Jambore Kampung Media 2013 merupakan ajang unjuk kreatifitas bagi seluruh komunitas kampung media yang tersebar di 60 titik se provinsi NTB, kegiatan jambore pada tahun ini sedikit berbeda dengan jambore tahun sebelumnya, dimana pada tahun ini pelaksanaan jambore kampung media terkesan lebih sederhana dan natural dengan mengusung tema "bangga menjadi NTB", kampung media mencoba menunjukkan potensi NTB dalam kegiatan tersebut.
Jambore yang diselenggarakan di hotel lombok raya pada tanggal 7 november kemarin, mencoba menampilkan kreatifitas kampung media dalam menciptakan kemandirian melalui kegiatan ekonomi kreatif di daerah masing masing, salah satu kegiatannya adalah sambung rasa bersama ibu DR. Erika Zainul Majdi salah seorang pakar komunikasi asal NTB yang bercerita banyak tentang eksitensi media dan internet, selain itu kampung media juga saling bertukar pikiran terkait ide-ide kreatif untuk memajukan NTB 5 tahun mendatang.
Selain itu, pada puncak acara pelaksanaan jambore kampung media di adakan malam anugrah kampung media sebagai bentuk dukungan dishubkominfo NTB dalam mensupport eksistensi kampung media dalam menyebarkan informasi, dan motivator bagi masyarakat sekitar. pada malam anugrah tersebut, diberikan trofi dan penghargaan kepada 20 kampung media terbaik sebagai duta informasi provinsi NTB diantaranya adalah kampung media al-hikmah. diberikan juga penghargaan kepada 5 pengelola PLIK terbaik dan mendapatkan hadiah langsung dari PT. WEB selaku penyedia jaringan, dan juga penghargaan bagi marwan salah seorang pejuang pendidikan asal kaki gunung di provinsi NTB.
Kegiatan jambore tahun 2013 berlangsung meriah meskipun dalam kesederhanaan dengan dihadiri oleh ibu Dr. Erika Zainul Majdi dan Wakil Gubernur NTB pabak Muhammad Amin.


Sinopsis

Akhirnya quarter terakhir dimulai juga. Para pendukung Garuda bener-bener abis-abisan. Suara mereka kedengeran sampe luar gue rasa. Tiap anak PB megang bola dan keliatan mau nyetak angka, mereka langsung rame-rame ngasih semangat, teriak ‘defence´sekenceng-kencengnya. Pokoknya keliatan banget gak adil dari segi penonton dan supporter. Bener-bener uji mental buat anak-anak PB. 
Karna itulah, sewaktu seorang player PB dapat kesempatan free throw, gue ngerasa amat sangat perlu memberi semangat. Biar mereka sadar kalo masih ada pendukung. Kali ini gue ngedukung PB, bukan hanya Onel. Yah, Onel aja sekarang lagi istirahat. Dan karna, seperti yang gue bilang, gue dukung PB, maka sewaktu player PB yang mau ngelakuin free throw itu lagi siap-siap, gue dengan sekuat tenaga berteriak sekencang yang gue bisa.
“AYO PB!!!”
Dan seketika itu juga, terdengar teriakan ‘HUUU’ di sana-sini, ngomentari keberanian gue berteriak di kandang musuh. Adel langsung menutup wajahnya, malu mungkin duduk sama gue. Secara dia pendukung Garuda sepenuhnya. Sementara Deb dan Vonny cuman bisa geleng-geleng kepala. Speechless.

Vissa itu cewek biasa. Anaknya agak kelewat polos, dan kadang juga kelewat lebay. Dia itu awalnya gak suka basket. Tapi abis diajakin sama temennya, dia jadi cinta mati. Bukan sama basketnya, tapi sama seorang cowok pemain basket di klub yang udah cukup terkenal. Dan Vissa kadang emang kelewat nekat. Kejadian di GOR waktu nonton basket itu contohnya.
Onel itu atlet basket, yang udah bisa dibilang oke banget. Anaknya agak skeptis dan selalu berpandangan negatif sama orang-orang. Dia cinta basket dari dulu, tapi paling bego masalah wanita dan percintaan. Di rumah dia paling gak akur sama papanya. Papanya adalah orang yang paling nentang kegiatan basketnya, sampe berniat jodohin dia sama anak temennya—perjodohan yang bikin Onel hampir gila.
Buat orang-orang, khususnya cewek-cewek yang pernah punya mimpi bisa jadian sama idola, khususnya atlet basket, semoga novel ini bisa menjadi sarana penyalur keinginan itu. Gak pernah ngebayangin bisa jadian sama atlet idola? Well, si Vissa mungkin bisa dijadikan contoh, atau novel ini sekadar jadi pemuas keinginan semu (:
Internet Governance Forum yang merupakan forum internasional tentang tata kelola internet dunia pada tahun 2013 diadakan di Nusa Dua Convention Hall Bali, Kegiatan yang menelan anggaran 23 Milyar ini berlangsung selama 5 hari mulai dari 21 sampai dengan 25 oktober 2013.

Pada hari kedua ini, kegiatan IGF 2013 resmi di buka oleh menkominfo bapak tifatul, sebelum membuka acara secara resmi beliau memberikan sambutan dihadapan 2500 peserta IGF yang berasal dari seluruh dunia.

Dalam sambutannya, Tifatul menggarisbawahi tentang pentingnya etika siber (cyber ethics) dalam pengaturan internet secara global berkaitan dengan sisi negatif internet. Adapun tema yang didiskusikan adalah mengenai 'Global Multi-stakeholder Collaboration for Achieving a Safe, Secure, and Tolerant Cyberspace: Enabling Growth and Sustainable Development through Cyber Ethics'.
Di ajang ini para leaders dari berbagai sektor berkumpul dan berdialog secara terbuka mengenai isu-isu yang dihadapi di dunia internet. Dengan adanya etika siber, para pemangku kepentingan dharapkan dapat saling menghargai satu sama lain dan saling membantu dalam mengelola Internet.

Dalam kegiatan IGF 2013 tersebut, kampung media al-hikmah tidak ingin kehilangan momentum dalam ajang internasional yang sangat langka ini sehingga mengutus dua orang anggotanya dalam kegiatan tersebut yakni harnadi hajri dan syamsul efendi.

diharapkan dengan mengikuti kegiatan tersebut, pengetahuan dan ilmu yang didapat dapat di share kepada anggota komunitas yang lain.
Kampung Media al-hikmah sebagai salah satu komunitas kampung media di kabupaten lombok tengah, saat ini masih dalam tahap berkembang dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk kemajuan dan eksistensinya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat luas.
Salah satu upaya yang dilakukan kampung media alhikmah adalah mencoba melakukan kegiatan usaha mandiri diantaranya dengan membuka layanan bimbingan teknologi informasi dan komunikasi bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan pembinaan dan pelatihan di bidang teknologi tersebut. 
Tentu saja pada pelaksanaannya membutuhkan persiapan dan perencanaan yang matang, mulai dari proses penyediaan sarana prasarana, perizinan dari instansi terkait, sampai dengan proses promosi dan perekrutan peserta didik. hal inilah yang mendasari pengurus kampung media al-hikmah mengadakan diskusi perencanaan pelaksanaan kegiatan pada hari selasa, 7 oktober 2013 bertempat di sekretariat kampung media al-hikmah. pada diskusi tersebut, pengurus kampung media al-hikmah merencanakan kegiatan usaha guna mencapai kampung media mandiri sehingga dapat tetap eksist dimasa yang akan datang.
diskusi tersebut dihadiri oleh seluruh anggota kampung media al-hikmah yang berjumlah 8 orang, dan disepakati kegiatan pembinaan dan pelatihan yang selama ini masih belum maksimal untuk di tingkatkan mutu dan kualitasnya sehingga peserta didik semakin puas dengan pelayanan yang di berikan.
Rencananya, kampung media al-hikmah akan go publik setelah PLIK kec. batukliang yang dijanjikan untuk di relokasi ke sekretariat kampung media al-hikmah jadi dipindahkan, oleh sebab itu, kampung media al-hikmah sangat mengharapkan kepada pemangku kebijakan terutama PT. Lintas artha untuk segera me relokasi PLIK tersebut guna lebih meningkatkan kemandirian kampung media al-hikmah dalam menunjang aktivitas yang selama ini di lakukan. (hajri)

Sinopsis

Seneng rasanya siaran bodoh kita tiap hari itu bisa membuahkan hasil seperti buku ini. apakah ini buku revolusioner yang akan mengubah dunia penulisan Indonesia? Jelas tidak. Buku ini sederhana, tapi justru kesederhanaannya itu yang akan membuat banyak orang bisa mengerti bahwa cinta dan mimpi itu erat hubungannya. Nice. I like it. 
Imam Darto “The Dandees”

Terbawa. Apalagi adegan di kereta mulai bikin gue tebak-tebakan buah manggis. Enteng-enteng dalem.
Dimas Danang “The Dandees”

Gokil pake banget, On Air In Love sukses bikin saya cekikikan sendiri karena ceritanya penuh dengan jokes-jokes seger. Tapi bukan kisah cinta namanya kalo ngga ada cerita romantis dan dramatisnya. So, jangan heran kalo habis ngakak kamu bakal dibuat mellow karena terbawa dan hanyut dalam konfliknya yang cadas!
Nurul Noe, Travel Blogger dan penggiat Backpacking With Children


Jatuh cinta pada pandangan pertama, emmm... biasa banget ya. Ketika cinta berawal dari frekuensi radio, wew... kisah cinta cukup unik yang membuat saya kepo hingga halaman terakhir. 
Nita Faera, penulis the Tanjidor Boyz

Novel ini membawa suasana segar karena cara penceritaan si penulis yang begitu mengalir. Jokes-jokesnya juga bisa jadi bahan buat ngegombal ke pacar Alur ceritanya tidak mudah ditebak ternyata, jadi penasaran pengen baca terus sampai akhir. Ada saatnya saya merasa pernah memiliki pemikiran yang sama dengan tokoh utama ketika hendak menikah dulu. Pokoknya novel ini 'ngena' banget ke jiwa remaja yang masih suka ngegalau deh!
Ninna Rosmina, penulis One More Chance
Buat rekan-rekan yang pengen tau dan sudah mendaftarkan diri sebagai CPNS di Kabupaten Lombok Utara, Berikut Pengumuman Hasil Seleksi Administrasinya.. :
Pengumuman Hasil seleksi Administrasi CPNS 2013 Formasi Tenaga Guru
Pengumuman Hasil seleksi Administrasi CPNS 2013 Formasi Tenaga Kesehatan
Pengumuman Hasil seleksi Administrasi CPNS 2013 Formasi Tenaga Teknis Lainnya
Kreatifitas kaum perempuan di desa pagutan semakin meningkat pasca diadakannya kegiatan pelatihan penguatan kapasitas kelompok SPP oleh TPK PNPM Mandiri Perdesaan, kegiatan pelatihan yang dilaksanakan selama 5 hari berturut-turut dari tanggal 18 s/d 22 september 2013 di aula kantor desa pagutan beberapa minggu yang lalu, kini mulai menampakkan hasil, peserta yang tadinya tidak memiliki keterampilan di bidang jasa boga kini telah mahir dalam mengolah makanan terutama dari hasil pertanian.
Seperti yang terlihat di rumah salah satu peserta pelatihan tata boga "mastuni" yang berasal dari dusun sangkawana, siang ini sedang asyik membuat aneka jajanan seperti donat tape, rengginang singkong, manisan tomat, manisan kelapa muda, dan bergedel yang bahan bakunya merupakan hasil pertanian di desa pagutan.
Tentu saja aneka jajanan yang dibuatnya nampak begitu lezat, terutama setelah dikemas secara modern menggunakan mika plastik yang ditempeli cap produksi membuat jajanan hasil kreasinya semakin manggiurkan. hal ini yang membuat tim kampung media mencoba kelezatan manisan tomat yang dibuatnya, dan ternyata rasanya sangat lezat tidak kalah dengan jajanan restoran di perkotaan.
Rencananya, jajanan hasil kreasi dari kelompok perempuan di desa pagutan akan dijadikan sebagai industri rumahan yang nantinya dapat mensejahtrakan rumah tangga kaum perempuan di desa pagutan.
Keterampilan saat ini merupakan hal yang sangat dibutuhkan bagi setiap orang, karena tanpa adanya keterampilan seseorang akan kesulitan dalam mencari nafkah untuk mencapai kesejahteraan. terutama bagi kaum perempuan, saat ini masih mengharap kepada kaum lelaki untuk mencari nafkah, sehingga ketika para lelaki sudah tak sanggup lagi mencari, maka perempuan tersebut akan semakin sulit menjalani hidup.
hal inilah yang mendasari TPK PNPM MP Desa Pagutan untuk melaksanakan kegiatan pelatihan keterampilan tata boga bagi perempuan di desa pagutan.
selain untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam mengolah makanan, pelatihan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kreatifitas mereka dalam berwirausaha. diharapkan nantinya para peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat membuka usaha mandiri baik rumahan maupun industri kecil-kecilan di bidang jasa boga.
pelatihan ini diikuti oleh 25 orang perempuan yang berasal dari seluruh dusun di desa pagutan, materi pokok yang diajarkan yaitu bagaimana mengolah hasil pertanian sebagai makanan yang bernilai jual dan mendongkrak nilai ekonomi suatu produk. kegiatan pelatihan ini berlangsung selama 5 hari mulai dari 18 september sapai dengan 22 oseptember 2013 yang bertempat di aula kantor desa pagutan.
1.  Nama Lembaga                                    : TBM AL - HIKMAH
3.  Alamat                                                 : Jl. R. ANom No. 2 Desa Pagutan
     Kelurahan                                             : Pagutan
     Kecamatan                                           : Batukliang
     Kabupaten                                            : Lombok Tengah
     Propinsi                                                 : NTB
     Kode Pos                                              : 83552
     No. Telepon                                          : -
     No. HP                                                  : 0
81917434219
     website                                                 : tbm-alhikmah.blogspot.com
4.  Nama Pengelola/pemilik                        : Harnadi hajri, S.Pd

5.  Nomor Ijin Operasional                         : 205/2010/Dikpora
6.  Instansi pemberi ijin                               : Dinas Pendidikan
Pemuda dan Olahraga
7.  Tanggal Berdiri                                      : 0
2-12-2010
8. Status Gedung                                        : Milik Sendiri
9. Jumlah Tenaga Adm.                               : 2 orang
10. Jumlah Pengelola                                   : 1 orang




TATA TERTIB
TBM Al-Hikmah LPPM Wahana Education

1.      Setiap orang dapat mengunjungi TBM Al-Hikmah LPPM Wahana Education tanpa dikenai biaya dengan menulis di buku pengunjung atau buku tamu untuk melakukan aktivitas membaca dan lain-lain.
2.      Setiap orang dapat meminjam koloksi media bacaan (Buku, Majalah, Tabloid dan CD) yang tidak bertanda koleksi dengan syarat menjadi anggota.
3.      Pelayanan yang ada di TBM Al-Hikmah LPPM Wahana Education : Pelayanan Peminjaman, Konsultasi, Bimbingan Ilmiah dan Praktek Kerja dll.
4.      Jam Pelayanan TBM Al-Hikmah LPPM Wahana Education setiap hari (Senin sd Ahad), pada jam 08.00-17.30 Wita
5.      Syarat menjadi anggota :
ü  Mengisi biodata di buku anggota dan kartu anggota.
ü  Iuran pembuatan kartu anggota Rp.5000,-
ü  Melampirkan 1lb FC KTP/Kartu Siswa/Mahasiswa,
ü  Mengumpulkan Foto 1 Lb ukuran 2X3
6.      Ketentuan Peminjaman :
ü  Buku yang pinjam maksimal 3buah yang tidak ada tanda koleksi,
ü  Masa peminjaman 1 minggu,
ü  Masa perpanjangan pinjaman maksimal 3 kali kecuali buku bertanda New Releas tidak dapat diperpanjang tetapi jika masih diperpanjang didenda Rp 300 per buku, per hari,
ü  Keterlambatan pengembalian di denda Rp.300, per buku per hari,
ü  Buku hilang wajib mengganti dengan buku yang sama atau diganti uang 2X harga buku,
ü  Buku rusak wajib diperbaiki atau diganti dengan buku baru yang sama atau diganti uang 2X harga buku.
ü  Perpanjangan kartu anggota dikenai iuran Rp 2.000
7.      Setiap 3 bulan sekali akan dilakukan pengambilan paksa, buku-buku yang belum dikembalikan dan dikenai denda selama masa keterlambatan. 
8.      Setiap 1 Tahun sekali akan dilakukan registrasi (pendaftaran dan pendataan ulang) keanggotaan.
9.      Kontak Person dapat melalui HP. 081917434219 email : kmalhikmah1@gmail.com
10.  Menerima bantuan media bacaan (Buku, majalah, tabloid, koran, dll) baik dikirim ke TBM Al-Hikmah atau diambil oleh pengurus TBM
11.  Menerima bantuan dana baik pemberian langsung ke petugas, diambil di rumah atau dikirim melalui Transfer Bank BRI Cab.Mantang dengan nomor              a.n TBM Alhikmah
12.  Menerima pelayanan kunjungan kerja, praktek lapangan/latihan profesi (PLP) dengan ketentuan




Tertanda,

TBM Al-Hikmah 


VISI
Menciptakan masyarakat gemar membaca, membuka cakrawala dunia melalui gemar membaca

MISI
1. Mewujudkan masyarakat gemar membaca sepanjang waktu
2. Membuka wawasan dan wacana masyarakat melalui media taman bacaan masyarakat
3. Membudayakan budaya gemar membaca
TUJUAN
1. Menjadikan TBM “Al-Hikmah” menjadi tempat membaca yang nyaman dan menyenangkan
2. Menjadikan TMB “ Al-Hikmah“ sebagai wahana untuk mencerdaskan masyarakat sekitar
MOTTO“Membaca membuka Cakrawala Dunia”


Sinopsis

Detail-detail narasi yang masih hangat ini tersampaikan dengan sangat baik sehingga memudahkan para pendengar untuk turut larut dalam suasana Jepang terkini
(Atsushi Kanai - Director General The Japan Foundation, Jakarta)



Silvia watched Japanese society from the inside as an international student or a staff of pharmaceutical company in Japan. This book is her fictional autobiography while staying in Japan. I was her supervisor when she was a graduate student of Waseda University. This book vividly reminds me of those days. Although she appeared to adapt to Japanese life and looked cheerful and happy, she had complex feelings of dream, hope, disappointment, and worrying about the future. Readers will share adolescent angst. I hope this book serve to introduce Japanese culture to Indonesian people.

(Takashi Funatsu – Professor Graduate School of Pharmaceutical Sciences, The University of Tokyo, Japan)



Buku ini "a must read". Cerita dikemas dengan menarik bahkan banyak informasi yang detail mengenai Jepang dan kebudayaannya yang tidak akan ditemui di tour guide/buku2 umum mengenai Jepang (life style, study life, dll). Mau tahu kehidupan Jepang yg sebenarnya seklaigus menaklukkannya? Learn from this book... :) 
(Jimmy Lawrence - mantan mahasiswa di Jepang)
Welcome to My Blog

- Copyright © TBM Al-Hikmah -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -