roma Irama. Acara ini berakhir sekitar pukul 22.30. Tamrin
Setelah kemarin malam mengadakan acara nonton bareng film garapan masyarakat lokal bertajuk "Sape Ampenan Satu Cinta", bersama masyarakat dusun lembok lauk desa pagutan kecamatan batukliang, pagi ini tanggal 5 juni 2012, motivator kampung media al-hikmah bersama dengan muhammad tamrien, melakukan perjalanan ke dishubkominfo provinsi NTB guna bersilaturrahmi dengan koordinator kampung media dan jajarannya.
Sebelum bertemu dengan koordinator kampung media NTB, kru km-alhikmah disambut hangat oleh salah seorang staf yang sudah sangat familiar bagi rekan-rekan kampung media, siapa lagi kalau bukan pak epol, salah seorang tim kampung media NTB yang selalu berinteraksi dengan komunitas kampung media mulai dari administrasi kegiatan sampai dengan mengatasi permasalahan-permasalah yang ada.
Setelah berbincang bersama pak epol selama 15 menit akhirnya kru km-alhikmah bertemu dengan koordinator kampung media NTB bapak Fairuz Abadi, SH di dalam ruangannya, ternyata didalam ruangan beliau sudah ada rekan-rekan dari komunitas portal pagutan dan Benteng Pemuda Sandubaya, tentu saja pertemuan ini menjadi lebih menarik, karena agenda yang semula  hanya bersilaturrahmi dengan koordiantor dapat lebih luas bersama beberapa rekan-rekan dari komunitas lainnya.
Perbincangan hangat pun terjadi, mulai dari perkembangan kampung media di daerah masing-masing sampai dengan permasalah-permasalahan yang ada, keluhan banyak yang bermunculan, mulai dari sulitnya memulai untuk menulis, akses internet telkomsel yang tidak dapat digunakan karena ketiadaan jaringan didaerah sampai dengan modem yang hilang, solusipun banyak yang keluar dari perbincangan-perbincangan ini.
hal yang paling menarik adalah motivasi-motivasi yang diberikan oleh beliau, yang tentu saja membuat rekan-rekan kampung media menjadi lebih termotivasi terutama dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan. banyak ide kreatif yang bermunculan, mulai dari pembuatan film dokumenter sampai dengan pembuatan baju untuk komunitas untuk meningkatkan keseragaman anggota. (hajri)

Sabtu (2 Juni 2012). Suasana di SMPN Satu Atap 02 Batukliang yang terletak di dusun tojong-ojong desa selebung kecamatan batukliang nampak sedikit berbeda ketika dilaksanakan pengumuman kelulusan siswa-siswi SMP kelas IX yang telah mengikuti ujian nasional beberapa saat lalu. Seluruh Siswa-siswi nampak sangat Ceria dan berbahagia ketika menerima amplop pengumuman kelulusan karena seluruh pesertanya lulus 100%.

Ditambah lagi dengan prestasi yang diraih oleh SMPN Satap 2 Batukliang yang terbilang sangat luar biasa yaitu sebagai sekolah dengan peringkat nilai UN terbaik ke 9 se provinsi NTB dan kedua terbaik di kabupaten Lombok tengah setelah SMPN Praya. Tentu saja membuat bangga pihak sekolah dan masyarakat tojong-ojong.

Seperti yang diungkapkan oleh bapak Djumhur Hakim, B.Sc selaku Kepala Sekolah SMPN Satap, menyatakan bahwa SMPN Satap 2 Batukliang sebagai peringkat ke 9 se provinsi NTB adalah merupakan prestasi yang luar biasa.

Prestasi yang diraih tahun ini memang tidak instan karena melalui proses yang sangat panjang, hal ini disampaikan oleh lalu dedi hartono selaku wali kelas IX bahwa persiapan UN memang telah direncanakan sejak lama dan dilaksanakan semaksimal mungkin, mulai dari mengadakan les dan privat setiap hari dan juga Try out UN sebanyak 4 kali.

Selain itu dukungan orang tua murid memang sangat menentukan karena selalu memotivasi para siswa dan memantau seluruh proses pembelajaran yang terjadi di lingkungan rumah.

Persiapan yang matang dan usaha yang maksimal tentu saja akan membuahkan hasil yang maksimal juga, hal inilah yang terlihat dari prestasi SMPN satap 2 batukliang, meskipun terletak di pedalaman tetapi telah menorehkan banyak sekali prestasi-prestasi gemilang, terlihat dari berjejernya piala dan trofi juara yang menghiasi ruang kepala sekolah SMPN tersebut. Hal ini juga yang membuktikan bahwa prestasi dan kualitas sekolah tidak hanya ada di perkotaan saja, namun di pelosok desa pun prestasi dapat di raih. (hajri)

“Ya robbi sholli ‘ala Muhammad, ya rabbi sholli alaihi wasallim”  Lantunan sholawat terdengar begitu merdu mengawali rangkaian acara di malam ke-dua peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw. yang diadakan oleh Remaja Masjid Nurul Huda Lembok Lauk Desa Pagutan Batukliang dengan mengambil lokasi di sebelah selatan masjid .
Pada malam yang bertabur sinar rembulan 2 juni 2012, paniitia mengadakan berbagai macam lomba, seperti lomba pidato yang bertemakan isra’ mi’raj, tahfizul Qur’an, lomba azan dan Cerdas Cermat Agama (CCA), yang diikuti dari tingkat anak-anak (SD/MI), tingkat remaja (SMP/MTs),tingkat SLTA yang berasal dari tiga santren yang ada di Dusun Lembok, baik Dusun Lembok daye mapun Dusun lembok Lauk sendiri yaitu santren Al-Ma’rif, santren Annur, dan santren Baitussalam. Dan kegiatan yang diperuntukkan untuk kalangan dewasa adalah lomba "Ringking Satu"

Menurut penuturan Ketua Remaja Masjid Nurul Huda yang sekaligus menjadi ketua panitia Muhri, lomba ini diadakan selain untuk memeriahkan acara peringatan isra’ dan mi’raj, juga bertujuan untuk menguji pemahaman mereka terhadap apa yang telah dipelajadi di tempt mengaji dan untuk menumbuh kembangkan semangat anak-anak dalam mendalami ilmu agama.
Selain kegiatan pada malam hari, pihak paitia akan mengadakan pawai motor besok sore ba’da sholat asar 3 juni 2012 dengan berbagai hadiah yang disponsori oleh PT Niki Super. Untuk lebih meriahnya lagi kegiatan ini, pada malam senin akan diadakan acara hiburan islami seperti zikir zaman, burdah dan qosidah. Sedangkan untuk hari senin 4 juni akan diadakan pengajian akbar yang akan disampaikan oleh Tuan Guru H.Lalu Ibrahim Tayyib , pendiri Pondok Pesantren Uswatun Hasanah dan Ust. Lalu Abdul Hanan Cempaka putih.
Pada senin malam, 4 Juni 2012 sebagai malam penutupan akan diadakan acara nonton bareng bersama Kampung Media Provinsi yang dipasilitasi oleh komunitas Kampung Media Al-Hikmah yang berada di Desa Pagutan.Tamrin  

Hari ini, sabtu 2 juni 2012 merupakan hari pengumuman hasil Ujian bagi siswa-siswi SMP/MTs yang dilaksanakan sekitar satu bulan yang lalu. Di SMPN 2 Batukliang sendiri pengumuman dilaksanakan pada sore hari sekitar pukul 17.00 WITA dengan pertimbangan agar siswa-siswi tidak melakukan aksi corat-coret seperti yang dilakukan oleh siswa-siswi SMA/MA. Selain siswa-siswi, yang ikut hadir juga dalam pengumuman hasil ujian ini adalah semua orangtua/wali.
Sebelum proses pengumuman dimulai, terlebih dahulu siswa-siswi melaksanakan shalat asar secara berjama’ah dan sebagai perwujudan dari rasa syukur, semua siswa melaksanakan sujud syukur yang dipimping langsung oleh guru agama Ust. Asmuni, S.Pd.I. Suasana haru dan bahagia tampak bukan saja dari semua siswa, melainkan dari semua orang tua/wali yang mendengarkan keberhasilan anak-anak mereka dalam melaksanakan ujian.
Menurut data yang saya dapatkan dari Kepala Sekolah SMPN 2 Batukliang L. Aminullah, S.Pd. M.Pd. , pada Tahun Pelajaran ini, ujian akhir yang diikuti oleh 178 siswa-siswi Alhamdulillah lulus 100% dengan nilai yang sangat memuaskan. Salah satu siswa mendapat nilai 10 pada mata pelajaran yang dianggap sulit yaitu matematika yaitu Romi Mahendara, siswa dari Beber. Sedangkan nilai akhir tertinggi diperoleh oleh Yulia Hartiwi dengan perolehan nilai 36.30 , lebih baik dari Tahun Pelajaran sebelumnya.Tamrin
Welcome to My Blog

- Copyright © TBM Al-Hikmah -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -